DKI Verifikasi Ulang Data Siswa Penerima Kartu Pintar

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kartu Jakarta Pintar. TEMPO/Tony Hartawan

    Kartu Jakarta Pintar. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Dinas Pendidikan DKI Jakarta berencana memverifikasi kembali data siswa penerima Kartu Jakarta Pintar yang berasal dari Pendataan Program Perlindungan Sosial 2011 berdasar Badan Pusat Statistik (BPS) 2010.

    Dalam data itu, siswa miskin yang berhak mendapatkan fasilitas kartu pintar sebanyak 332.465 anak dengan usia mulai dari 7 hingga 18 tahun. "Namun, data ini mengalami pergerakan. Kami perlu memverifikasi data lagi," ujar Kepala Dinas Pendidikan Jakarta, Taufik Yudi Mulyanto, Jakarta, Rabu, 27 Februari 2013.

    Dia mencontohkan, bagi yang berusia 18 tahun, saat ini berarti sudah berusia dua tahun lebih tua. Dengan demikian, berarti sudah tidak masuk kategori yang dapat diberikan fasilitas kartu pintar. Kecuali, siswa berusia 20 tahun, namun masih duduk di bangku SMA. Ada kemungkinan masih memiliki kesempatan untuk mendapatkan fasilitas tersebut.

    Lalu, ada pula yang dua tahun lalu masih berusia 5-6 tahun, namun pada tahun ini sudah memasuki usia yang dapat menerima kartu pintar. Ditambah lagi, Kartu Jakarta Pintar juga tidak hanya diberikan untuk anak yang tinggal di Jakarta. Tetapi juga bisa dirasakan untuk siswa asal Jakarta, namun sekolah di luar Jakarta. Atau dari luar Jakarta, namun sekolah di Jakarta. "Bagaimanapun hasil pendidikan di Jakarta juga ditentukan oleh mereka. Data ini yang sedang diverifikasi," ujarnya.

    Dari anggaran pendidikan yang tersedia tahun ini sekitar Rp 12,5 triliun, kata Taufik, sebanyak Rp 804 miliar akan dialokasikan untuk Kartu Jakarta Pintar. Dia berharap target siswa sebelumnya, yaitu 332.465 anak, dapat dipenuhi pada tahun ini. Dia berharap, sebelum tahun ajaran baru sekitar Agustus mendatang, sudah dapat dibagikan seluruhnya.

    "Targetnya sebelum tahun ajaran baru. Maret ini diproses. Harus dilihat, dikoordinasi dengan SKPD lainnya. Kami akan konsultasi dengan Bappeda, BPKD, Biro Hukum, Biro Umum, Sekda. Namun sebelumnya mesti lapor ke Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta," katanya.

    Kartu Jakarta Pintar, program prioritas Gubernur Joko Widodo, mulai diluncurkan pada 1 Desember 2012. Pada hari itu, sebanyak 3.013 siswa telah menerima kartu yang dikeluarkan oleh PT Bank DKI. Total hingga akhir tahun lalu mencapai 10.266 kartu. Tahun ini, pemerintah daerah menargetkan akan memberikan lebih dari 300 ribu kartu ke siswa dari tingkat SD hingga SMA.

    SUTJI DECILYA

    Baca juga
    Hari Ini, Rekayasa Cuaca Jabodetabek Berakhir

    Sehari 2 Tindak Kriminal di Ciracas Wajar?

    Ketika Pesisir Pantai Tangerang Jadi Lautan Sampah

    Pola Konsumtif Penyebab Masyarakat Mudah Ditipu



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kebijakan Lockdown Merupakan Kewenangan Pemerintah Pusat

    Presiden Joko Widodo menegaskan kebijakan lockdown merupakan wewenang pusat. Lockdown adalah salah satu jenis karantina dalam Undang-undang.