Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Dapat Ancaman atau Teror? Ini yang Harus Dilakukan dan Sanksi Hukum Bagi Pelakunya

image-gnews
Ilustrasi ancaman. Shutterstock
Ilustrasi ancaman. Shutterstock
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta -  Ancaman atau teror adalah situasi yang tidak boleh diabaikan. Tindakan seperti ini bisa mengganggu ketenangan, merusak psikologis, dan bahkan membahayakan kehidupan seseorang. Apa yang harus dilakukan ketika seseorang menerima ancaman atau teror, dan apa konsekuensi hukum bagi pelakunya

Dunia yang terhubung secara digital membawa manfaat besar, tetapi juga membawa risiko yang tidak terhindarkan. Salah satu risiko tersebut adalah ancaman atau teror yang dapat diterima secara online. Apakah itu serangan siber, ancaman melalui media sosial, atau bentuk terorisme daring lainnya, penting untuk mengetahui bagaimana menghadapinya dan hak Anda sebagai individu.

Apa yang Harus Dilakukan Jika Menerima Ancaman atau Teror?

1. Jangan Panik, Tetap Tenang

Pertama-tama, penting untuk tetap tenang. Jangan panik dan jangan terburu-buru dalam menanggapi ancaman. Langkah awal adalah untuk menjaga ketenangan dan tetap fokus.

2. Lakukan Pemeriksaan Latar Belakang

Jika Anda menerima ancaman atau teror secara online, pertimbangkan untuk memeriksa latar belakang pengirim. Coba cari tahu apakah itu orang yang dikenal atau hanya akun palsu. Jika perlu, laporkan kepada platform yang bersangkutan.

3. Segera Laporkan kepada Otoritas

Jika ancaman tersebut terasa serius atau mengancam keselamatan Anda, segera laporkan kepada otoritas yang berwenang, seperti kepolisian atau agen penegak hukum setempat. Mereka memiliki kewenangan dan alat untuk menyelidiki dan mengatasi situasi tersebut.

4. Jangan Memberikan Informasi Pribadi

Selalu berhati-hati dalam memberikan informasi pribadi kepada siapa pun, terutama kepada orang yang tidak dikenal atau yang mengancam Anda. Jaga privasi dan keamanan informasi pribadi Anda.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

5. Gunakan Fitur Keamanan

Banyak platform media sosial dan layanan email menyediakan fitur keamanan dan pelaporan untuk melaporkan ancaman atau perilaku yang tidak pantas. Manfaatkan fitur-fitur ini untuk melindungi diri Anda sendiri dan orang lain dari ancaman serupa di masa depan.

Pengancam Bisa Dikenai Hukuman Pidana, Bagaimana Aturannya?

Ancaman atau teror merupakan pelanggaran hukum yang serius. Di banyak negara, termasuk Indonesia, undang-undang melindungi warga dari tindakan semacam ini. Di Indonesia, undang-undang yang berlaku adalah Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana.

Menurut Pasal 335 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) Indonesia, seseorang yang dengan sengaja dan tanpa hak atau secara melawan hukum mengancam orang lain dengan maksud untuk menyebabkan ketakutan pada diri orang tersebut, diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan atau denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah.

Sementara itu, Pasal 335A KUHP menyatakan bahwa jika ancaman tersebut diungkapkan dengan cara tertulis atau dengan cara yang melawan hukum lainnya, maka pelakunya diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun delapan bulan atau denda paling banyak enam ribu rupiah.

Selain itu, jika ancaman tersebut merupakan bagian dari tindakan terorisme, pelakunya bisa dikenai hukuman yang lebih berat sesuai dengan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2018 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme.

Dikutip dari laman kemhan.go.,id, ancaman atau teror yang diterima secara online bukanlah hal yang bisa dianggap enteng. Penting untuk mengetahui cara menghadapinya dengan tenang dan bijaksana. Selalu prioritaskan keselamatan Anda sendiri dan segera laporkan ancaman kepada otoritas yang berwenang.

Pengancam juga harus menyadari bahwa tindakan mereka dapat berujung pada konsekuensi hukum yang serius. Dengan bersama-sama mengambil tindakan yang tepat, kita dapat menciptakan lingkungan online yang lebih aman dan damai bagi semua orang.

Pilihan Editor: 4 Langkah Amankan Ponsel dari Ancaman Mata-mata Digital

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Ini Besarnya Kerugian Akibat Badai Blue Screen Efek Pembaruan Keamanan CrowdStrike

3 jam lalu

Mesin kasir menunjukkan layar biru di sebuah toko kelontong yang terkena dampak pemadaman dunia maya di Sydney, Australia 19 Juli 2024. REUTERS/Stella Qiu
Ini Besarnya Kerugian Akibat Badai Blue Screen Efek Pembaruan Keamanan CrowdStrike

Pembaruan perangkat lunak oleh perusahaan keamanan siber global CrowdStrike, salah satu operator terbesar di industri ini, memicu masalah sistemik.


Windows Blackout 8,5 Juta Perangkat di Dunia, CrowdStrike Jelaskan Apa yang Terjadi

4 jam lalu

Pengguna Windows menunjukkan layar mereka macet di halaman pemulihan dan menampilkan pesan. (NDTV)
Windows Blackout 8,5 Juta Perangkat di Dunia, CrowdStrike Jelaskan Apa yang Terjadi

Meski CrowdStrike telah atasi Windows blackout, menyiapkan semua perangkat kembali ke posisi semula dan beroperasi normal kembali bisa butuh mingguan


Amnesty International Minta DPR Tunda Pengesahan RUU Polri

11 jam lalu

Ilustrasi Penyiksaan oleh Polisi atau Kekerasan oleh Polisi. shutterstock.com
Amnesty International Minta DPR Tunda Pengesahan RUU Polri

Perlu partisipasi publik secara bermakna sebelum RUU Polri disahkan menjadi undang-undang.


Tuntutan Demonstran Dipenuhi, Bangladesh Mulai Tenang

19 jam lalu

Anggota Angkatan Darat Bangladesh terlihat bertugas pada hari kedua jam malam, ketika kekerasan meletus di beberapa bagian negara itu setelah protes mahasiswa terhadap kuota pekerjaan pemerintah, di Dhaka, Bangladesh, 21 Juli 2024. REUTERS/Mohammad Ponir Hossain
Tuntutan Demonstran Dipenuhi, Bangladesh Mulai Tenang

Jalanan sejumlah kota di Bangladesh yang biasanya ramai oleh demonstran yang berunjuk rasa, pada Senin, 22 Juli 2024, mulai tenang.


Terpopuler: Awal Mula Diduga Ditemukannya Bahan Pengawet Kosmetik di Roti Aoka dan Okko, Jokowi Sudah Putuskan Tak akan Pindah Juli Ini

21 jam lalu

Ilustrasi roti. Tabloidbintang
Terpopuler: Awal Mula Diduga Ditemukannya Bahan Pengawet Kosmetik di Roti Aoka dan Okko, Jokowi Sudah Putuskan Tak akan Pindah Juli Ini

Masyarakat Indonesia akhir-akhir ini dikejutkan dengan kabar penemuan roti yang menggunakan bahan pengawet kosmetik.


Serangan Ransomware ke PDNS Hambat Sertifikasi SBU dan SKK, Gapensi: Kerugiannya Cukup Besar

1 hari lalu

Ilustrasi Hacker atau Peretas. REUTERS/Dado Ruvic/Illustration
Serangan Ransomware ke PDNS Hambat Sertifikasi SBU dan SKK, Gapensi: Kerugiannya Cukup Besar

Ketua Umum BPP Gapensi Andi Rukman Nurdin mengatakan peretasan Pusat Data Nasional Sementara (PDNS) 2 menghambat layanan Sertifikat Badan Usaha (SBU) dan Sertifikat Kompetensi Kerja (SKK),


Ratusan Data PUPR Hilang Imbas Serangan Siber PDNS

1 hari lalu

ilustrasi serangan virus ransomware. shutterstock.com
Ratusan Data PUPR Hilang Imbas Serangan Siber PDNS

Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) Kementerian PUPR menyatakan serangan siber terhadap Pusat Data Nasional Sementara (PDNS) 2 Surabaya menyebabkan kementerian itu kehilangan pelbagai data.


Laporan Pelecehan Seksual di KRL Dioper Polisi, Pemerintah Disarankan Buka Pengaduan di Kelurahan

1 hari lalu

Ilustrasi kekerasan seksual. Freepik.com
Laporan Pelecehan Seksual di KRL Dioper Polisi, Pemerintah Disarankan Buka Pengaduan di Kelurahan

Pegiat advokasi anti-kekerasan seksual Olin Monteiro mengatakan harus ada birokrasi pelaporan pelecehan seksual mulai dari tingkat terendah.


Mengenali CrowdStrike, yang Menyebabkan Gangguan Perangkat Windows Global

2 hari lalu

Crowdstrike falcon. Istimewa
Mengenali CrowdStrike, yang Menyebabkan Gangguan Perangkat Windows Global

CrowdStrike secara aktif bekerja sama dengan pelanggan yang terkena dampak gangguan dalam pembaruan konten untuk host Windows


Jejak dan Profil Hokky Situngkir, Dirjen Aptika Kemenkominfo Pengganti Semuel Pangerapan

2 hari lalu

Hokky Situngkir adalah Bapak Kompleksitas Indonesia setelah dia berhasil menemukan dan memecahkan rahasia batik, sebuah lagu daerah, Candi Borobudur dan juga pergerakan saham dengan memakai teori Kompleksitas. Tempo/Jacky Rachmansyah
Jejak dan Profil Hokky Situngkir, Dirjen Aptika Kemenkominfo Pengganti Semuel Pangerapan

Pelantikan Hokky Situngkir berlangsung di gedung Kemenkominfo, Jakarta Pusat, pada Jumat, 19 Juli 2024.