Ketua DPRD Menilai Malas, PPSU Ramai-Ramai Membantah

Reporter

Selasa, 25 Juli 2017 08:18 WIB

Petugas kebersihan membersihkan lumpur yang memenuhi selokan di depan SMA Negeri 8 Jakarta, akibat banjir yang merendam kawasan Bukit Duri, Jakarta Selatan, 22 Februari 2017. TEMPO/Febri Husen

TEMPO.CO, Jakarta - Pekerja Penanganan Sarana dan Prasarana Umum (PPSU) ramai-ramai membantah penilaian Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetio Edi Marsudi yang menganggap buruk kinerja mereka. PPSU dari kelurahan Menteng, Jakarta Pusat, Adit, mengaku tak paham penilaian Prasetio. "Ada banyak sampah atau ada bukti yang membuat (kinerja) PPSU (dianggap) menurun?" kata Adit menanggapi masalah kebersihan di wilayah kerjanya.

Presetio mempersoalkan kinerja PPSU di Kelurahan Menteng, Tanah Tinggi, Johar Baru dan Tebet. "Sekarang kok PPSU agak malas-malasan," kata Prasetio di Balai Kota DKI, Senin, 24 Juli 2017. Padahal, kata dia, PPSU andalan pemerintah daerah.

Prasetio meminta Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat, wali kota, lurah, serta camat untuk meningkatkan kinerja PPSU yang disebut juga dengan Tim Oranye itu. "Mungkin saat Pak Prasetio berkunjung, PPSU bidang Persada sedang tidak ada," ujar Adit.

Baca:
Djarot Saiful Hidayat Perintahkan Lurah dan Camat Awasi PPSU
Ketua DPRD DKI: Sekarang Kok PPSU Agak Malas-malasan

Oky Maulana dari kelurahan Kembangan Utara, Jakarta Barat, menyangsikan penilaian Prasetio. "Jangan pandang kami PPSU hanya sebelah mata atau hanya dari satu wilayah saja."

Romy dari kelurahan Roa Malaka, Jakarta Barat, mempertanyakan parameter penilaian Prasetio kepada PPSU. "Pengamatannya berdasarkan apa?” Ia merasa kinerjanya sama seperti sebelumnya, yakni tetap intens bekerja, terus berupaya solid, dan konsisten terhadap pekerjaan. “Kalau ada yg malas, pastilah segelintir oknum."

S. Ali dari kelurahan Kedoya Selatan, Jakarta Barat, sependapat dengan Romy. "Tetap giat setiap hari," kata Ali sambil memperlihatkan beberapa foto saat ia beserta rekan-rekannya bekerja.

Baca juga:
Penolak Reklamasi akan Adukan Pengembang Pulau C dan D ke KLHK
Terungkap Motif Pembunuhan Istri WN Jepang di Lippo Cikarang

Sedang, Iwan dari kelurahan Kapuk, Jakarta Barat menerima penilaian Prasetio sebagai kritik membangun. Ia mengakui ada anggota PPSU yang malas. “Semangat menurun begitu melihat pergantian kepemimpinan, apalagi ada rumor pengurangan (anggota PPSU)," kata Iwan yang menghubungkan kinerja PPSU dengan peristiwa politik di DKI Jakarta.

Sedangkan Landong dari kelurahan Tebet Timur, Jakarta Selatan, pasrah. "Ya, harus bilang apa?” Namun menurut dia, pekerjaan itu digarap banyak orang. Jika ada yang malas, semuanya akan tampak malas meski sebenarnya banyak yang sudah bekerja semaksimal mungkin.


MARIA FRANSISCA

Berita terkait

Petugas PPSU Temukan Mayat Laki-laki Mengambang di BKT Jakarta Timur

7 November 2023

Petugas PPSU Temukan Mayat Laki-laki Mengambang di BKT Jakarta Timur

Petugas PPSU menemukan mayat laki-laki mengambang di Banjir Kanal Timur (BKT), Jakarta Timur hari ini.

Baca Selengkapnya

4 Kelurahan Belum Punya Puskesmas, Dinas Kesehatan DKI Kerja Sama dengan Klinik Kimia Farma

4 Oktober 2023

4 Kelurahan Belum Punya Puskesmas, Dinas Kesehatan DKI Kerja Sama dengan Klinik Kimia Farma

Dinas Kesehatan DKI sedang mencari lahan untuk pembangunan puskesmas di kelurahan yang belum memilikinya.

Baca Selengkapnya

Petugas PPSU Selamatkan Wanita yang Diduga Mau Bunuh Diri

21 September 2023

Petugas PPSU Selamatkan Wanita yang Diduga Mau Bunuh Diri

Seorang wanita diduga hendak bunuh diri dengan menceburkan diri ke Kanal Banjir Timur

Baca Selengkapnya

Kasus Staf Kelurahan Paksa Petugas PPSU Utang Pinjol, Wali Kota Jakarta Utara Bentuk Tim Pelanggaran Disiplin

3 Agustus 2023

Kasus Staf Kelurahan Paksa Petugas PPSU Utang Pinjol, Wali Kota Jakarta Utara Bentuk Tim Pelanggaran Disiplin

Wali Kota Jakarta Utara Ali Maulana Hakim menyatakan temuan pelanggaran disiplin dalam kasus PPSU dipaksa utang pinjol itu akan dilaporkan ke BKD.

Baca Selengkapnya

Staf Kelurahan yang Paksa Petugas PPSU Utang Pinjol Sudah Dinonaktifkan, Heru Budi: Diperiksa Inspektorat

21 Juli 2023

Staf Kelurahan yang Paksa Petugas PPSU Utang Pinjol Sudah Dinonaktifkan, Heru Budi: Diperiksa Inspektorat

Kepala Seksi Ekonomi dan Pembangunan Kelurahan Kelapa Gading Barat Marihot Hutagalung dinonaktifkan karena diduga paksa petugas PPSU utang pinjol.

Baca Selengkapnya

Petugas PPSU Dipaksa Utang Pinjol, Inspektorat DKI Periksa Camat dan Lurah Kelapa Gading

18 Juli 2023

Petugas PPSU Dipaksa Utang Pinjol, Inspektorat DKI Periksa Camat dan Lurah Kelapa Gading

Inspektorat Provinsi DKI Jakarta memeriksa Camat Kelapa Gading dan Plt Lurah Kelapa Gading Barat atas kasus petugas PPSU dipaksa utang pinjol.

Baca Selengkapnya

Jumlah Korban Kebakaran Tambora Bertambah, Ini Data dari Polsek Setempat

9 Juli 2023

Jumlah Korban Kebakaran Tambora Bertambah, Ini Data dari Polsek Setempat

Data semula yang menyebut antara lain jumlah 69 rumah yang hangus dalam kebakaran di Tambora, Sabtu malam.

Baca Selengkapnya

Top Metro: Modus Akali PPDB Zonasi, 13 Kambing Dicuri Tersisa Jeroan, PPSU Dipaksa Utang Pinjol

8 Juli 2023

Top Metro: Modus Akali PPDB Zonasi, 13 Kambing Dicuri Tersisa Jeroan, PPSU Dipaksa Utang Pinjol

Modus mengakali PPDB Zonasi ditemukan di Kota Bogor yaitu dengan menggunakan alamat rumah kosong yang dekat sekolah

Baca Selengkapnya

Petugas PPSU Dipaksa Utang Pinjol, Heru Budi Perintahkan Pemkot dan Inspektorat Periksa Staf Kelurahan

7 Juli 2023

Petugas PPSU Dipaksa Utang Pinjol, Heru Budi Perintahkan Pemkot dan Inspektorat Periksa Staf Kelurahan

Plt Lurah Kelapa Gading sudah klarifikasi ke staf Kelurahan yang disebut memaksa petugas PPSU utang ke pinjol dan koperasi simpan pinjam.

Baca Selengkapnya

Petugas PPSU Dipaksa Utang ke Pinjol oleh Staf Kelurahan Kelapa Gading Barat

7 Juli 2023

Petugas PPSU Dipaksa Utang ke Pinjol oleh Staf Kelurahan Kelapa Gading Barat

Petugas PPSU mengaku dipaksa meminjam uang ke pinjol dengan data pribadi mereka. Lalu uangnya dipakai oleh staf Kelurahan Kelapa Gading Barat.

Baca Selengkapnya