Abu Bakar Baasyir Jalani Cek Kesehatan di RSCM

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Terpidana kasus terorisme, Abu Bakar Baasyir (tengah), tiba untuk menjalani pemeriksaan kesehatan di RSCM Kencana, Jakarta, 1 Maret 2018. Sebelumnya, pimpinan Majelis Mujahidin Indonesia (MMI) itu pernah menjalani pemeriksaan dan perawatan RS Pusat Jantung Harapan Kita, pada pertengahan 2017. AP/Dita Alangkara

    Terpidana kasus terorisme, Abu Bakar Baasyir (tengah), tiba untuk menjalani pemeriksaan kesehatan di RSCM Kencana, Jakarta, 1 Maret 2018. Sebelumnya, pimpinan Majelis Mujahidin Indonesia (MMI) itu pernah menjalani pemeriksaan dan perawatan RS Pusat Jantung Harapan Kita, pada pertengahan 2017. AP/Dita Alangkara

    TEMPO.CO, Jakarta - Narapidana terorisme Abu Bakar Baasyir menjalani pemeriksaan kesehatan rutin di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta Pusat, hari ini, Selasa, 29 Januari 2019. Baasyir tiba di RSCM sekitar pukul 10.00 WIB dengan kawalan polisi.

    Pengacara Baasyir, Akhmad Kholid mengatakan pemeriksaan ini merupakan pemeriksaan periodik yang rutin dilakukan Baasyir. "Pemeriksaannya 3 bulan sekali, terakhir November 2018 kemarin," kata Akhmad saat ditemui wartawan di RSCM, Jakarta Pusat.

    Baca: BNPT Sebut Abu Bakar Baasyir Napi Teroris Hardcore

    Dalam pemeriksaan hari ini, Baasyir akan diperiksa kesehatan secara lengkap oleh dokter rumah sakit. Di antaranya kesehatan dalam dan fisik.

    Selama menjalani hukuman bui, Akhmad mengatakan kliennya tak mengalami keluhan sakit yang berarti. Ia mengungkap Baasyir hanya kerap mengeluh sakit pada kaki kanan. "Kakinya kurang fit. Di sebelah kanan kadang nyeri," ujarnya.

    Adapun Akhmad belum dapat memastikan apakah Baasyir bakal kembali ke Lembaga Permasyarakatan Gunung Sindur, Bogor atau tetap berada di rumah sakit. "Tergantung dokter nanti," kata dia.

    Baca: Cerita dari Ngruki, Penyambutan Abu Bakar Baasyir yang Batal

    Abu Bakar Baasyir tengah menjalani hukuman 15 tahun penjara karena terlibat kasus terorisme. Dia dianggap berperan dalam kasus pendanaan latihan teroris di Aceh.

    Pekan lalu sempat muncul wacana pembebasan tanpa syarat Abu Bakar Baasyir. Pihak keluarga sempat mengajukan pembebasan bersyarat sejak 2017. Pemerintah pun mempertimbangkannya karena alasan kemanusiaan mengingat Baasyir yang sudah tua. Namun pemerintah membatalkan rencana tersebut. Pemerintah tidak akan membebaskan Abu Bakar Baasyir selama ia tak memenuhi persyaratan yang berlaku, yakni harus menyatakan kesetiaannya kepada NKRI, Pancasila, dan UUD 1945.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ashraf Sinclair dan Selebritas yang Kena Serangan Jantung

    Selain Ashraf Sinclair, ada beberapa tokoh dari dunia hiburan dan bersinggungan dengan olah raga juga meninggal dunia karena serangan jantung.