Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Kembalikan Uang Suap Proyek BTS Rp 40 Miliar, Achsanul Qosasi Divonis Setengah dari Tuntutan Jaksa

Reporter

image-gnews
Terdakwa kasus korupsi pengadaan infrastruktur BTS 4G BAKTI Kominfo Achsanul Qosasi berjalan keluar ruangan usai menjalani sidang pembacaan tuntutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Selasa, 21 Mei 2024. Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Agung menuntut mantan anggota III Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) itu lima tahun penjara dan denda Rp500 juta subsider enam bulan kurungan. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A
Terdakwa kasus korupsi pengadaan infrastruktur BTS 4G BAKTI Kominfo Achsanul Qosasi berjalan keluar ruangan usai menjalani sidang pembacaan tuntutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Selasa, 21 Mei 2024. Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Agung menuntut mantan anggota III Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) itu lima tahun penjara dan denda Rp500 juta subsider enam bulan kurungan. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Majelis Hakim memvonis 2,5 tahun penjara terhadap mantan Anggota III Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Achsanul Qosasi. Hakim Ketua Fahzal Hendri mengatakan, hukuman itu diberikan karena Achsanul sudah mengembalikan uang suap kepada penyidik Kejaksaan Agung.

"Karena uang yang sudah saudara terima Rp 40 miliar itu sudah dikembalikan," ujar Fahzal saat membaca putusan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta Pusat, Kamis, 20 Juni 2024.

Vonis hakim itu lebih rendah dari tuntutan jaksa penuntut umum yang menuntut pidana lima tahun penjara dan denda Rp 500 juta. Dalam putusan pun hakim hanya memberi denda Rp 250 juta subsider empat bulan penjara.

Dalam kasus ini, Achsanul Qosasi terbukti menerima suap 2,64 juta dolar Amerika Serikat atau sekitar Rp 40 miliar untuk memberi opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) terhadap proyek Base Transceiver Station atau BTS 4G pada 2021 di Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi Kementerian Komunikasi dan Informatika (BAKTI Kominfo). Bahkan dia menyewa sebuah rumah di Kemang, Jakarta Selatan, hanya untuk menaruh uang.

Hakim Ketua Fahzal Hendri juga mengungkapkan, hal-hal yang meringankan hukuman Achsanul Qosasi adalah karena sopan selama persidangan dan belum pernah dihukum. "Kemudian saudara menyesal di persidangan," katanya.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Sedangkan hal yang memberatkan Achsanul hanya sebagai pejabat yang tidak mendukung penyelenggaraan negara yang bebas dari korupsi, kolusi, dan nepotisme. Usai putusan hari ini, dia masih menyatakan pikir-pikir selama tujuh hari untuk mengajukan banding.

Dalam kasus ini, uang suap diterima Achsanul Qosasi diterima dari rekannya bernama Sadikin Rusli yang menjadi perantara. Uang itu dari Direktur PT Multimedia Berdikari Sejahtera Windi Purnama, ternyata sumber asalnya dari Komisaris PT Solitech Media Sinergy Irwan Hermawan atas perintah Direktur Utama BAKTI Kominfo Anang Achmad Latif.

Suap diberikan agar Achsanul memberi opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Padahal proyek BTS 4G Kominfo memiliki potensi kerugian negara.

Pilihan Editor: Achsanul Qosasi Divonis 2,5 Tahun Penjara dalam Kasus Suap BTS 4G

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Pengalaman Jin BTS Bawa Obor Olimpiade Paris 2024, Mengaku Sangat Gugup

8 jam lalu

Kim Seokjin atau Jin BTS membawa obor Olimpiade Paris pada Ahad, 14 Juli 2024. Foto: X/@Paris2024
Pengalaman Jin BTS Bawa Obor Olimpiade Paris 2024, Mengaku Sangat Gugup

Jin BTS mengaku sempat merasa gugup hingga tidak menyadari sudah berapa lama ia berjalan dengan obor Olimpiade Paris di tangannya.


Jin BTS Bawa Obor Olimpiade Paris, Disambut Ribuan ARMY

12 jam lalu

Kim Seokjin atau Jin BTS membawa obor Olimpiade Paris pada Ahad, 14 Juli 2024. Foto: X/@Paris2024
Jin BTS Bawa Obor Olimpiade Paris, Disambut Ribuan ARMY

Jin BTS membawa obor Olimpiade Paris 2024, ribuan ARMY berkumpul untuk melihat momen bersejarah tersebut.


Bawa Obor Pertama Olimpiade Paris di Hari Bastille, Jin BTS Sudah Tiba Kemarin

2 hari lalu

Jin anggota BTS. Instagram.com/@jin
Bawa Obor Pertama Olimpiade Paris di Hari Bastille, Jin BTS Sudah Tiba Kemarin

Jin BTS akan mewakili negaranya, Korea Selatan dalam estafet obor dengan harapan dapat menyebarkan pesan harmoni dan perdamaian.


Jadi Wajah Baru Pariwisata Korea 2024, NewJeans: Kami Akan Memimpin dengan Gembira

3 hari lalu

NewJeans memenangkan Song of the Year Daesang dalam Golden Disc Awards ke-38 yang digelar di Jakarta International Stadium (JIS) pada Sabtu, 6 Januari 2024. Foto: X/@GoldenDisc_en
Jadi Wajah Baru Pariwisata Korea 2024, NewJeans: Kami Akan Memimpin dengan Gembira

NewJeans terpilih karena popularitas serta pengaruh masif di pasar nasional maupun internasional


Sidang Tuntutan Jemmy Sutjiawan Batal Lagi, Jaksa Belum Siap

3 hari lalu

Direktur Utama PT Sansaine Exindo Jemmy Sutjiawan (kiri) memakai rompi tahanan usai menjalani pemeriksaan di Kejaksaan Agung, Jakarta, Senin, 11 September 2023. Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) BAKTI Kominfo Elvano Hatorangan, Kepala Divisi Lastmile/Backhaul BAKTI Kominfo Muhammad Feriandi Mirza, dan Direktur Utama PT Sansaine Exindo Jemmy Sutjiawan sebagai tersangka baru dalam penyidikan kasus dugaan korupsi penyediaan menara BTS 4G dan program Bakti Kominfo di lingkungan Kemenkominfo. ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha
Sidang Tuntutan Jemmy Sutjiawan Batal Lagi, Jaksa Belum Siap

Sidang tuntutan terhadap Jemmy Sutjiawan kembali ditunda karena jaksa belum siap.


Trailer Pertama Are You Sure?! Perjalanan Spontan Jimin dan Jungkook BTS

3 hari lalu

Trailer pertama Are You Sure?! yang dibintangi Jimin dan Jungkook BTS. (Tangkapan layar Youtube.com/Bangtantv
Trailer Pertama Are You Sure?! Perjalanan Spontan Jimin dan Jungkook BTS

Jimin dan Jungkook terlihat menikmati berbagai kegiatan dalam rangkaian perjalanan Are You Sure?!


Cerita Kominfo soal Revisi Kedua UU ITE: Ada Banyak Keluhan Terutama di Aspek Pidana

3 hari lalu

Terdakwa kasus dugaan pelanggaran Undang-Undang (UU) ITE Adam Deni Gearaka menjalani sidang pembacaan tuntutan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jakarta, Selasa, 7 Mei 2024. Selebgram Adam Deni Gearaka dituntut pidana 1 tahun penjara dalam kasus pencemaran nama baik Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni terkait pembungkaman atau suap Rp30 miliar.  ANTARA /Reno Esnir
Cerita Kominfo soal Revisi Kedua UU ITE: Ada Banyak Keluhan Terutama di Aspek Pidana

Direktur Pengendalian Informatika Kementerian Kominfo, Teguh Arifiyadi, menceritakan proses revisi kedua UU ITE. Ada temun 70 persen kasus asimetri


Begini Tahap Pemulihan PDNS Pasca Disusupi Hacker, Kominfo: Ada Audit oleh Pihak Ketiga

3 hari lalu

Direktur Jenderal Sumber Daya Perangkat Pos dan Informatika (Dirjen SDPPI) Kementerian Komunikasi dan Informatika Ismail di Kantor Kementerian Kominfo, Jakarta Pusat. ANTARA/Livia Kristianti
Begini Tahap Pemulihan PDNS Pasca Disusupi Hacker, Kominfo: Ada Audit oleh Pihak Ketiga

Setelah pemulihan jangka pendek dan menengah, Kominfo mencanangkan audit keamanan PDNS, maksimal hingga November 2024.


BPK Temukan Kementerian BUMN Belum Atur Proses Pencatatan BMN dari Pengadaan dan Hibah

4 hari lalu

Anggota VII Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Slamet Edy Purnomo saat menyerahkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan (LK) Kementerian BUMN Tahun 2023 kepada Menteri BUMN Erick Thohir, di Kantor Pusat BPK, Jakarta, Senin (8/7/2024). ANTARA
BPK Temukan Kementerian BUMN Belum Atur Proses Pencatatan BMN dari Pengadaan dan Hibah

BPK merekomendasikan Sekretaris Kementerian BUMN untuk mengambil langkah pemutakhiran POS pengelolaan BMN terutama pencatatan pengadaan dan hibah


Massa Akamsi Geruduk Kementerian Kominfo, Serukan Ini ke Menteri Budi Arie Setiadi

4 hari lalu

Massa Aliansi Keamanan Siber untuk Rakyat (Akamsi) melakukan demonstrasi di depan Kantor Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), Jakarta Pusat, Rabu, 10 Juli 2024. Dalam aksinya mereka menuntut Menkominfo Budi Arie untuk mundur dari jabatannya menyusul jebolnya Pusat Data Nasional Sementara (PDNS), mengakhiri pembatasan dan pemblokiran informasi, serta represi digital lainnya terkait pelanggaran hak asasi manusia di Papua, dan membahas kembali RUU KKS (Keamanan dan Ketahanan Siber) dengan menjamin pelibatan secara bermakna masyarakat sipil. TEMPO/Martin Yogi Pardamean
Massa Akamsi Geruduk Kementerian Kominfo, Serukan Ini ke Menteri Budi Arie Setiadi

Sekelompok massa dari Aliansi Keamanan Siber untuk Rakyat (Akamsi) mendatangi Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) pada Rabu 10 Juli 2024.