Anies Rilis Program Berbagi Piring Buat Warga Tak Mampu, Caranya?

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meluncurkan program Berbagi Piring di Pantai Lagoon Ancol, Jakarta Utara, 14 September 2019. Anies Baswedan juga sekaligus merayakan lebaran anak yatim dan menyantuni ribuan anak yatim piatu yang ada di Jakarta. Tempo/Imam Hamdi

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meluncurkan program Berbagi Piring di Pantai Lagoon Ancol, Jakarta Utara, 14 September 2019. Anies Baswedan juga sekaligus merayakan lebaran anak yatim dan menyantuni ribuan anak yatim piatu yang ada di Jakarta. Tempo/Imam Hamdi

    TEMPO.CO, Jakarta -Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meluncurkan program Bagi Piring di Pantai Lagoon Ancol, Jakarta Utara, Sabtu, 14 September 2019.

    Program Bagi Piring ini diluncurkan bersamaan dengan perayaan Lebaran Anak Yatim yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi DKI. "Bagi Piring merupakan program yang melibatkan rumah makan yang ingin memberikan bantuan makanan ke warga yang membutuhkan," kata Anies di Pantai Lagoon Ancol, Jakarta Utara.

    Dalam peluncuran program ini, Pemprov DKI mengundang 5.200 anak yatim di Jakarta. Sebanyak 4.200 anak yatim berasal dari berbagai wilayah dan 1.000 anak lainnya dari panti panti asuhan. Seluruh anak, kata Anies, mendapatkan santunan yang diberikan melalui Bank DKI. "Dalam santunan ini kami mengalokasikan Rp 5,2 miliar."

    Sedangkan, melalui program Bagi Piring ini, kata dia, pemerintah menjadi penghubung antara rumah makan yang mau berbagi dengan warga yang membutuhkan. Ratusan rumah makan sudah bersedia mengikuti program ini. "Program ini bekerja sama dengan Baznas dan Bazis DKI," ujarnya.

    Ketua Baznas Luthfi Hidayat mengatakan program berbagi piring dalam beberapa hari ke depan akan dibuatkan aplikasikan. Dengan adanya aplikasi, warga tidak mampu yang terpilih nantinya bisa makan hanya dengan menunjukan kartu lansia, penyandang disabilitas dan kartu lainnya uang dikeluarkan pemerintah. "Nanti yang punya warung tinggal klik. Selama piringnya masih ada."

    Setiap restoran, kata dia, ada yang menyediakan 10 hingga 12 piring untuk warga yang tidak mampu.

    Total rumah makan yang telah bekerja sama ada 240 rumah makan. Dari jumlah tersebut, 100 di antaranya dibayar oleh Baznas dan 140 rumah makan lainnya mengeluarkan sendiri. "Kami berharap ada 500 rumah makan yang ikut terlibat."

    Selain itu, melalui aplikasi Bagi E-Piring, yang nantinya akan diluncurkan, masyarakat juga bisa berbagi dengan memberikan bantuan lewat aplikasi tersebut. "Misal mau menyumbang satu atau 10 piring. Sehingga nantinya harapan kami tidak ada orang kelaparan di Jakarta," demikian Luthfi terkait program yang diluncurkan Gubernur Anies tersebut.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Fakta-fakta Pelantikan Jokowi - Ma'ruf, Dihadiri Prabowo - Sandi

    Selain beberapa wakil dari berbagai negara, pelantikan Jokowi - Ma'ruf ini dihadiri oleh Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.