Kader PSI Diprediksi Raih 10 Kursi DPRD DKI, Ada Bekas Staf Ahok

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pidato Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Grace Natalie dalam Festival 11, Kamis 11 April, 2019 di Jiexpo, Jakarta. Tempo/ Fikri Arigi.

    Pidato Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Grace Natalie dalam Festival 11, Kamis 11 April, 2019 di Jiexpo, Jakarta. Tempo/ Fikri Arigi.

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Jakarta Michael Victor Sianipar memperkirakan partainya bisa memperoleh delapan persen atau sekitar 450-500 ribu suara di Ibu Kota pada pemilihan legislatif 2019. Prediksi itu dilihat dari sejumlah lembaga survei.

    Baca: Hitung Cepat Loloskan ke DPRD DKI, Ini Janji PSI ke Anies

    Michael optimis, PSI akan mendapat kursi yang tidak sedikit di DPRD DKI. Namun, dia mengaku masih menunggu penghitungan resmi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU).

    "Realistisnya antara 8 sampai 10 kursi," kata dia kepada Tempo, Jumat, 26 April 2019.

    Ihwal persebaran wilayah suara pemilih, Michael berujar yang paling banyak berasal dari Jakarta Barat. Selanjutnya, diikuti oleh Jakarta Utara, Selatan, Pusat, dan Timur.

    Michael berujar, kehadiran kader PSI dalam legislatif DKI akan membawa nuansa baru. Menurut dia, calon legislatif yang diprediksi lolos ke parlemen Ibu Kota masih berusia muda. "Setengahnya itu berumur di bawah 30 tahun, atau sekitar lima orang," kata dia.

    Namun, Michael belum bersedia menyebut seluruh nama kader PSI yang diprediksi lolos ke legislatif DKI. Dia hanya menyebut satu di antaranya yaitu Idris Ahmad, calon anggota DPRD DKI daerah pemilihan 1 Jakarta Pusat.

    Baca: PSI Klaim Juara 4 di Jakarta, Mau Jadi Oposisi Anies Baswedan

    Menurut Ketua PSI Jakarta itu, Idris memiliki bekal pengalaman di birokrasi. Pria 27 tahun itu disebut pernah menjadi staf Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. "Dia punya pengalaman dua tahun di Balai Kota DKI," ujar Michael.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Pemberantasan Rasuah Indonesia di Hari Antikorupsi Sedunia

    Wajah Indonesia dalam upaya pemberantasan rasuah membaik saat Hari Antikorupsi Sedunia 2019. Inilah gelap terang Indeks Persepsi Korupsi di tanah air.