Bogor Catat 754 Bencana Selama 2019, Terbanyak Puting Beliung

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas BPBD Kabupaten Bogor berusaha membersihkan material longsor yang menutupi jalur utama Puncak Bogor, Jawa Barat, 5 Februari 2018. Jalur Puncak, Bogor ditutup sementara akibat cuaca ekstrim yang mengakibatkan bencana longsor di empat titik di ruas jalan di Jalan Raya Puncak yaitu di seputaran Masjid Atta'awun, Riung Gunung, Grandhill, dan Widuri. ANTARA

    Petugas BPBD Kabupaten Bogor berusaha membersihkan material longsor yang menutupi jalur utama Puncak Bogor, Jawa Barat, 5 Februari 2018. Jalur Puncak, Bogor ditutup sementara akibat cuaca ekstrim yang mengakibatkan bencana longsor di empat titik di ruas jalan di Jalan Raya Puncak yaitu di seputaran Masjid Atta'awun, Riung Gunung, Grandhill, dan Widuri. ANTARA

    TEMPO.CO, Bogor - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor mencatat ada 754 bencana yang terjadi di wilayah itu sepanjang 2019.

    "Dari awal tahun sampai 11 Desember 2019 ada 754 bencana seperti tanah longsor, banjir, angin puting beliung, tenggelam, tersambar petir, kebakaran, kekeringan, pohon tumbang dan gempa bumi," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bogor, Yani Hassan, Kamis, 26 Desember 2019.

    Rinciannya adalah 225 kejadian angin puting beliung, 180 kejadian tanah longsor, 48 kejadian banjir serta 330 kejadian lain-lain seperti peristiwa tenggelam, tersambar petir, kebakaran, kekeringan, pohon tumbang dan gempa bumi.

    Yani mengatakan untuk meminimalkan dampak bencana, pihaknya sudah menyiagakan personel yang berjaga secara bergantian, masing-masing tim yang berjaga terdiri dari 60 personel. "Penanganan mulai dari lingkungan dulu, dari masing-masing desa. Rata-rata lebih dari satu kejadian per hari bencana di Kabupaten Bogor," kata dia.

    Korem 061/Suryakancana bersama Pemerintah Kabupaten Bogor sebelumnya menggelar simulasi penanganan bencana di Lapangan Tegar Beriman, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat mengingat Bogor tengah memasuki musim bencana. "Saat ini mulai masuk musim bencana karena perubahan alam. Maka kami ingin seluruh 'stakeholder' siap siaga kala bencana terjadi, meski bencana alam tidak kita harapkan,” kata Danrem 061/Suryakancana Brigadir Jenderal Novi Helmy Prasetya.

    Dari enam daerah di Jawa Barat yang dibawahi Korem 061/Suryakancana, Kabupaten Bogor salah satu dari tiga daerah yang memiliki risiko tinggi terjadinya bencana alam. "Dari mulai Kabupaten Bogor, Sukabumi dan Cianjur, itu semua tempat yang rawan sekali bencana," kata Helmy.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ashraf Sinclair dan Selebritas yang Kena Serangan Jantung

    Selain Ashraf Sinclair, ada beberapa tokoh dari dunia hiburan dan bersinggungan dengan olah raga juga meninggal dunia karena serangan jantung.