Kalah di Lomba Danau Sunter, Sandiaga Uno Akan Bersihkan 12 Danau

Reporter:
Editor:

Untung Widyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Detik-detik saat Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti meraih bendera finish pertama dalam lomba adu cepat dalam Festival Danau Sunter, Jakarta Utara, 25 Februari 2018. TEMPO/Maria Fransisca Lahur.

    Detik-detik saat Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti meraih bendera finish pertama dalam lomba adu cepat dalam Festival Danau Sunter, Jakarta Utara, 25 Februari 2018. TEMPO/Maria Fransisca Lahur.

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengakui kekalahannya dari Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti dalam lomba adu cepat di Danau Sunter, Jakarta Utara.

    Sebagai konsekuensi kekalahannya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan membersihkan danau lain yang berada di Jakarta.

    Baca juga: Sandi Vs Susi di Danau Sunter, Anies Baswedan Yakin Wakilnya Oke

    “Nanti akan bersihkan 12 danau dan perairan Kepulauan Seribu dalam lima tahun,” ujar Sandiaga di Festival Danau Sunter, Jakarta Utara, pada Minggu, 25 Februari 2018.

    Sebelumnya, Sandiaga  menantang Susi pada Januari lalu untuk melintasi Danau Sunter. “Saya lawan Bu Susi. Bu Susi rencananya paddling, saya berenang," ucapnya di Balai Kota DKI pada Rabu, 3 Januari 2018.

    Tantangan Sandiaga  menyusul pernyataan Susi yang membandingkan keindahan Danau Sunter dengan Danau Jenewa, Swiss. Susi ke Jenewa pada akhir November 2017 untuk mengikuti Forum Tahunan Bisnis dan Hak Asasi Manusia di kantor Perserikatan Bangsa-bangsa.

    Wali Kota Jakarta Utara Husein Murad mengatakan Festival Danau Sunter menarik minat warga untuk menonton. Dia memprediksi lebih dari 10 ribu orang datang menonton. Dia mengacu pada lomba bakar ikan di Danau Sunter, yang berhasil menyedot warga.

    "Apalagi sekarang masyarakat sudah mendapat informasi akan ada perlombaan seru. Pasti akan lebih ramai lagi," tuturnya.

    Simak juga: Bos Danau Sunter Jagokan Menteri Susi Menang Lawan Sandiaga Uno

    Ketika berkeliling danau dengan landing craft vehicle personnel milik Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL), Husein melihat air masih keruh. Namun dia tak khawatir karena air aman secara kesehatan sesuai dengan hasil laboratorium.

    Dalam Festival Danau Sunter, TNI AL mendatangkan empat landing craft vehicle personnel dari KRI Amboina, yang tengah bersandar di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

    Baca: Mengenal Olahraga Paddling, Favorit Menteri Susi Pudjiastuti


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.