Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Dugaan Dukun Santet Ciputat: Eksistensi Santet di Indonesia, Jenis Jaran Goyang Terbanyak

Reporter

Editor

Dwi Arjanto

image-gnews
Warga Ciputat  menggeruduk sebuah rumah milik H yang diduga menjadi tempat praktik dukun santet.
Warga Ciputat menggeruduk sebuah rumah milik H yang diduga menjadi tempat praktik dukun santet.
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Dugaan adanya dukun santet di Kelurahan Sawah Lama, Kecamatan Ciputat, Tangerang Selatan menuai penggrebekan oleh warga sekitar. HE menyimpan granat nanas aktif di rumahnya. Membuat  Petugas Polsek Ciputat Timur turun menyisir dua rumah miliknya.

Penemuan lainnya yang dijumpai di rumahnya adalah dua pucuk senjata api atau senpi, dan beberapa foto yang ditusuk paku disertai coretan spidol merah. 

Santet bukan hal baru di Indonesia. Keberadaan penyerangan ghaib yang menyeramkan ini masih banyak dijumpai di tanah air. 

Santet

Keberadaan santet di Indonesia antara ditolak dan diterima. Diterima sebagai sesuatu yang diturun temurunkan, dan ditolak lantaran tak sejalan dengan tatanan yang ada di masyarakat.

Secara tekstual kata santet tidak ada terdapat dalam manuskrip objek kajian data. Lantaran dalam kesusastran Jawa santet adalah akronim dari mesisan kanthet dan messan banthet.  Kata yang berhubungan erat dengan santet adalah sathet. Yang terdapat dalam Serat Wedhasatmaka pada 1905 berarti ‘jenis pesona dengan menggambar’.

Berdasar wawancara riset Persatuan Dukun Nusantara diungkapkan kalau masyarakat Jawa, khusus di Banyuwangi sifat santet membuat sesuatu menjadi rekat, atau mesisan kanthet. Atau justru sebaliknya, membuat sesuatu menjadi pecah sekalian atau mesisan benthet. 

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Melansir kajian penelitian oleh Ening Herniti, berjudul Kepercayaan Masyarakat Jawa Terhadap Santet, Wangsit, dan Roh Menurut Perspektif Edwards Evans-Pritchard. Ilmu santet yang cukup dikenal adalah Jaran Goyang. Merupakan santet yang banyak memakan korban perempuan.

Santet ini banyak dibuat untuk menarik perhatian lawan jenisnya. Bahkan tak jarang korban dari santet mendatangi pelaku untuk menyampaikan cintanya. Efeknya beda-beda. Ada yang 3 hari, 7 hari, 40 hari, bahkan seumur hidup. Dengan catatan harus terus diperbaharui dalam waktu tertentu.

Pun ciri orang yang terkena santet Jaran Goyang, salah satunya adalah perubahan pada perasaan dan perilaku secara drastis. Dengan demikian, santet menjadi energi negatif yang mampu merusak kehidupan seseorang.

ELLYA SYAFRIANI | WILDA HASANAH | MUHAMMAD IQBAL
Pilihan editor: Ditemukan Ratusan Foto Dilingkari dan Ditusuk di Rumah Terduga Dukun Santet Ciputat Ada Foto PNS, Pemkot dan Tetangga 

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Hujan Hampir Sepanjang Hari di Jakarta dan Sekitarnya, Sangat Lebat di Ciputat dan Cilandak

6 hari lalu

Hujan yang mengguyur Jakarta hampir sepanjang hari pada Sabtu, 6 Juli 2024. ISTIMEWA
Hujan Hampir Sepanjang Hari di Jakarta dan Sekitarnya, Sangat Lebat di Ciputat dan Cilandak

Seluruh stasiun pencatat curah hujan BMKG di Jakarta dan sekitarnya mencatat hujan Sabtu lalu, 6 Juni 2024, tergolong lebat dan sangat lebat.


Pengendara Motor yang Tewas Kecelakaan di Ciputat Hendak Daftar Masuk SMAN 9 Tangsel

11 hari lalu

Ilustrasi kecelakaan motor. youtube.com
Pengendara Motor yang Tewas Kecelakaan di Ciputat Hendak Daftar Masuk SMAN 9 Tangsel

Korban kecelakaan di Ciputat itu adalah anak semata wayang yang kedua orang tuanya telah meninggal.


Rekor Suhu Panas di Ciputat, Kenapa Peneliti BMKG Ini Tak Yakin dengan Bekasi?

34 hari lalu

Warga menggunakan payung menghindari terik matahari saat beraktifitas diluar ruangan di kawasan Tanah Abang, Jakarta, Selasa 7 Mei 2024. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan bahwa fenomena gelombang panas di sebagian wilayah Asia dalam sepekan terakhir tidak berkaitan dengan kondisi suhu panas yang terjadi di wilayah Indonesia.  TEMPO/Subekti.
Rekor Suhu Panas di Ciputat, Kenapa Peneliti BMKG Ini Tak Yakin dengan Bekasi?

Data suhu panas di Bekasi pernah menembus 40 derajat Celsius pada Januari lalu. Hot spell, begitu peneliti BRIN pernah menyebutnya.


Polisi Gadungan Ditangkap Polsek Ciputat Timur, Tipu Korban Untuk Merampas Motor

27 April 2024

Barang bukti seragam polisi di Ditreskrimum, Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin, 7 Maret 2022. Penyalahgunaan atribut digunakan tersangka tindakan penipuan, yang berhasil meraih lebih dari Rp1 miliar. TEMPO/Cristian Hansen
Polisi Gadungan Ditangkap Polsek Ciputat Timur, Tipu Korban Untuk Merampas Motor

Unit Reskrim Polsek Ciputat Timur menangkap dua polisi gadungan. Sempat membawa kabur motor korban.


Kebakaran di Ciputat Tangsel, Seorang Lansia Ditemukan Tewas

16 Maret 2024

Ilustrasi kebakaran. Istimewa
Kebakaran di Ciputat Tangsel, Seorang Lansia Ditemukan Tewas

Diduga korban sedang tidur di dalam kamarnya ketika terjadi kebakaran yang menghanguskan rumah di Ciputat Timur itu.


Dikira Ikut Perang Sarung, Anak Perempuan di Ciputat jadi Korban Pengeroyokan

16 Maret 2024

Ilustrasi Pengeroyokan.
Dikira Ikut Perang Sarung, Anak Perempuan di Ciputat jadi Korban Pengeroyokan

Seorang anak perempuan berusia 12 tahun menjadi korban pengeroyokan sejumlah remaja di Ciputat


Dukun Santet di Ciputat Mengaku Miliki Senjata Api dari Orang Tua

8 Maret 2024

Tim Gegana Polda Metro Jaya menggeledah rumah terduga dukun santet yang ditemukan puluhan foto dan dua pucuk senjata api. Rumah tersebut berada di wilayah Kelurahan Sawah Dalam, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan, 3 Maret 2024. TEMPO/Muhammad Iqbal
Dukun Santet di Ciputat Mengaku Miliki Senjata Api dari Orang Tua

HE, 67 tahun, tersangka dukun santet di Ciputat, Tangerang Selatan, mengaku senjata api miliknya berasal dari orang tua.


Polisi Tetapkan Dukun Santet di Ciputat Sebagai Tersangka, Atas Kepemilikan Senjata Api

6 Maret 2024

Tim Gegana Polda Metro Jaya menggeledah rumah terduga dukun santet yang ditemukan puluhan foto dan dua pucuk senjata api. Rumah tersebut berada di wilayah Kelurahan Sawah Dalam, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan, 3 Maret 2024. TEMPO/Muhammad Iqbal
Polisi Tetapkan Dukun Santet di Ciputat Sebagai Tersangka, Atas Kepemilikan Senjata Api

Berdasarkan laporan ada rumah pria diduga dukun santet digerebek warga, polisi menemukan senjata api, bahkan granat nanas.


Petugas Juga Temukan Granat Aktif di Rumah Dukun Santet di Ciputat

5 Maret 2024

Tim Gegana Polda Metro Jaya menggeledah rumah terduga dukun santet yang ditemukan puluhan foto dan dua pucuk senjata api. Rumah tersebut berada di wilayah Kelurahan Sawah Dalam, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan, 3 Maret 2024. TEMPO/Muhammad Iqbal
Petugas Juga Temukan Granat Aktif di Rumah Dukun Santet di Ciputat

Polisi menerima informasi dari warga masyarakat jika terdapat seorang laki-laki yang diduga paranormal atau dukun santet.


Warga Ciputat Geruduk Rumah Diduga Tempat Praktik Dukun Santet, Temukan Foto Lawas Ditusuk Paku

4 Maret 2024

Tim Gegana Polda Metro Jaya menggeledah rumah terduga dukun santet yang ditemukan puluhan foto dan dua pucuk senjata api. Rumah tersebut berada di wilayah Kelurahan Sawah Dalam, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan, 3 Maret 2024. TEMPO/Muhammad Iqbal
Warga Ciputat Geruduk Rumah Diduga Tempat Praktik Dukun Santet, Temukan Foto Lawas Ditusuk Paku

Rumah diduga tempat praktek dukun santet digerebek warga, pemilik diminta buat pernyataan tidak akan mengulangi.