Perampok Satroni Pengusaha di Depok

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • bradrants.com

    bradrants.com

    TEMPO.CO, Depok - Perampok kembali beraksi di Depok. Kali ini mereka menyatroni rumah mewah Candra Sagita, 53 tahun, pengusaha percetakan di Jalan Kemiri Raya RT 02/07 Desa Kedaung, Kecamatan Sawangan, Jum'at, 4 Mei 2012. Dalam aksinya ini, mereka berhasil menggasak uang Rp 60 juta, 150 gram emas, dua buah kamera genggam, dua telepon genggam, dan Honda Jazz bernomor polisi B 8836 KH.

    "Ciri-cirinya, bertubuh kurus dan berkulit putih. Mereka nggak pakai sendal, mukanya ditutupi kaos. Saya, istri dan adik saya disekap dan diancam pakai golok," kata Candra di Polsek Sawangan, Jum'at, 4 Mei 2012.

    Menurut Candra, Kejadian itu sekitar pukul 02.30 WIB. Candra mengaku tak mendengar suara gaduh atau hal mencurigakan saat pelaku masuk ke rumahnya. Candra kaget saat kamarnya yang berada di lantai satu diketuk oleh adiknya, Imam. "Pas saya buka, ternyata dia sudah diancam," kata Candra.

    Menurut Imam pelaku masuk ke rumah berlantai dua itu dengan cara memanjat tembok yang bersebelahan dengan gudang furniture. Imam tak curiga ada yang mengetuk pintu kamarnya. Akhirnya dua orang perampok masuk kamarnya. "Saya kira yang ngetuk pintu itu abang saya, jadi saya bukain pintu," kata Imam. Kemudian Pelaku meminta Imam untuk menunjukkan letak kamar utama.

    Di ruang tamu ternyata sudah ada empat orang dari mereka yang menunggu sambil memantau situasi. Dua orang yang masuk ke kamar Imam pun menggiring dirinya hingga ke kamar Candra. Imam juga diancam akan dibunuh jika berteriak. "Sampai kamar Candra, saya disuruh ketuk pintu. Pas dibuka, saya langsung didorong dan kami disekap bertiga," kata Imam.

    Mereka bertiga pun disekap dengan tangan diikat dan mulut dibekap. Para perampok yang berjumlah sekitar enam orang itu lalu mengacak-acak kamar Candra. Mereka berhasil membawa uang dan barang-barang berharga tersebut. 

    Usai menguras harta benda Candra, pelaku langsung melarikan diri. Ketiga korban ini mengaku syok dan hanya bisa berdiam diri. Selang satu jam kemudian, ketiganya berusaha membuka ikatan tersebut. "Ikatannya nggak terlalu kencang tapi karena kami diancam makanya kami syok," ujar Imam. 

    Candra dan Imam pun meminta pertolongan warga sekitar dan melaporkan kejadian itu ke Polsek Sawangan. Kepala Polsek Sawangan, Komisaris Wasimin mengatakan, diperkirakan pelaku berusia remaja. "Pelakunya diperkirakan usia remaja. Masih kami selidiki lebih lanjut," kata Wasimin.

    Menurut Wasimin, uang yang digasak perampok adalah uang untuk gaji karyawan. "Korban adalah pengusaha yang memiliki banyak karyawan," katanya.

    ILHAM TIRTA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Peta Bencana Sejumlah Sudut Banjir Jakarta di Akhir Februari 2020

    Jakarta dilanda hujan sejak dini hari Rabu, 25 Februari 2020. PetaBencana.id melansir sejumlah sudut yang digenangi banjir Jakarta hingga pukul 15.00.