Korban Tewas Kecelakaan Maut Truk Pertamina, Siapa Sopir Cayla?

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi tewas atau jenazah atau jasad. shutterstock.com

    Ilustrasi tewas atau jenazah atau jasad. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Identitas korban tewas dalam kecelakaan maut di tol yakni sopir mobil Toyota Cayla masih menjadi teka-teki. Menurut polisi mobil itu terbakar sehingga surat kendaraan dan bukti identitas pengendara hangus terbakar bersama tubuhnya.

    Seorang pria mendatangi layanan informasi kamar jenazah Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta Pusat, pagi tadi, Minggu, 21 Juli 2019. Bersama keluarganya, dia mencari kepastian identitas pengendara Cayla B 2230 TOW yang menabrak tanki truk Pertamina berisi 32 ribu liter Premium di Tol Wiyoto Wiyono dini hari tadi.

    "Kami masih mencari tahu. Sekarang korbannya sedang diidentifikasi," kata pria tadi yang merahasiakan namanya di RSCM.

    Dia menuturkan bahwa mobil Cayla yang kecelakaan itu biasa digunakan oleh saudaranya yang bernama Piter. Namun, keluarga masih berharap yang berada di dalam mobil tersebut bukan Piter. "Saya berharap masih kemungkinan (orang) lain."

    Satu dari tiga korban tewas akibat kecelakaan antara truk Pertamina dengan Toyota Cayla di Tol Wiyoto Wiyono. "Korban sampai sekarang belum teridentifikasi karena mengalami luka bakar yang parah," kata

    Kepala Unit Kecelakaan Lalu Lintas Kepolisian Resor Jakarta Timur, Ajun Komisaris Agus mengatakan tiga jenazah korban tewas dibawa ke RSCM. Dua korban di antaranya pengemudi truk tangki bernama Isep Abdurohman, 33 tahun, serta kernetnya, Ahmat Wahiyanto (23).

    "Korban yang belum teridentifikasi karena mengalami luka bakar. Surat-surat dan identitas korban juga ikut terbakar," ucap Agus kepada Tempo.

    Kecelakaan tersebut menyebabkan tiga orang tewas. Dua korban dari pengemudi dan kernet truk. Sedangkan, satu korban lainnya adalah pengemudi Cayla, yang hingga saat ini belum terindentifikasi.

    Pengemudi truk yang tewas adalah Asep Abdurahman, 35 Tahun, serta kernetnya, Ahmat Wagiyanyo (23).

    Agus menuturkan kecelakaan terjadi setelah truk tanki oleng karena menyenggol guadril pembatas tol sebelah kiri. "Kepala truk terlepas dan jatuh ke jalan arteri di depan gerbang Tol Rawamangun." Setelah kepala truk jatuh, tanki yang terlepas dihajar mobil Cayla dari arah belakang. Kecelakaan tersebut menyebabkan kebakaran hebat di jalan tol tersebut sebab tanki Pertamina masih berisi bahan bakar.

    IMAM HAMDI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tujuh Poin Revisi UU KPK yang Disahkan DPR

    Tempo mencatat tujuh poin yang disepakati dalam rapat Revisi Undang-undang Nomor 30 tahun 2002 atau Revisi UU KPK pada 17 September 2019.