Rel Retak, Kereta Tertahan di Citayam-Bojong  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • ANTARA/Paramayuda

    ANTARA/Paramayuda

    TEMPO.CO, Jakarta - Perjalanan KRL Commuter Jabodetabek jurusan Jakarta-Bogor sempat terganggu di antara Stasiun Citayam-Bojong Gede karena ada bagian rel yang retak. Kereta bernomor 1160 itu tertahan di jalur 2 Stasiun Citayam.

    Kepala Humas Daerah Operasi I PT Kereta Api Indonesia Agus Komarudin mengatakan gangguan terjadi sekitar pukul 16.50. Gangguan tersebut dapat segera ditangani, meski hingga saat ini masih belum diketahui penyebab utamanya. "Penyebab masih diselidiki, tapi kereta sudah bisa berjalan sejak pukul 17.28," kata Agus saat dihubungi Tempo, Selasa, 13 Januari 2015.

    Berdasarkan prosedur standar operasi, Agus menjelaskan, kereta masih boleh melalui rel yang mengalami gangguan minor dengan melambatkan kecepatan. "Tadi kereta masih bisa jalan dengan kecepatan 5 kilometer per jam, tapi nanti perlahan-lahan kecepatannya bisa ditingkatkan," ujar Agus.

    Agus menyampaikan permohonan maaf kepada penumpang yang perjalanannya terhambat karena peristiwa tersebut. "Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini, tapi secepat mungkin ini segera ditangani," kata Agus.

    Sebelumnya, informasi gangguan ini disampaikan oleh akun Twitter resmi @CommuterLine: "Jam 16.50 di km antara Citayam-Bojong Gede kedapatan rel patah. KA tertahan: 1160 jalur II Citayam."

    AISHA SHAIDRA



    Berita Lainnya:
    Budi Gunawan Tersangka, NasDem: Bermuatan Politis
    Dari Inggris, Dua Lutung Dilepas di Batu
    Pabrik Baru Pusri Mulai Berproduksi Akhir Tahun
    Dimana Lokasi Pembayaran Asuransi Air Asia?


  • KRL
  •  

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Pilkada Langsung, Melalui DPRD, dan Asimetris

    Tito Karnavian tengah mengkaji sejumlah pilihan seperti sistem pilkada asimetris merupakan satu dari tiga opsi yang mungkin diterapkan pada 2020.