Sering Dirampok, Minimarket Terapkan Keamanan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo

    TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo

    TEMPO.CO, Bekasi - Manajemen PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk menyatakan, pengamanan di seluruh minimarket Alfamart sudah memenuhi standar. Yakni, memasang kamera circuit closed television (CCTV). Pernyataan itu menyusul terjadinya aksi perampokan di beberapa minimarket waralaba di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

    "Semua sudah memenuhi standar," kata Corporate Communication PT Alfaria Trijaya Tbk, Arif Nursandi, Jumat, 20 Desember 2013. 

    Andi mengatakan, selain memasang kamera CCTV, pihaknya telah menjalin kerja sama dengan jajaran kepolisian sektor setempat, Komando Rayon Militer, maupun warga sekitar. Namun, ia tidak memungkiri bahwa jumlah aparat tak semuanya dapat mengatasi seluruh wilayah, termasuk di minimarket Alfamart. "Polisi paling datang hanya patroli," kata dia. (Baca: Lagi, Empat Minimarket Dirampok)

    Andi menganggap perampokan yang marak belakangan ini bersamaan menjelang perayaan Natal dan tahun baru. Karena itu, ia bakal mengevaluasi seluruh minimarket Alfamart di seluruh Indonesia. "Yang biasa setor tiga hari sekali, sekarang menjadi setiap hari," katanya. "Jadi tidak banyak uang yang ada di toko," ujarnya.

    Banyaknya uang yang tersimpan di toko--mencapai puluhan juta--itu diduga menjadi pertimbangan para pelaku kejahatan melakukan aksinya. Karena itu, demi keselamatan para penjaga toko, pihaknya terus melakukan evaluasi ihwal keamanan di seluruh Alfamart. "Kami juga ada pengamanan sendiri dari internal," ujarnya.

    Belakang, perampokan minimarket di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, kembali marak. Dalam dua malam, sedikitnya enam minimarket disatroni perampok bersenjata api. Kerugian diperkirakan mencapai Rp 200 juta lebih. Diduga, pelakunya sama karena modusnya pun sama.

    Namun demikian, pihak kepolisian enggan berasumsi. Peristiwa pertama di dua gerai Alfamart di Kecamatan Cikarang Selatan, dengan eksekutor sebanyak lima orang. Adapun malam berikutnya di Kecamatan Cikarang Barat dan Tambun Selatan, eksekutor tiga orang. Diduga masih ada pelaku lain di luar yang bertugas menjaga lokasi. "Perkiraan pelaku enam orang," kata juru bicara Polresta Bekasi, Ajun Komisaris Bambang Wahyudi.

    ADI WARSONO

    Berita Terpopuler
    Lawan Ahok, Warga Taman Burung Dibeking Komnas HAM 
    Ahok: Selesaikan Jakarta Butuh 10 Tahun 
    Enggan Lawan Ahok, Ada Warga Pilih Dana Kerahiman
    Gowes Jokowi, dari Rumah Dinas Berakhir di Kedai Kopi


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Salip Menyalip Tim Sepak Bola Putra Indonesia Versus Vietnam

    Timnas U-23 Indonesia versus Vietnam berlangsung di laga final SEA Games 2019. Terakhir sepak bola putra meraih emas di SEA Games 1991 di Filipina.