DKI Cari Lahan Park and Ride di Tangerang, Tangsel dan Depok

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gedung parkir bertingkat park and ride Ragunan, Jakarta. ANTARA/Andika Wahyu

    Gedung parkir bertingkat park and ride Ragunan, Jakarta. ANTARA/Andika Wahyu

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah DKI Jakarta sedang mencari lahan untuk membangun park and ride di luar Jakarta. Pelaksana tugas Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Sigit Wijatmoko menuturkan eksplorasi aset itu fokus di wilayah Tangerang, Tangerang Selatan, dan Depok.

    "Kami siapkan park and ride untuk memastikan koneksivitasnya, terutama bagi mereka yang berada dari kawasan outer Jakarta agar memudahkan mereka berpindah moda transportasi," kata Sigit saat dihubungi Tempo, Kamis malam, 10 Januari 2019.

    Baca: Anies Baswedan Ingin Bangun Park and Ride di Luar Jakarta

    Selain ditujukan mendorong penggunaan transportasi publik, pembangunan park and ride di luar Jakarta untuk mengurangi kemacetan di Ibu Kota. Pemerintah DKI merencanakan menghilangkan lahan parkir di 69 ribu gedung kawasan Sudirman-Thamrin. Sebagai gantinya akan disediakan park and ride di dekat pool kendaraan umum.

    Pemerintah DKI telah menandatangani perjanjian kerja sama (MoU) dengan pemerintah kabupaten/kota Bekasi dan Bogor. Kerja sama itu sehubungan dengan pembangunan park and ride di 10 titik kabupaten/kota Bekasi dan Bogor.

    "Kami maunya semua (pembangunan park and ride) start dari 2019 dan langsung bisa difungsikan," kata Sigit.

    Baca: Kampanye Kendaraan Umum, DKI Bangun 10 Parkir di Bogor dan Bekasi

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebelumnya berencana membangun lahan park and ride di luar Jakarta. Rencana itu juga dilontarkan untuk park and ride di dekat stasiun LRT dan MRT, yang terletak di kawasan pinggiran Jakarta. Anies berharap pembangunan kawasan park and ride itu menjadi solusi mengurangi kemacetan di Jakarta. Dengan ada lahan park and ride, masyarakat bisa menaruh kendaraannya di lahan parkir yang tersedia lalu melanjutkan perjalanan menggunakan moda angkutan umum.

    Saat ini, park and ride Jakarta sudah beroperasi di Terminal Ragunan, Terminal Kampung Rambutan, Terminal Kalideres, Terminal Pulo Gebang, dan Thamrin 10. Pengelolaannya diserahkan kepada Unit Pengelola Perparkiran Dinas Perhubungan DKI.

    Park and ride Ragunan mampu menampung 91 mobil dan 50 motor. Sementara park and ride Kampung Rambutan kapasitasnya untuk 80 mobil dan 120 motor. Selanjutnya 100 mobil dan 300 motor di Kalideres, serta seribu motor di Pulo Gebang. Terakhir park and ride Thamrin 10 berkapasitas 230 mobil dan 100 motor.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Klaim Sandiaga Uno Soal Tenaga Kerja Asing Tak Sebutkan Angka

    Sandiaga Uno tak menyebutkan jumlah Tenaga Kerja Asing dalam debat cawapres pada 17 Maret 2019. Begini rinciannya menurut Kementerian Ketenagakerjaan.