Risma Masuk Jakarta Temui Arek-arek Suroboyo

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini (kedua kiri) bersama  Dirjen Kerja Sama ASEAN (KSA) Kemenlu Jose Tavares (kedua kanan), Dubes Korsel untuk ASEAN Suh Jeong-In (kiri) dan Graduate School of International and Area Studies of Hankuk of Foreign Studies Soe Jeongmin (kanan) saat pembukaan East Asia Summit Regional Seminar di Surabaya, Jawa 5 Deember 2016. Seminar ini bertajuk  Capacity Building to Prevent and Counter Violent Extremism. ANTARA/Zabur Karuru

    Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini (kedua kiri) bersama Dirjen Kerja Sama ASEAN (KSA) Kemenlu Jose Tavares (kedua kanan), Dubes Korsel untuk ASEAN Suh Jeong-In (kiri) dan Graduate School of International and Area Studies of Hankuk of Foreign Studies Soe Jeongmin (kanan) saat pembukaan East Asia Summit Regional Seminar di Surabaya, Jawa 5 Deember 2016. Seminar ini bertajuk Capacity Building to Prevent and Counter Violent Extremism. ANTARA/Zabur Karuru

    TEMPO.CO, Jakarta - Setelah Pemilihan Kepala Daerah DKI Jakarta, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini atau Risma akan datang ke Jakarta. Risma dijadwalkan membuka Festival Kuliner Suroboyo, yang akan digelar di Nifarro Park, Jalan Raya Pasar Minggu, Jakarta Selatan, pada 3-4 November 2017.

    “Bu Risma berkenan hadir di acara kami,” kata Thonthowi Dj, perwakilan Kharisma Enterprise, penyelenggara Festival Kuliner Surabaya, dalam siaran pers pada Minggu, 22 Oktober 2017.

    BacaAnak Wali Kota Risma Datang ke Rumah Megawati, Ada Apa?

    Menurut Thontowi, Risma tak hanya membuka acara. Kepala daerah wanita tersebut sekaligus bersilaturahmi dengan warga Jakarta dan sekitarnya, yang berasal dari Surabaya serta Jawa Timur. Risma pun akan bertemu dengan pengurus Surabaya Community, paguyuban arek-arek Surabaya yang berada di Jakarta.

    “Festival kuliner ini hasil kolaborasi dengan Surabaya Community,” ujarnya.

    Festival Kuliner Suroboyo akan menampilkan hampir semua makanan dan minuman khas Surabaya serta Jawa Timur. Beberapa di antaranya rujak uleg/rujak cingur, rawon, soto ayam, lontong balang, lontong semangi, lontong kupang, sego goreng Suroboyo, urap-urap, tahu campur, tahu tek/telor, nasi krawu, jajanan putu, klepon, penyetan iwak pe, minuman beras kencur, kunyit asam, dan STMJ (susu, telor, madu, jahe).

    Ketua Bidang Seni dan Budaya Surabaya Community Restu Fortuna mengatakan Festival Kuliner Suroboyo juga akan dimeriahkan beberapa musisi dan komunitas dari Surabaya dan Jawa Timur, seperti Rere Grass Rock, Edi Kemput Grass Rock, Noldy (eks gitaris Ucok AKA), serta Piyu Padi. “Sejumlah musisi asal Surabaya akan hadir dan tampil,” ucapnya.

    Adapun Sekretaris Jenderal Surabaya Community Faizul Uqbah Al Anshori menilai Risma memiliki perhatian yang tinggi terhadap pelestarian masakan khas asal Surabaya. Sejak 2014, Risma terus berupaya mematenkan kuliner khas Surabaya, antara lain rujak uleg (rujak cingur), lontong balap, semanggi, soto ayam Surabaya, dan rawon.

    “Kami mendukung upaya Bu Risma untuk mematenkan kuliner tersebut,” tuturnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polemik Aturan Ketenagakerjaan Dalam RUU Cipta Kerja

    Perubahan aturan ketenagakerjaan menurut pemerintah harus dilakukan agar mengundang investasi.