Jokowi Terima Didukung Jadi Capres oleh Masyarakat  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang peserta aksi mengenakan baju bergambar Joko Widodo saat deklarasi oleh Barisan Relawan Jokowi  Presiden di Kawasan Bundaran HI Jakarta (16/2). Kegiatan yang diikuti ratusan peserta tersebut untuk mendukung Jokowi sebagai calon presiden pada pemilu 2014. ANTARA/Wahyu Putro A

    Seorang peserta aksi mengenakan baju bergambar Joko Widodo saat deklarasi oleh Barisan Relawan Jokowi Presiden di Kawasan Bundaran HI Jakarta (16/2). Kegiatan yang diikuti ratusan peserta tersebut untuk mendukung Jokowi sebagai calon presiden pada pemilu 2014. ANTARA/Wahyu Putro A

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mengaku menerima dukungan dari masyarakat untuk maju sebagai calon presiden. Belakangan ini di pelbagai daerah dukungan untuk Jokowi mencalonkan diri semakin kuat. (Baca: Peta Dukungan Jokowi Jadi Capres).

    "Saya kan tidak bisa menolak, tapi saya juga tidak pernah minta dukungan kan?" kata Jokowi di Balai Kota pada Kamis, 13 Maret 2014. Menurut Jokowi, semua dukungan ini merupakan bagian dari demokrasi. (Baca: Seniman Yogyakarta Dukung Jokowi Nyapres).

    Lantas, apakah dengan banyaknya dukungan ini Jokowi siap maju? "Kalau itu tanyakan ke Ibu Ketua Umum," ujar Jokowi ketika ditanya wartawan. Jokowi merujuk pada Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan.

    Jokowi mengaku masih berkonsentrasi bekerja membenahi Jakarta. Tindakannya mengumpulkan ribuan PNS DKI Jakarta dua kali pada pekan ini, menurut dia, juga tak ada hubungannya dengan kabar pencalonan dirinya. "Apa tadi saya pamit?" katanya.

    ANGGRITA DESYANI

    Terpopuler
    Twitter: Foto dan Video Lebih Banyak Dapat Retweet 
    Michael Schumacher Tunjukkan Tanda Membaik
    Di Pelukan Ibu Ade Sara, Dua Wanita ini Menangis Minta Maaf 
    8 Hal Membingungkan Soal Pesawat Malaysia Airlines
    Di KPK, Ruhut Ungkap Aset Anas di PT Panahatan  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Donald Trump dan Para Presiden AS yang Menghadapi Pemakzulan

    Donald Trump menghadapi pemakzulan pada September 2019. Hanya terjadi dua pemakzulan terhadap presiden AS, dua lainnya hanya menghadapi ancaman.