Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Kejati Bali Periksa Tujuh Saksi soal Dugaan Bendesa Adat Peras Investor

image-gnews
Penyidik Kejaksaan Tinggi Bali menangkap Bendesa Adat Berawa, Bali, Ketut Riana, dalam operasi tangkap tangan (OTT) kasus pemerasan terhadap investor, di Resto Cassa Eatry, Jalan Raya Puputan, Nomor 178, Renon, Denpasar Timur, Kamis, 2 Mei 2024. Dok. Kejati Bali
Penyidik Kejaksaan Tinggi Bali menangkap Bendesa Adat Berawa, Bali, Ketut Riana, dalam operasi tangkap tangan (OTT) kasus pemerasan terhadap investor, di Resto Cassa Eatry, Jalan Raya Puputan, Nomor 178, Renon, Denpasar Timur, Kamis, 2 Mei 2024. Dok. Kejati Bali
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Kejaksan Tinggi atau Kejati Bali memeriksa tujuh saksi dalam kasus operasi tangkap tangan atau OTT terhadap Bendesa Adat Bali, Ketut Riana, hari ini, Rabu, 8 Mei 2024. Ketut Riana ditangkap atas dugaan memeras investor NA.

"Hari ini tujuh orang saksi diperiksa. Baik yang dijadwalkan hari ini maupun saksi berhalangan hadir di hari sebelumnya atau saksi yang diperiksa lanjutan," kata Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Bali, Putu Agus Eka Sabana, saat dihubungi melalui aplikasi perpesanan, Rabu, 8 Mei 2024.

Ketujuh saksi yang diperiksa itu berasal dari Bendesa Adat Berawa, Badung, Bali, Dinas Kebudayaan Kabupaten Badung, dan Dinas Pemajuan Masyarakat Adat Bali.

Namun, dia belum merincikan berapa orang dari dinas dan berapa Bendesa Adat Berawa yang menjalani pemeriksaan perihal pemerasan dalam kasus investasi tersebut. "Saya belum dapat data detail saksi yang hadir dan diperiksa hari ini," tutur Agus.

Agus menjelaskan, sebelumnya Kejati Bali telah memeriksa lima orang. Kelima orang ini dari dua dinas dan Bendesa Adat Berawa. Pemeriksaan itu berlangsung kemarin, Selasa, 7 Mei 2024. "Yang kemarin sudah diperiksa," ucap dia.

Di Bali, calon investor mesti mendapat rekomendasi dari Bendesa Adat setempat agar bisa menjalankan kegiatan investasi, seperti mendirikan villa, hotel, dan jenis kegiatan lain. Bendesa Adat menjadi penentu lolosnya sebuah izin investasi di kawasan desa wisata dan adat.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Rekomendasi ini nantinya menjadi modal bagi investor untuk mengajukan perizinan ke pemerintah daerah, notaris, mengurus Amdal, dan persyaratan lain.

Dalam kasus ini, Ketut Riana diduga meminta uang pelicin sebesar Rp10 miliar kepada AN agar rekomendasi itu keluar. AN diduga dua kali menyerahkan uang kepada KR. Pertama uang sebesar Rp50 juta, kedua Rp100 juta.

Tanpa rekomendasi dari Bendesa Adat, pemerintah daerah tak bisa memproses perizinan kegiatan investasi di Bali. “Di sini krusialnya. Setiap desa menjadi kewenangannya (Bendesa Adat),” ujar Agus.

Pilihan Editor: Polisi Proses Laporan Rektor Unri Terhadap Mahasiswa yang Kritik Biaya Kuliah

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Jokowi Beberkan Alasan Obral HGU IKN Hampir Dua Abad: Kita Ingin OIKN Betul-betul Diberi Kewenangan..

1 jam lalu

Presiden Jokowi bertolak ke Uni Emirat Arab dari Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Selasa, 19 Juli 2024. TEMPO/Daniel A. Fajri
Jokowi Beberkan Alasan Obral HGU IKN Hampir Dua Abad: Kita Ingin OIKN Betul-betul Diberi Kewenangan..

Jokowi membeberkan alasan di balik keputusannya memberikan Hak Guna Usaha (HGU) 190 tahun bagi investor di IKN.


Jokowi Sebut IKN Mimpi Besar: Jangan Bayangkan 17 Agustus Jadi Semua

1 jam lalu

Presiden Jokowi melakukan peletakan batu pertama atau groundbreaking pembangunan Gedung Kantor PT Bank Mandiri (Persero) di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, hari ini, Kamis, 29 Februari 2024. Foto: dokumentasi Biro Pers Sekretariat Presiden.
Jokowi Sebut IKN Mimpi Besar: Jangan Bayangkan 17 Agustus Jadi Semua

Presiden Jokowi mengatakan bahwa pembangunan IKN memang tidak akan selesai dalam waktu dua atau tiga tahun.


ASEF BOG Meeting ke-45: Indonesia sebagai Tuan Rumah Perkuat Kerja Sama Internasional, Lebih 50 Gubernur Asia-Eropa Hadir

19 jam lalu

Indonesia menjadi tuan rumah bagi Asia-Europe Foundation (ASEF) Board of Governors (BOG) Meeting ke-45 yang berlangsung di Bali. Infomed Kemlu - Okta
ASEF BOG Meeting ke-45: Indonesia sebagai Tuan Rumah Perkuat Kerja Sama Internasional, Lebih 50 Gubernur Asia-Eropa Hadir

Indonesia menjadi tuan rumah ASEF Board of Governors' Meeting ke-45 di Bali, untuk memperkuat kerja sama internasional antara Asia dan Eropa.


Bali Punya Banyak Hari Libur, Kenapa?

23 jam lalu

Ribuan siswa menyanyikan lagu Cinta Bangga Paham Rupiah saat Pencatatan Rekor MURI Edukasi Cinta Bangga Paham Rupiah melalui Lagu dan Pagelaran Tari Legong oleh Pelajar Terbanyak di SMP Negeri 2 Denpasar, Bali, Kamis 2 Mei 2024. Kegiatan yang digelar oleh Bank Indonesia berkolaborasi dengan Pemkot Denpasar tersebut melibatkan 246 sekolah dari TK, SD hingga SMP se-Kota Denpasar untuk rekor MURI menyanyi lagu Cinta Bangga Paham Rupiah diikuti oleh 85.083 pelajar dan guru, serta untuk rekor MURI Tari Legong yang diikuti oleh 5.027 siswi se-Denpasar sekaligus memperingati Hari Pendidikan Nasional. ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo
Bali Punya Banyak Hari Libur, Kenapa?

Bali memilki hari libur yang lebih banyak bedasarkan kalender Bali dibandingkan daerah lain. Kapan saja?


Jokowi Obral HGU IKN hingga 190 Tahun, Zulhas: Lahan Tetap Milik Negara, Kan Namanya Hak Guna..

1 hari lalu

Kunjungan Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan ke Sentra Rendang Asese, Kota Padang, Minggu, 7 Juli 2024. Saat kunjungan tersebut Zulkifli Hasan juga melakukan dialog dengan pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). TEMPO/Fachri Hamzah.
Jokowi Obral HGU IKN hingga 190 Tahun, Zulhas: Lahan Tetap Milik Negara, Kan Namanya Hak Guna..

Zulhas angkat bicara soal aturan HGU untuk lahan di IKN sampai 190 tahun dalam Perpres Nomor 75 Tahun 2024.


Imigrasi Dalami Pelanggaran Izin Tinggal 10 WNA Cina yang Ditangkap di Bali

1 hari lalu

Ilustrasi petugas imigrasi. Dok. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat
Imigrasi Dalami Pelanggaran Izin Tinggal 10 WNA Cina yang Ditangkap di Bali

Pihak imigrasi masih melakukan penyelidikan terhadap 10 WNA Cina yang ditangkap di Bali. Opsinya akan diproses hukum atau dideportasi.


Otorita IKN Klaim Kantongi 421 Surat Minat Investasi di Ibu Kota Baru

3 hari lalu

Arsitektur  Istana Kepresidenan di IKN karya Nyoman Nuarta. (Dok. Nyoman Nuarta)
Otorita IKN Klaim Kantongi 421 Surat Minat Investasi di Ibu Kota Baru

Otorita IKN mengklaim sudah mengantongi 421 letter of intent (LoI) atau surat minat investasi dari investor.


Infinity8 Bali Hadirkan Solusi Meeting Unik dan Produktif

3 hari lalu

Hotel Infinity8 Bali
Infinity8 Bali Hadirkan Solusi Meeting Unik dan Produktif

Infinity8 Bali menawarkan berbagai pilihan tema meeting unik dan seru yang akan membuat acara Anda jauh dari kata membosankan.


KPU Bali Ajak Parpol Tak Gunakan Baliho di Pilkada 2024, Begini Respons Gerindra

3 hari lalu

Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi Bali I Dewa Agung Gede Lidartawan saat menerima kunjungan awak media di kantor KPU Provinsi Bali di Denpasar, Bali, Sabtu, 5 November 2022 [Tempo/Eka Yudha Saputra]
KPU Bali Ajak Parpol Tak Gunakan Baliho di Pilkada 2024, Begini Respons Gerindra

Gerindra menyambut baik rencana KPU Bali dan merasa tidak sulit mengarahkan konstituen hingga di tingkat terbawah.


Diduga Alami Bali Belly, Wisatawan Australia Kejang dan Dievakuasi dari Bali

4 hari lalu

Wisatawan mancanegara menikmati keindahan pura saat mengunjungi objek wisata Pura Taman Ayun, Badung, Bali, Senin, 18 Maret 2024. Pulau Bali kembali dinobatkan sebagai salah satu destinasi wisata terbaik di dunia dengan memperoleh predikat The Best Island dalam DestinAsian Readers' Choice Awards. ANTARA/Nyoman Hendra Wibowo
Diduga Alami Bali Belly, Wisatawan Australia Kejang dan Dievakuasi dari Bali

Ibu wisatawan itu yakin kejang disebabkan oleh rendahnya kadar natrium yang dipicu oleh Bali belly, alias diare pelancong.