Terima Buku Kebijakan Ahok, Cawagub DKI Jakarta Ini Dapat Pujian

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menerbitkan buku berjudul Kebhinekaan Ahok. IMAM HAMDI

    Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menerbitkan buku berjudul Kebhinekaan Ahok. IMAM HAMDI

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi memuji satu di antara dua calon Wagub DKI Jakarta asal PKS, Agung Yulianto. PKS menyodorkan dua nama sebagai pengganti Sandiaga Uno yakni Agung yang adalah Sekretaris Umum PKS DKI dan Ahmad Syaikhu, mantan Wakil Wali Kota Bekasi dan mantan cawagub Jawa Barat.

    Baca berita sebelumnya:
    Oleh-oleh untuk Cawagub DKI Asal PKS: Buku Kebijakan Ahok
    Anies Baswedan Belum Terima Nama Cawagub DKI Jakarta dari Gerindra

    Pujian diberikan Prasetio setelah menerima kunjungan Agung di kediamannya di Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Selasa lalu. Saat itu Prasetio memberi cindera mata buku karya mantan Gubernur Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok berjudul ‘Kebijakan Ahok’.

    Menurut Prasetio, Agung antusias menerima buku seharga Rp 1 juta per eksemplar tersebut dan itu membuatnya terkesan. “Saya agak respect dengan pak Agung Yulianto, dia mau menerima dan 'iya Pak, saya mau belajar'," ujar Prasetio menirukan ucapan Agung, Rabu 26 September 2018.

    Prasetio mengungkapkan kalau Agung datang ditemani Ketua Fraksi PKS di DPRD DKI Abdurrahman Suhaimi dan Ketua PKS DKI Syakir Purnomo. Pertemuan lalu diisi dengan diskusi.

    Baca juga:
    Cerita Rizieq Shihab Tiga Kali Dicekal Imigrasi Arab Saudi

    Dia menjelaskan kepada Agung bagaimana rumitnya memimpin Ibu Kota. Sebagai panduan mempelajari dan membuat kebijakan, Prasetio memberi buku Ahok yang dinilainya luar biasa. "Saya punya nih buku, ini buku sudah saya buka dan saya baca," katanya.

    Suhaimi membenarkan adanya pemberian dan penerimaan Buku ‘Kebijakan Ahok’ itu. "Pak Agung kan cawagub ya, jadi perlu dibaca pemerintahan sebelumnya, termasuk dari pak Ahok, supaya yang baik itu dijalankan yang baik, semuanya kan ada kelebihan dan kekurangannya," katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sulli dan Artis SM Entertaintment yang juga Tewas Bunuh Diri

    Sulli, yang bernama asli Choi Jin-ri ditemukan tewas oleh managernya pada 14 Oktober 2019. Ada bintang SM lainnya yang juga meninggal bunuh diri.