Anies Baswedan Pasang Wall of Fame di Trotoar Sudirman-Thamrin

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kontraktor Terbatas, Anggaran Trotoar Dipangkas

    Kontraktor Terbatas, Anggaran Trotoar Dipangkas

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berencana memasukkan desain wall of fame dalam rencana pembangunan trotoar di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman dan M.H. Thamrin. Sebelumnya, Anies meminta satuan kerja perangkat daerah (SKPD) terkait membongkar rancangan pembangunan trotoar yang sudah dibuat pada era Djarot Saiful Hidayat, gubernur terdahulu.

    "Ada namanya wall of fame. Nanti, kalau sudah jadi desainnya saja, lebih gampang (menjelaskannya)," ujarnya di Balai Kota Jakarta, Kamis, 9 November 2017.

    Dalam desain wall of fame itu, kata Anies, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan memajang foto serta nama atlet berprestasi dan telah mengharumkan nama Indonesia, khususnya di kawasan Senayan, Jakarta Pusat. Dalam papan itu, juga akan ada cerita, sejarah, dan perjalanan setiap atlet yang namanya dipasang di wall of fame. "Itu diberikan kesempatan untuk waktu-waktu tertentu bisa berinteraksi dengan warga," ucapnya.

    Baca: Anies Rombak Rancangan Trotoar Sudirman-Thamrin Warisan Djarot

    Anies mempunyai gagasan tersendiri dalam perombakan rancangan pembangunan trotoar di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman-M.H. Thamrin. Menurut Anies, trotoar harus dijadikan tempat untuk interaksi sosial bagi pejalan kaki. Ia juga menginginkan ada kegiatan masyarakat yang positif di sepanjang jalan itu.

    Ia juga meminta harus ada penyesuaian rancangan trotoar yang dulu dengan saat ini. Menurut Anies, jangan sampai trotoar hanya dijadikan sebagai tempat masyarakat berlalu lalang. Ia berharap trotoar bisa dijadikan tempat untuk berinteraksi, baik di bidang ekonomi, budaya, maupun sosial.

    Pemerintah DKI Jakarta akan merestorasi besar-besaran trotoar di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman-M.H. Thamrin. Proyek restorasi trotoar yang dinamai Trotoar Kita itu akan selesai pada Juli 2018.

    Restorasi trotoar tersebut sekaligus mempersiapkan Asian Games 2018. Pembangunan tersebut akan menggunakan anggaran sisa uang nilai koefisien lantai bangunan Simpang Susun Semanggi Rp 219 miliar dari PT Keppel Land dan PT Mitra Panca Persada.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona COVID-19 Hantam Ekonomi Indonesia pada Maret 2020

    Dampak Virus Korona terhadap perekonomian Indonesia dipengaruhi kondisi global yang makin lesu. Dunia dihantam coronavirus sejak Desember 2019.