Sistem Tiket Pertandingan Timnas U-23 Diubah, Begini Jadinya

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ribuan suporter Timnas Indonesia antre beli tiket offline di Stadion Patriot Bekasi, 17 Agustus 2018. Tempo/adi warsono

    Ribuan suporter Timnas Indonesia antre beli tiket offline di Stadion Patriot Bekasi, 17 Agustus 2018. Tempo/adi warsono

    TEMPO.CO, Bekasi – Panitia pelaksana Asian Games 2018 (Inasgoc) mengubah sistem tiket penonton pertandingan sepak bola Timnas U-23. Para penonton tak perlu lagi antre menukar tiket yang dibeli secara online untuk pertandingan yang sudah memasuki babak 16 besar itu.

    Baca:
    Tak Sampai Sejam, Tiket Termurah Timnas U-23 Asian Games Ludes 

    Perubahan diharapkan mampu menekan penumpukan penontont di pintu-pintu masuk stadion. Pemandangan ini terjadi di laga-laga Timnas U-23 sebelumnya di Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi.

    Perubahan diberlakukan menjelang pertandingan di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jumat 24 Agustus 2018. Timnas Indonesia dijadwalkan akan kembali berlaga menghadapi Uni Emirat Arab di babak 16 besar.

    "Tidak ada penukaran tiket online, pemegang tiket online langsung bisa masuk," kata Kepala Polres Metro Bekasi, Komisaris Besar Candra Sukma Kumara.

    Untuk memasuki stadion, penonton atau para pendukung masing-masing tim cukup menunjukkan print out yang terdapat barcode berikut identitas diri kepada petugas. Perubahan tak disertai pengenduran pengawasan.  

    Baca:
    Loket Badminton Asian Games Hanya Buka Online, Calo Tiket Muncul

    Penonton tak diperbolehkan membawa barang yang dapat menimbulkan kericuhan seperti botol plastik, kembang api, rokok, korek, dan lainnya. Pemeriksaan, kata Candra, dibagi menjadi tiga lapis, yaitu gerbang masuk pertama, masuk stadion, dan di dalam stadion.

    Seorang supporter Timnas U-23, Adinda, 25 tahun menilai bahwa sistem tiket yang baru lebih efektif, karena hanya menunjukkan tiket yang dibeli secara online dan identitas diri. "Kalau sebelumnya, harus tukar dulu dengan tiket yang dikeluarkan panitia," ujar warga Kota Bekasi ini.

    Penukaran tiket ini menyebabkan antrean panjang, sebab sebagian besar tiket dijual secara online. Sementara loket penukaran yang disediakan panitia hanya satu. Secara otomatis, belasan ribu penonton secara bersama-sama menukarkan tiket.

    Baca:
    Asian Games, Tiket 5 Cabang Olahraga Ini Hanya Dijual Online

    "Yang bikin malas itu antrenya, kalau harus ditukarkan sama saja beli offline," ujar dia.

    Berdasarkan data yang didapat, jumlah tiket untuk laga Timnas U-23 melawan Uni Emirat Arab U-23 di babak 16 besar cabang olahraga sepak bola Asian Games yang dijual hampir 30 ribu lembar. Hanya 30 persen yang dijual secara offline melalui loket yang disiapkan di stadion. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Curah Hujan Ekstrem dan Sungai Meluap, Jakarta Banjir Lagi

    Menurut BPBD DKI Jakarta, curah hujan ekstrem kembali membuat Jakarta banjir pada 23 Februari 2020.