Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Profil Ronny Nitibaskara, Kriminolog UI yang Buat Jessica Wongso Menangis dalam Persidangan

image-gnews
Ronny Nitibaskara. ANTARA
Ronny Nitibaskara. ANTARA
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Menteri Hukum dan HAM (Wamenkumham) Eddy Hiariej, menarik perhatian publik setelah muncul dalam beberapa episode podcast yang dipandu oleh Deddy Corbuzier hingga Denny Sumargo. Salah satu hal yang disampaikannya adalah tentang reaksi Jessica Wongso saat mendengar kesaksian Ronny Nitibaskara dalam kasus kopi sianida.

Ronny Nitibaskara, seorang ahli kriminologi, turut memberikan kesaksian dalam kasus tersebut. Eddy Hiariej mencatat bahwa Jessica Wongso menangis saat mendengar kesaksian Ronny, terutama ketika ia membahas tentang jiwa dan kepribadian Jessica.

Menurut Eddy, reaksi Jessica berbeda ketika ia dihadapkan pada kesaksian dari berbagai ahli lainnya, yang dihadapinya dengan sikap santai dan senyum sinis. Hal ini menimbulkan pertanyaan mengenai apa yang membuat Ronny Nitibaskara begitu berpengaruh dalam kasus ini.

"Kalau menonton kesaksian persidangan secara utuh. Ketika saya memberikan keterangan dokter Nathalie, Prof Salito, dan ahli lainnya, Jessica menghadapi itu dengan santai senyum sinis. Kecuali ketika Prof Ronny Nitibaskara memberikan keterangan, Jessica nangis, kan?" kata Eddy dalam podcast Curhat Bang Denny Sumargo di Youtube.

"Karena Prof Ronny membaca semua apa yang terjadi pada jiwa dan diri Jessica. Sampai diprotes sama Otto. Karena beliau (Ronny) memang membaca bahwa orang ini tipenya seperti ini," lanjut Eddy.

Ia juga menyoroti bahwa Ronny Nitibaskara tidak menggunakan alat pendeteksi kebohongan (lie detector) dalam pemeriksaan terhadap Jessica Wongso, dan ketika ditanya apakah Jessica mungkin seorang psikopat, Eddy Hiariej tidak memberikan jawaban pasti. Hal ini menjadikan profil Ronny Nitibaskara menjadi perhatian dalam konteks kasus tersebut.

Profil Ronny Nitibaskara

Ronny Nitibaskara adalah seorang kriminolog andal yang telah memberikan kontribusi besar dalam bidang hukum dan penegakan hukum di Indonesia. Ia lahir di Bandung pada 2 Juli 1943, dan dikenal sebagai guru besar Antropologi dan Kriminologi dari Fakultas Ilmu Sosial Politik (FISIP) Universitas Indonesia (UI), serta seorang penulis di berbagai media cetak nasional.

Selama hidupnya, Ronny Nitibaskara menjadi salah satu tokoh kunci dalam dunia kriminologi di Indonesia. Profilnya mencerminkan seorang individu yang sangat berdedikasi dalam memberikan pandangan mendalam mengenai persoalan hukum dan penegakan hukum.

Ia juga menjadi mitra penting bagi penegak hukum dalam menangani kasus-kasus kriminal yang kompleks. Keberadaannya sangat dihormati dalam lingkungan penegakan hukum, dan banyak yang mengandalkan wawasan serta analisisnya yang mendalam.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Ronny Nitibaskara juga sering tampil sebagai narasumber dalam berbagai forum dan acara yang membahas masalah-masalah hukum. Ia dikenal sebagai seseorang yang mampu menjelaskan secara jelas dan mudah dimengerti berbagai isu hukum kompleks, sehingga membantu masyarakat umum untuk memahami hukum dengan lebih baik.

Wafatnya Ronny Nitibaskara

Guru besar, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Indonesia (Fisip UI) Ronny Rasman Nitibaskara wafat pada Rabu, 7 April 2021.

Wafatnya Ronny Nitibaskara merupakan berita yang menyedihkan bagi dunia hukum di Indonesia. Ronny meninggalkan sebuah warisan berharga dalam bentuk pemahaman hukum yang lebih luas dan dalam kerja kerasnya sebagai seorang ahli kriminologi yang telah memberikan kontribusi besar dalam upaya penegakan hukum di Indonesia.

Namun, meskipun profil Ronny Nitibaskara sangat dihormati dalam dunia hukum, ia tidak bisa memberikan kesaksian dalam sebuah dokumenter terkait kasus kontroversial kopi sianida dengan tersangka Jessica Wongso.

Menurut Eddy Hiariej, Wakil Menteri Hukum dan HAM, sayang sekali bahwa Ronny Nitibaskara telah wafat sebelum film dokumenter Ice Cold: Murder, Coffe and Jessica Wongso tersebut dirilis, sehingga suara dan wawasannya yang berharga tidak dapat ikut serta dalam pembahasan kasus tersebut.

M RAFI AZHARI  | DEWI NURITA

Pilihan Editor: Kriminolog UI: Ini Gerakan Tubuh Jessica yang Mencurigakan

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Universitas Indonesia Bantah Datanya Bocor dan Dijual di BreachForums

7 jam lalu

Gedung Rektorat Universitas Indonesia. TEMPO/Gunawan Wicaksono
Universitas Indonesia Bantah Datanya Bocor dan Dijual di BreachForums

Humas Universitas Indonesia atau UI membantah ada kebocoran data Center for Independent Learning (CIL) dan dijual di dark web


Ramai Peserta Lolos Diduga Pakai AI, Ini Sistem Penilaian Simak UI 2024

14 jam lalu

Majelis Wali Amanat Universitas Indonesia (UI) akan menyelenggarakan webinar dengan tema
Ramai Peserta Lolos Diduga Pakai AI, Ini Sistem Penilaian Simak UI 2024

Begini sistem penilaian Simak UI 2024.


Judi Online Faktor Utama Penyebab Perceraian, Psikolog: Harus Diterapi untuk Lepas dari Kecanduan

1 hari lalu

Ilustrasi pemain judi online. Selain wartawan, Menkominfo Budi Arie mengungkapkan bahwa pegawai di Kementerian Komunikasi dan Informatika juga terlibat praktik judi online. TEMPO/ Febri Angga Palguna
Judi Online Faktor Utama Penyebab Perceraian, Psikolog: Harus Diterapi untuk Lepas dari Kecanduan

Judi online disebabkan oleh lingkungan dan pergaulan yang dekat dengan aktivitas ini.


5 Manfaat Memeluk Anak Bagi Fisik dan Psikis

2 hari lalu

Ilustrasi ibu memeluk anak. Foto: Freepik.com/Bristekjegor
5 Manfaat Memeluk Anak Bagi Fisik dan Psikis

Pelukan bermanfaat bagi perkembangan emosional, kognitif, dan fisik anak-anak.


UI Terima 1.930 Mahasiswa Baru dari Jalur PPKB dan Jalur Prestasi

3 hari lalu

Gedung Rektorat Universitas Indonesia (UI). (ANTARA/Feru Lantara)
UI Terima 1.930 Mahasiswa Baru dari Jalur PPKB dan Jalur Prestasi

Pengumuman calon mahasiswa baru UI dapat dilihat melalui laman penerimaan.ui.ac.id/ppkb untuk PPKB dan laman penerimaan.ui.ac.id untuk SJP.


Histeris Anaknya Lulus SIMAK UI, Ussy Sulistiawaty: Susah Perjuangannya

5 hari lalu

Andhika Pratama dan Ussy Sulistiawaty menghadiri acara kelulusan SMA anaknya, Syafa Azzahra. Foto: Instagram/@ussypratama
Histeris Anaknya Lulus SIMAK UI, Ussy Sulistiawaty: Susah Perjuangannya

Anak kedua Ussy Sulistiawaty diterima di jurusan Psikologi UI, setelah sempat mengalami beberapa kali kegagalan.


Segera Dimulai, Cek Jadwal Ujian Simak UI 2024 dan Syaratnya

7 hari lalu

Ilustrasi Kampus Universitas Indonesia 2022. (DOK. HUMAS UI)
Segera Dimulai, Cek Jadwal Ujian Simak UI 2024 dan Syaratnya

Ujian Kemampuan Dasar dan Skolastik Simak UI diselenggarakan selama 165 menit.


Kandidat di Pemilihan Rektor UI Harus Bergelar Doktor, Begini Syarat dan Tahapan Selengkapnya

7 hari lalu

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia. Feb.ui.ac.id
Kandidat di Pemilihan Rektor UI Harus Bergelar Doktor, Begini Syarat dan Tahapan Selengkapnya

Universitas Indonesia (UI) bersiap membuka pendaftaran calon Rektor UI periode 2024-2025.


Simak Tata Cara Registrasi Ulang Calon Mahasiswa Universitas Indonesia Jalur PPKB 2024

9 hari lalu

Logo Universitas Indonesia. TEMPO, Savero Aristia Wienanto.
Simak Tata Cara Registrasi Ulang Calon Mahasiswa Universitas Indonesia Jalur PPKB 2024

Calon mahasiswa baru Universitas Indonesia yang lolos harus segera melakukan registrasi ulang.


Kriminolog UI Soroti Peran Korban dalam Kasus Asusila Hasyim Asy'ari

11 hari lalu

Hasyim Asy'ari berterima kasih kepada DKPP yang telah memberhentikannya dari jabatan sebagai Ketua KPU.
Kriminolog UI Soroti Peran Korban dalam Kasus Asusila Hasyim Asy'ari

Kriminolog UI menyebut ada kemungkinan partisipasi korban dalam kasus tindakan asusila Ketua KPU Hasyim Asy'ari.