Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Pakar Hukum Bicara soal Peluang Sandra Dewi Terjerat TPPU dalam Korupsi PT Timah

Reporter

Editor

Suseno

image-gnews
Artis Sandra Dewi bergegas meninggalkan gedung usai menjalani pemeriksaan di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu, 15 Mei 2024. Sandra Dewi menjalani pemeriksaan kurang lebih selama 9 jam sebagai saksi terkait kasus suaminya Harvey Moeis atas dugaan korupsi tata niaga timah di wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah tahun 2015-2022. ANTARA/Galih Pradipta
Artis Sandra Dewi bergegas meninggalkan gedung usai menjalani pemeriksaan di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu, 15 Mei 2024. Sandra Dewi menjalani pemeriksaan kurang lebih selama 9 jam sebagai saksi terkait kasus suaminya Harvey Moeis atas dugaan korupsi tata niaga timah di wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah tahun 2015-2022. ANTARA/Galih Pradipta
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Kejaksaan Agung menjerat Harvey Moies dengan aturan tentangTindak Pidana Pencucian Uang atau TPPU. Kejaksaan wajib mengusut dugaan aliran dana dari Harvey kepada istrinya,Sandra Dewi. Meski pasangan itu telah membuat perjanjian pemisahan harta, tak bisa dijadikan alasan untuk melepas Sandra Dewi dari jeratan hukum.

Pengajar Hukum Perdata di Universitas Gadjah Mada, Annisa Syaufika, mengatakan perjanjian pisah harta dari sebuah perkawinan telah diatur dalam Undang-Undang. Dia mengatakan perjanjian itu tak bisa menyetip fakta bahwa orang yang menerima atau memanfaatkan bisa dijerat dengan TPPU pasif. “Apalagi kalau kalau memang saat itu mengetahui asal dari harta tersebut,” kata Annisa, pada Ahad, 19 Mei 2024. 

Kejaksaan Agung kembali memeriksa aktris Sandra Dewi pada Rabu, 15 Mei 2024. Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus atau Jampidsus Kuntadi menyatakan pemeriksaan itu merupakan bagian untuk mengusut aliran dana hasil korupsi tata niaga PT Timah Tbk periode 2015-2022. 

Suami Sandra, Harvey Moeis, merupakan satu dari 21 tersangka kasus korupsi itu. Kuntadi mengatakan pemeriksaan Sandra dilakukan untuk mendalami perjanjian pisah harta antara Harvey dan Sandra. “Apakah itu (perjanjian pisah harta) benar, dan apakah itu dilakukan sebelum pernikahan itu terjadi atau memang dalam rangka untuk terkait dengan peristiwa pidana ini,” kata Kuntadi, seperti dikutip Antara, Rabu lalu. 

Baca: Periksa Sandra Dewi, Kejagung Ungkap Jet Pribadi Harvey Moeis Terindikasi Hasil Korupsi Timah

Selain itu, Kuntadi menyebut, penyidik telah menyita sejumlah aset milik Harvey yang diduga dibeli dari uang hasil korupsi dan TPPU. Beberapa harta yang belum jelas asal-usulnya, Kuntadi mengatakan akan menelusuri lebih lanjut. 

Kuasa hukum Harvey dan Sandra, Harris Arthur Hedar, membenarkan pasangan Harvey-Sandra memiliki perjanjian pisah harta. Dia menyebut perjanjian itu telah dibuat sebelum keduanya menikah pada Desember 2016. 

Harris mengatakan Sandra telah menyerahkan semua catatan harta kepada penyidik saat diperiksa pada Rabu lalu. Meski demikian, dia ogah menjabarkan isi catatan dan perjanjian pisah harta kliennya itu. “Semua catatan harta telah diserahkan,” kata dia saat dihubungi, Jumat, 17 Mei lalu. 

Sandra Dewi dalam Pusaran TPPU

Annisa mengatakan, pemisahan harta digunakan untuk membedakan sebuah hak milik dari sebuah kekayaan. Dia menyebut perkawinan itu berakibat terjadi percampuran harta dari sebelum dan sesudah menikah yang dimiliki oleh pasangan itu. 

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Selain itu, dalam UU Perkawinan, segala harta yang diperoleh setelah pasangan hidup satu atap dimiliki bersama. Konsekuensinya, kata dia, jika ingin melepas atau menjual harta harus memperoleh persetujuan pasangannya. “Sedangkan untuk harta yang telah diperoleh sebelum menikah dan harta yang diperoleh dari warisan atau hibah tetap berstatus harta pribadi alias tidak dimiliki bersama,” kata Annisa.

Pakar Hukum Pidana dari Universitas Brawijaya, Lucky Endrawati, mengatakan perjanjian pisah harta tak bisa menjadi dasar seorang istri otomatis lepas dari jerat TPPU yang dilakukan suaminya. Dia mengatakan pisah harta justru bisa jadi modus untuk membersihkan uang haram itu.  “Modusnya agar sebisa mungkin tidak melibatkan keluarga (menjadi pelaku TPPU),” kata dia. 

Predikat Harvey sebagai tersangka TPPU, menurut dia, justru otomatis membuka peluang bagi Sandra turut terseret dalam kasus ini. Bedanya Harvey sebagai tersangka TPPU aktif, sedangkan Sandra berpeluang menjadi tersangka TPPU pasif. 

Lucky menjelaskan TPPU aktif menjerat pelaku utama yang terlibat dalam sebuah kasus tindak pidana korupsi. Sementara itu, TPPU pasif menjerat penerima uang atau aliran harta hasil dari pelaku utama. “Sangat mungkin Sandra demikian. Dia yang menerima,” kata Lucky saat dihubungi, Jumat, 17 Mei 2024. 

Ketentuan itu tercantum dalam Pasal 5 ayat 1 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 telah tentang TPPU. Dalam aturan itu disebutkan bahwa setiap orang yang menerima atau menguasai, pentransferan, pembayaran, hibah, sumbangan, penitipan, penukaran, atau menggunakan harta kekayaan yang diketahuinya atau patut diduga hasil dari TPPU dapat dipidana penjara paling lama lima tahun dan denda paling banyak Rp 1 miliar. 

Pakar Hukum Pidana Universitas Gadjah Mada Muhammad Fatahillah Akbar sependapat dengan Lucky. Menurut dia perjanjian pemisahan harta tak bisa menyetip asal sumber kekayaan itu. Penerima aliran dana haram, menurut dia bisa dijerat melakukan TPPU pasif apabila penyidik bisa membuktikan. 

Dia menyebut harta hasil TPPU juga tak hanya berbentuk uang, tapi bisa surat, dana, dan berbagai jenis aset lainnya. “Dalam TPPU berlaku semua. Orang itu bertanggung jawab atas hartanya itu,” kata Fatah saat dihubungi terpisah pada Jumat, 17 Mei 2024. 

Meski demikian, Fatah mengarisbawahi, kata 'mengetahui'  dalam Pasal 5 ayat 1 UU TPPU. Dia menjelaskan penyidik harus membuktikan Sandra sebagai penerima harta suaminya mengetahui apakah uang tersebut berasal dari sumber yang halal atau haram. “Kata 'mengetahui' dalam UU menjadi alasan penyidik untuk menjerat orang sebagai TPPU pasif,” kata Fatah.

Sementara Harris menyebut, penetapan predikat itu merupakan wewenang dari penyidik di Kejaksaan Agung. Harris juga mempersilakan penyidik menyita aset Sandra jika memang terdapat bukti aset itu bersumber dari hasil TPPU korupsi timah yang dilakukan Harvey. “Silakan saja, tak ada masalah, asal berdasarkan fakta,” kata dia. 

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Pengacara Sebut Aset Harvey Moeis Atas Nama Sandra Dewi Hanya Mini Cooper

1 hari lalu

Mobil Mini Cooper S Countryman F 60 dan 1 unit mobil Rolls Royce milik Harvey Moeis terparkir di halaman Kejaksaan Agung RI, Selasa, 2 April 2024. Kejaksaan Agung menyita dua mobil mewah dari kediaman Harvey Moeis, suami dari Sandra Dewi, yang jadi tersangka tindak pidana korupsi tata niaga timah wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah Tbk tahun 2015 hingga 2022. TEMPO/Martin Yogi Pardamean
Pengacara Sebut Aset Harvey Moeis Atas Nama Sandra Dewi Hanya Mini Cooper

Pengacara Sandra Dewi, Harris Arthur Hedar, membantah kliennya menguasai banyak aset milik Harvey Moeis.


Pengacara Sebut Sandra Dewi Beli Apartemen Harvey Moeis, Dicicil Pakai Uang Bulanan

2 hari lalu

Artis Sandra Dewi bergegas meninggalkan gedung usai menjalani pemeriksaan di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu, 15 Mei 2024. Sandra Dewi menjalani pemeriksaan kurang lebih selama 9 jam sebagai saksi terkait kasus suaminya Harvey Moeis atas dugaan korupsi tata niaga timah di wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah tahun 2015-2022. ANTARA/Galih Pradipta
Pengacara Sebut Sandra Dewi Beli Apartemen Harvey Moeis, Dicicil Pakai Uang Bulanan

Kuasa hukum Sandra Dewi, Harris Arthur Hedar, membantah kliennya menikmati hasil dugaan korupsi timah.


Kejari Jaksel Terima Pelimpahan Tiga Tersangka Korupsi Timah, Satu Orang Jadi Tahanan Kota di Sungailiat

3 hari lalu

Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Selatan. Haryoko Ari Prabowo menerima pelimpahan tersangka dan barang bukti (tahap 2) dalam perkara timah di Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, Selasa, 4 Juni 2024. TEMPO/Martin Yogi Pardamean
Kejari Jaksel Terima Pelimpahan Tiga Tersangka Korupsi Timah, Satu Orang Jadi Tahanan Kota di Sungailiat

Kejari Jaksel melakukan penahanan terhadap tersangka korupsi timah AS dan SW di Rutan Salemba.


Daftar Aset Tanah dan Mobil Mewah Milik Harvey Moeis yang Disita Kejagung di Kasus Korupsi Timah

4 hari lalu

Harvey Moeis. antaranews.com
Daftar Aset Tanah dan Mobil Mewah Milik Harvey Moeis yang Disita Kejagung di Kasus Korupsi Timah

Kejaksaan Agung telah menyita sejumlah aset tanah dan mobil mewah milik Harvey Moeis, tersangka kasus korupsi timah.


Kronologi Pembobolan di Bank Jago, Rekening Diduga Hasil Kejahatan?

4 hari lalu

Seorang wanita melintas di depan Logo Bank Jago. ANTARA/Citro Atmoko/am.
Kronologi Pembobolan di Bank Jago, Rekening Diduga Hasil Kejahatan?

Sebanyak 112 rekening nasabah Bank Jago dibobol karyawan.. Bank menyebutkan rekening yang diblokir dan diakses secara ilegal diduga hasil kejahatan


Kata Kejaksaan Agung soal Rencana Pemanggilan Robert Bonosusatya di Kasus Korupsi Timah

4 hari lalu

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung RI Harli Siregar memberikan keterangan saat konferensi pers pengembangan kasus korupsi Timah yang merugikan negara keuangan negara sebesar 300 triliun di Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, Kamis, 13 Juni 2024. Kejakssaan Negeri Jakarta Selatan menerima pelimpahan tahap 2 perkara dugan korupsi pengelolahan tata niaga timah yang melibatkan 10 tersangka dan sejumlah barang bukti. TEMPO/ Febri Angga Palguna
Kata Kejaksaan Agung soal Rencana Pemanggilan Robert Bonosusatya di Kasus Korupsi Timah

Majalah Tempo edisi 28 April 2024 menyebut, sebagian besar tersangka korupsi timah merupakan teman dekat Robert Bonosusatya.


Saat Hakim Ungkit Kedermawanan Bos Timah Tamron, Singgung Soal Sangu dan Setoran ke Pejabat

4 hari lalu

Ketua majelis hakim Sulistiyanto Budiharto menyinggung kedermawanan bos timah Tamron alias Aon dalam sidang menghalangi penyidikan kasus timah dengan terdakwa Toni Tamsil di PN Pangkalpinang, Rabu, 10 Juli 2024. TEMPO/Servio Maranda
Saat Hakim Ungkit Kedermawanan Bos Timah Tamron, Singgung Soal Sangu dan Setoran ke Pejabat

Sidang kasus perintangan penyidikan korupsi timah di PN Pangkalpinang menghadirkan pemilik perusahaan timah, Tamron alian Aon.


Belum Setahun Beroperasi, Satgas Narkoba Bareskrim Polri Sebut Telah Tangkap 38.194 Tersangka

5 hari lalu

Konferensi pers Penanggulangan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P3GN) di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Selasa, 9 Juli 2024. Satgas P3GN, mulai 21 September 2023 hingga 9 Juli 2024, telah berhasil menangkap 38.194 tersangka kasus narkoba serta menyita barang bukti sabu sebanyak 4,4 ton, 2,6 juta butir ekstasi, 2,1 ton ganja, 11,4 kg kokain, 1,28 ton tembakau gorila, 32,2 kg ketamine, 86 gram heroin dan 16,7 juta butir obat keras.  TEMPO/Martin Yogi Pardamean
Belum Setahun Beroperasi, Satgas Narkoba Bareskrim Polri Sebut Telah Tangkap 38.194 Tersangka

Satgas di bawah naungan Bareskrim Polri itu menyatakan telah menyita berbagai jenis narkoba yang dibungkus dengan kemasan teh Cina hingga kopi.


Daftar 5 Aset Tanah Milik Harvey Moeis yang Disita Kejaksaan Agung

6 hari lalu

Smelter Timah milik Harvey Moeis, PT Refined Bangka Tin (RBT) yang terletak di Kawasan Industri Jelitik Kecamatan Sungailiat Kabupaten Bangka. TEMPO/servio maranda
Daftar 5 Aset Tanah Milik Harvey Moeis yang Disita Kejaksaan Agung

Harvey Moeis diduga menjadi perpanjangan tangan atau pihak perwakilan dari PT RBT yang terjerat kasus ini pada 2018-2019.


Kejagung Sita 5 Tanah dan Bangunan Milik Harvey Moeis di Kawasan Elite Jakarta

7 hari lalu

Harvey Moeis. antaranews.com
Kejagung Sita 5 Tanah dan Bangunan Milik Harvey Moeis di Kawasan Elite Jakarta

Kejaksaan Agung menyita 5 aset dari tersangka Harvey Moeis. Satu aset berada di Jakarta Barat dan empat lainnya berada di Jakarta Selatan.