Koridor Layang untuk Transjakarta Selesai 2016  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon penumpang menunggu bus TransJakarta di Halte Grogol 12 Mei Reformasi, Jakarta, (10/11). Nama Baru Terminal-Halte Grogol Tranjakarta 12 Mei Reformasi ini dilakukan untuk mengenang peristiwa demonstrasi besar-besaran para mahasiswa pada 12 Mei 1998. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    Calon penumpang menunggu bus TransJakarta di Halte Grogol 12 Mei Reformasi, Jakarta, (10/11). Nama Baru Terminal-Halte Grogol Tranjakarta 12 Mei Reformasi ini dilakukan untuk mengenang peristiwa demonstrasi besar-besaran para mahasiswa pada 12 Mei 1998. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.CO , Jakarta: Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Muhammad Akbar mengatakan tahun ini pembangunan fisik dari jalan layang Transjakarta akan dimulai. Sekarang ini prosesnya sedang dilaksanakan oleh Dinas Pekerjaan Umum DKI Jakarta, kata dia.

    "Sementara ini di Dinas PU sudah ada anggaran untuk satu koridor," kata Akbar di Balai Kota Jakarta, Selasa, 25 Maret 2014. "Sekarang sedang disiapkan dokumen lelangnya."

    Menurut Akbar, jalan layang bagi Transjakarta ini akan dibangun pertama kali untuk koridor 13 Ciledug-Blok M. "Panjangnya sekitar 20 kilometer, dengan tinggi sekitar 10 meter," kata dia. Dia mengatakan, di jalan tersebut pun akan tersedia halte-halte pemberhentian yang akan dihubungkan dengan eskalator. Namun, Akbar tak mengetahui anggaran untuk pembangunan infrastruktur jalan layang tersebut. "Itu dilaksanakannya sama PU, kami yang akan mengoperasionalkannya nanti," kata dia.

    Ditargetkan pembangunan koridor tersebut bisa diselesaikan dalam waktu dua tahun, , kata Akbar. "Tahun 2016 sudah siap." (Baca juga: Jokowi Siapkan Lelang Tiga Koridor Busway)

    Pada tahun ini, Pemprov DKI Jakarta telah menjanjikan pembangunan tiga koridor baru Transjakarta. Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mengatakan proses lelang sedang disiapkan dan pembangunan fisik akan segera dilakukan tahun ini dengan multiyears. Koridor tersebut adalah rute Ciledug-Blok M, Kalimalang-Blok M, dan Manggarai-Depok. (Baca: Bus Sumbangan Kembali Terhambat, Ahok Kesal Lagi)

    NINIS CHAIRUNNISA



    Berita Lainnya:
    Cuit Putri Kru MH370: Tuhan Lebih Sayang Kamu, Daddy
    Pengacara: SBY Beri Anas Rp 250 Juta untuk Harrier  
    Kata Akbar Tandjung Soal Ical Peluk Boneka


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.