Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Akhir Pekan Tanah Abang pun Sepi, Pedagang: Biasa Melayani Sampai Engap-Engapan

image-gnews
Suasana Blok A Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, Sabtu, 16 September 2023. Para pedagang mengeluhkan jumlah pengunjung yang menurun beberapa tahun terakhir. Foto: TEMPO/Alifya Salsabila Novanti
Suasana Blok A Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, Sabtu, 16 September 2023. Para pedagang mengeluhkan jumlah pengunjung yang menurun beberapa tahun terakhir. Foto: TEMPO/Alifya Salsabila Novanti
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Para pedangang di Tanah Abang mengeluhkan sepinya pembeli yang datang ke pusat grosir terbesar di Asia Tenggara itu belakangan ini. Ada yang mengatakan jika keramaian saat pandemi Covid-19 masih lebih baik.

Tempo berkunjung ke Blok A Pasar Tanah Abang pada Sabtu, 16 September 2023. Para pedagang aktif menawarkan dagangan kepada orang yang melewati kiosnya. “Tanya-tanya aja dulu," kata mereka.

Suasana di tempat perbelanjaan terbesar se Asia Tenggara itu kelihatan tidak seramai biasanya. Semakin siang, memang semakin banyak orang yang memadati pasar. Namun, jumlah mereka bisa dikatakan belum bisa menandingi banyaknya penjual. 

"Ini hitungannya sepi. Covid masih mending malahan. Kayaknya mulai habis lebaran sepi, sepi, sepi, sampai sekarang tambah sepi, tambah sepi," ujar Wasmah penjual kopi yang terletak di luar gedung pasar.

Ucapan Wasmah diamini Dafirly, penjual baju yang memulai usahanya di Tanah Abang sejak 2007. Tanah Abang tak seramai dulu sebelum pandemi Covid-19. Meski pandemi sudah berakhir, jumlah pengunjung belum membaik.

"Kadang Sabtu-Minggu ramai, hari biasa sepi. Kadang hari biasa ramai, Sabtu-Minggu sepi, gak tetap," ujarnya. 

Di lantai dasar Blok A, jumlah pengunjung cukup ramai. Mereka berlalu-lalang dan berhenti untuk melihat-lihat barang yang dijajakan di sana. Barang-barang yang ditawarkan pun beragam dan terlihat semakin menarik dengan terangnya cahaya lampu yang menyinari seluruh bagian bangunan. 

Namun, semakin ke atas, dapat terlihat perbedaan jumlah pengunjung. Di lantai tujuh, misalnya, area yang dikhususkan untuk berjualan sepatu, sedikit sekali pengunjung yang terlihat.

Sedangkan, area Blok B yang berada dekat dengan Blok A di lantai bawah juga memiliki beberapa pengunjung. 

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

"Menurut kami sepi. Pedagang-pedagang lain juga ngeluhnya sama. Istilah kita mah juga rame, rame rojali, rombongan jarang beli," ujar salah satu penyedia layanan pijat yang berlokasi di dekat pintu masuk Blok A. Kepadatan pada hari itu, kata dia, masih tergolong sepi untuk Pasar Tenabang.

Pun di Lobi Barat Blok A. Meski ramai lalu-lalang pengunjung yang sedang menikmati jajanan kuliner di luar gedung, tapi kondisi ini tak seperti beberapa tahun lalu. Tidak semua vendor terisi.

Menurut Wasmah si penjual kopi, Pasar Tanah Abang dianggap ramai seperti sedia kala jika pengunjung harus sampai berdesak-desakan.

Di tempatnya berjualan, biasanya ramai orang yang membeli kopi ataupun jajanan lain sampai ia sulit untuk makan siang. "Layaninnya aja kadang sampe engap-engapan,” kata dia.

Ia mengenang sesaknya Tanah Abang zaman dulu yang kadang bisa sampai menimbulkan korban jiwa. “Kan sempet juga ada yang bawa orok ke stasiun meninggal, desak-desakan. Terus orang hamil, desak-desak sama pengunjung akhirnya keguguran," kata Wasmah

ALIFYA SALSABILA NOVANTI

Pilihan Editor: Banyak Bus Transjakarta yang Beroperasi Tanpa Penumpang Dianggap Bebani APBD

 

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Pedagang Pasar Glodok Curhat: Sudah Tambah Sepi, ke Toilet Pun Bayar

26 hari lalu

Suasana Pasar Glodok, Kamis, 9 November 2023. Sebagian besar kios yang disewakan di pasar enam lantai itu tutup menyusul sepinya kunjungan pembeli. TEMPO/Savero Aristia Wienanto
Pedagang Pasar Glodok Curhat: Sudah Tambah Sepi, ke Toilet Pun Bayar

Sejumlah pedagang yang menyewa kios di Pasar Glodok, Jakarta Barat, mengeluhkan fasilitas yang disediakan oleh pengelola.


Sunyi Senyap di Pasar Glodok, Pedagang Acong: Kami Mati Aja Udah

27 hari lalu

Suasana Pasar Glodok, Kamis, 9 November 2023. Sebagian besar kios yang disewakan di pasar enam lantai itu tutup menyusul sepinya kunjungan pembeli. TEMPO/Savero Aristia Wienanto
Sunyi Senyap di Pasar Glodok, Pedagang Acong: Kami Mati Aja Udah

Pedagang Pasar Glodok mengatakan distributor kini menjual barang langsung ke konsumen lewat online shop dengan harga murah.


Kata Mereka yang Setia Datang dan Belanja di Pasar Tanah Abang

38 hari lalu

Kondisi Pasar Tanah Abang di Blok F pada Kamis, 28 September 2023. Dibanding hari biasa, pasar lebih ramai saat tanggal merah. Aisyah Amira W/TEMPO
Kata Mereka yang Setia Datang dan Belanja di Pasar Tanah Abang

Karena tidak seramai dulu, kalaupun ada gerak-gerik mencurigakan pelaku kriminal di Pasar Tanah Abang jadi lebih mudah mereka awasi.


KAI Commuter: Perbaikan Rel Patah Ganggu 8 Perjalanan KRL Rangkasbitung-Tanah Abang

41 hari lalu

Ilustrasi KRL. TEMPO/Ninis Charunnisa
KAI Commuter: Perbaikan Rel Patah Ganggu 8 Perjalanan KRL Rangkasbitung-Tanah Abang

KAI Commuter meminta maaf kepada pelanggan KRL atas gangguan rel patah yang terjadi pada Kamis pagi, 26 Oktober 2023.


Mendag Zulkifli Hasan: Pasar Kembali Ramai, Pedagang Senyum

51 hari lalu

Mendag Zulkifli Hasan: Pasar Kembali Ramai, Pedagang Senyum

Kembali Kunjungi Pasar Tanah Abang, Mendag Zulkifli Hasan: Pasar Kembali Ramai, Pedagang Senyum


Usai Pelarangan TikTok Shop Pasar Tanah Abang Mulai Ramai Lagi

52 hari lalu

Tulisan para pedagang yang dipajang di kios mereka di Pasar Tanah Abang, Jakarta, Selasa, 19 September 2023. Melalui tulisan-tulisan tersebut, para pedagang pakaian meminta pemerintah menutup sejumlah e-commerce yang dinilai membuat kios mereka sepi pembeli. TEMPO/Ami Heppy
Usai Pelarangan TikTok Shop Pasar Tanah Abang Mulai Ramai Lagi

Usai pelarangan TikTok Shop, situasi Pasar Tanah Abang mulai ramai kembali. Sejumlah pedagang masih mengeluh sepi pembeli.


Mendag Zulkifli Hasan: Positive List Selesai Pekan Depan

53 hari lalu

Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan mengunjungi Pameran UMKM di Pahlawan Street Center, Madiun, Jawa Timur, Rabu 11 Oktober 2023.
Mendag Zulkifli Hasan: Positive List Selesai Pekan Depan

Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan mengatakan positive list akan selesai pada pekan depan.


Kunjungi Pasar Tanah Abang, Mendag Zulhas: Ada Penglaris?

54 hari lalu

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan mendatangi Pasar Tanah Abang Blok A, Jakarta Pusat usai tiktok shop ditutup untuk meninjau pengunjung pada Jumat, 13 Oktober 2023. TEMPO/Ninda Dwi Ramadhani
Kunjungi Pasar Tanah Abang, Mendag Zulhas: Ada Penglaris?

Mendag Zulhas mendatangi pasar tanah abang setelah Tiktok Shop resmi ditutup.


Wakil Presiden Ma'ruf Amin: Fakta Menyedihkan Pasar Tanah Abang Tergerus Pasar Digital

54 hari lalu

Wakil Presiden RI Ma'rif Amin saat berdialog dengan sejumlah pemuka agama dalam rangka percepatan pembangunan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Papua di Jayapura, Provinsi Papua, Rabu (11/10/2023). (ANTARA/Andi Firdaus).
Wakil Presiden Ma'ruf Amin: Fakta Menyedihkan Pasar Tanah Abang Tergerus Pasar Digital

Wakil Presiden Republik Indonesia Ma'ruf Amin mengatakan pasar Tanah Abang tergerus pasar digital. Fakta dampak disrupsi teknologi.


Pasar Tanah Abang Belum Seramai Dulu, Begini Profil Tenabang dan Masa Kejayaannya

55 hari lalu

Gedung Blok A Pasar Tanah Abang. TEMPO/Nickmatulhuda
Pasar Tanah Abang Belum Seramai Dulu, Begini Profil Tenabang dan Masa Kejayaannya

Setelah TikTok Shop dilarang, jumlah pengunjung Pasar Tanah Abang masih belum seramai sebelumnya. Ini sejarah Pasar Tanah Abang dan masa kejayaannya.