Jasa Marga Siapkan BBM Kemasan di Tol Layang Jakarta - Cikampek

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jalan tol layang Jakarta-Cikampek. TEMPO/Subekti

    Jalan tol layang Jakarta-Cikampek. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Bekasi - PT Jasa Marga Tbk akan menyiapkan bahan bakar minyak atau BBM kemasan di ruas Jalan Tol Layang Jakarta - Cikampek pada saat libur panjang Natal dan Tahun Baru 2020. Hal ini dilakukan lantaran di ruas jalan sepanjang 38 kilometer tak ada rest area atau stasiun pengisian bahan bakar umum atau SPBU.

    "Untuk mengantisipasi kendaraan kehabisan BBM kita siapkan BBM kemasan," kata Direktur Operasi PT Jasa Marga Tbk, Subakti Syukur di Kantor Jasa Marga Cabang Jakarta-Cikampek, Kamis, 19 Desember 2019.

    Antisipasi ini menyusul adanya kejadian kendaraan kehabisan BBM. Catatan Jasa Marga, kata dia, pada hari pertama dibuka pada Ahad lalu, ada dua kendaraan kehabisan BBM. Lalu selama dua hari berturut-turut sebanyak tiga kendaraan kehabisan BBM di atas jalan tersebut.

    Ia mengatakan puncak arus mudik natal diperkirakan mulai terjadi pada 21 Desember. Sedangkan, puncak arus mudik tahun baru diperkirakan terjadi pada 28 Desember. Selama libur panjang diperkirakan ada 479.049 kendaraan melintas di ruas Jalan Tol Jakarta - Cikampek bawah maupun layang dengan tujuan ke Bandung 51 persen dan Trans Jawa 49 persen.

    Subakti meminta kepada pengguna jalan tol layang memastikan bahan bakarnya mencukupi sampai turun di kilometer 48. Sebab, di ruas jalan tol layang terpanjang di Indonesia tersebut tak ada SPBU. Adapun jalan di atas itu melewati dua rest area tipe A yang ada di bawah.

    "Sebelum naik bisa mengisi BBM dulu di sekitar Jatiasih atau sebaliknya yang dari Bandung agar memastikan bahan bakarnya sampai ke Cikunir," ucap Subakti.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona Wuhan Menjangkiti Kapal Pesiar Diamond Princess

    Jumlah orang yang terinfeksi virus korona Wuhan sampai Minggu, 16 Februari 2020 mencapai 71.226 orang. Termasuk di kapal pesiar Diamond Princess.