11 Pencuri Motor Dibekuk, Polisi: Kerap Bawa Senjata Api Rakitan

Reporter

Editor

Juli Hantoro

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Endra Zulpan saat memberikan keterangan kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, pada Jumat, 26 November 2021. Tempo/Adam Prireza

TEMPO.CO, Jakarta - Sebelas spesialis pencuri motor bersenjata api yang kerap beroperasi di wilayah sekitar Jakarta dibekuk Polda Metro Jaya.

"Mereka ini kelompok spesialis pencurian kendaraan bermotor, bahkan di antara mereka ada yang sudah berulang kali melakukan kegiatan yang sama pencurian kendaraan bermotor," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Endra Zulpan di Jakarta, Jumat, 31 Desember 2021.

Para bramocorah itu menurut Zulpan tergabung dalam tiga kelompok berbeda. Ketiga kelompok tersebut masing-masing melancarkan aksinya di Kabupaten Bekasi, Kota Tangerang, dan Tangerang Selatan.

"Para tersangka ini terdiri dari tiga kelompok. Kelompok pertama jumlahnya dua orang, kelompok kedua jumlahnya enam orang, dan kelompok ketiga jumlah tiga orang," kata Zulpan.

Meski kelompok tersebut tidak saling berkaitan, ketiganya punya modus yang sama, yakni mencari motor yang terparkir di tempat sepi dan tanpa pengawasan, dan kemudian membobol kunci motor incaran dengan menggunakan kunci T.

Tiga kelompok ini selalu membawa senjata api rakitan saat beraksi dan tidak segan melukai korbannya apabila korbannya melakukan perlawanan.

Dalam pengungkapan tersebut penyidik Polda Metro Jaya turut menyita sejumlah barang bukti seperti lima pucuk senjata api rakitan model revolver, serta beberapa butir peluru, berbagai jenis senjata tajam dan sembilan unit sepeda motor hasil kejahatan dari berbagai jenis.

Atas perbuatannya 11 tersangka tersebut dijerat dengan pasal berbeda sesuai dengan peran masing-masing.

Eksekutor pencurian dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara. Sedangkan pelaku yang membawa senjata api dan senjata tajam dijerat dengan UU Darurat Republik Indonesia No.12 tahun 1951 dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.

Zulpan mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan sepeda motor dalam kurun waktu sebulan terakhir di wilayah Kabupaten Bekasi, Kota Tangerang, dan Tangerang Selatan untuk datang ke Polda Metro Jaya.

Baca juga: Pencuri Motor di Jakarta Pusat Tertangkap, Ternyata Residivis dan Pecandu Sabu






Fakultas Desain dan Industri Universitas Esa Unggul Bekasi Sukses Selenggarakan "Artraktif"

4 jam lalu

Fakultas Desain dan Industri Universitas Esa Unggul Bekasi Sukses Selenggarakan "Artraktif"

Acara Artraktif ini adalah acara yang pertama kali dilaksanakan oleh mahasiswa dan mahasiswi FDIK Esa Unggul Bekasi


Rekonstruksi Pembunuhan Berencana Rudolf Tobing Digelar di 2 Lokasi

8 jam lalu

Rekonstruksi Pembunuhan Berencana Rudolf Tobing Digelar di 2 Lokasi

Seorang perempuan berambut pendek dihadirkan untuk perankan Icha, korban pembunuhan berencana yang dilakukan Rudolf Tobing.


Polda Metro Perketat Penjagaan usai Bom Bunuh Diri di Polsek Astanaanyar, Akses Masuk Dipersempit

9 jam lalu

Polda Metro Perketat Penjagaan usai Bom Bunuh Diri di Polsek Astanaanyar, Akses Masuk Dipersempit

Polda Metro Jaya perketat pengunjung, namun tidak mengurangi pelayanan usai bom bunuh diri di Polsek Astanaanyar, Rabu pagi tadi.


Senyum usai Bunuh Icha, Ekspresi Rudolf Tobing Kini Datar saat Rekonstruksi

11 jam lalu

Senyum usai Bunuh Icha, Ekspresi Rudolf Tobing Kini Datar saat Rekonstruksi

Rudolf Tobing terlihat kooperatif dan mengikuti adegan yang diarahkan oleh polisi. Sesekali dia mengoreksi bagaimana adegan yang sebenarnya.


Rekonstruksi Kasus Rudolf Tobing Digelar di Polda Metro, Tampilkan 26 Adegan

12 jam lalu

Rekonstruksi Kasus Rudolf Tobing Digelar di Polda Metro, Tampilkan 26 Adegan

Polisi gelar 26 adegan rekonstruksi kasus pembunuhan berencana dengan tersangka Rudolf Tobing.


Kasus Kematian Satu Keluarga di Kalideres: Apa Itu Patologi Anatomi dalam Ranah Forensik

12 jam lalu

Kasus Kematian Satu Keluarga di Kalideres: Apa Itu Patologi Anatomi dalam Ranah Forensik

Polda Metro Jaya menunggu penyusunan laporan akhir kasus kematian satu keluarga di Kalideres dari sejumlah departemen, termasuk kedokteran forensik.


Dua Perampok Minimarket di Bekasi Dibekuk, Mau Kabur ke Medan

14 jam lalu

Dua Perampok Minimarket di Bekasi Dibekuk, Mau Kabur ke Medan

Polres Metro Bekasi menangkap dua perampok minimarket yang beraksi di dua wilayah


Polisi Esok Rilis Penyebab Satu Keluarga Meninggal: Sisi Patologi Anatomi hingga Sosiologi Agama

14 jam lalu

Polisi Esok Rilis Penyebab Satu Keluarga Meninggal: Sisi Patologi Anatomi hingga Sosiologi Agama

Ada temuan dari tim psikolog forensik dan kesesuaian dengan kedokteran forensik dalam kasus satu keluarga meninggal di satu rumah di Kalideres.


Ibu Buang Bayi di Tempat Sampah Terminal Pulogebang, Hendak Lari ke Semarang

1 hari lalu

Ibu Buang Bayi di Tempat Sampah Terminal Pulogebang, Hendak Lari ke Semarang

Polsek Cakung menangkap seorang ibu berinisial D karena diduga membuang bayi di tempat sampah Terminal Terpadu Pulogebang, Jakarta Timur.


Penipuan Bermodus Pesan Singkat Pemberitahuan Kiriman Paket, Retas Ponsel

1 hari lalu

Penipuan Bermodus Pesan Singkat Pemberitahuan Kiriman Paket, Retas Ponsel

Polda Metro Jaya meminta kepada korban penipuan bermodus pesan singkat pemberitahuan kiriman paket untuk segera melapor ke pihak berwajib.