Tangerang Selatan Siapkan 9 Mobil e-KTP

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Government Watchmenuding proyeke-KTP

    Government Watchmenuding proyeke-KTP

    TEMPO.CO, Tangerang Selatan - Pemerintah Kota Tangerang Selatan menyiapkan sembilan unit kendaraan operasional pembuatan KTP elektronik (e-KTP). Mobil keliling ini akan melayani warga langsung di kawasan permukiman.

    "Dengan mobil operasional ini, diharapkan pelayanan program e-KTP dapat berjalan lancar dan dapat melayani warga dengan maksimal," kata Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie, Senin, 12 Maret 2012.

    Menurut Benyamin, mobil operasional tersebut akan mulai berkeliling awal April mendatang. ”Masing-masing kecamatan, satu unit mobil operasional e-KTP,” kata Benyamin.

    Kendaraan operasional tersebut, kata dia, dikhususkan untuk menjangkau warga perumahan dalam pembuatan e-KTP. Sebagian besar wilayah Tangerang Selatan adalah perumahan dalam skala besar dan kecil.

    Kendaraan operasional adalah salah satu perangkat yang disiapkan oleh Pemerintah Kota Tangerang Selatan dalam melaksanakan program penerapan e-KTP yang mulai dijadwalkan di kota hasil pemekaran Kabupaten Tangerang itu, April mendatang.

    Selain kendaraan operasional keliling, menurut Kepala Seksi Pendayagunaan Data dan Informasi Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Tangerang Selatan, Heli Selamat, Pemerintah Kota Tangerang Selatan juga menambah peralatan di setiap kecamatan yang padat penduduk, seperti Ciputat, Pamulang, Pondok Aren, Serpong, dan Serpong Utara.

    ”Dari Kemendagri, setiap kecamatan mendapat dua set perlengkapan e-KTP. Khusus untuk kecamatan padat penduduk, peralatan kami tambah dengan anggaran APBD,” katanya.

    Tangerang Selatan menargetkan wajib e-KTP dapat tuntas September 2012 ini. ”Wajib e-KTP sudah masuk rekam data semua,” katanya. Senin sore ini, kata Heli, Pemerintah Kota Tangerang Selatan juga akan meluncurkan proses perekaman data e-KTP yang pertama kali di Kecamatan Serpong Utara.

    JONIANSYAH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Untung Buntung Status Lockdown akibat Wabah Virus Corona

    Presiden Joko Widodo berharap pemerintahannya memiliki visi dan kebijakan yang sama terkait Covid-19. Termasuk dampak lockdown pada sosial ekonomi.