Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Penutupan Jalan BRIN, Ratusan Petugas Gabungan Dikerahkan Antisipasi Unjuk Rasa Warga

image-gnews
Ratusan personel gabungan dikerahkan melakukan pengamanan demo tolak penutupan jalan Serpong-Parung di kantor Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Selasa 23 April 2024. (TEMPO/Muhammad Iqbal)
Ratusan personel gabungan dikerahkan melakukan pengamanan demo tolak penutupan jalan Serpong-Parung di kantor Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Selasa 23 April 2024. (TEMPO/Muhammad Iqbal)
Iklan

TEMPO.CO, Tangerang - Ratusan petugas gabungan dikerahkan mengamankan demo warga Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan yang menolak penutupan Jalan Serpong - Parung atau Jalan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Demo itu akan dilakukan di depan kantor BRIN pada hari ini.

Pada Selasa pagi, ratusan petugas gabungan Polri dan Satpol PP Tangerang Selatan (Tangsel) itu menggelar apel gelar pasukan. Mereka dikerahkan untuk mengamankan unjuk rasa damai warga Muncul. 

Unjuk rasa warga sekitar kantor BRIN ini adalah yang ketiga kalinya. Pada unjuk rasa kali ini, masyarakat akan mendengarkan jawaban dari tuntutan mereka sebelumnya. 

Kapolsek Cisauk AKP Dhady Arsya mengatakan petugas gabungan dikerahkan untuk menjaga unjuk rasa berjalan damai. 

"Pengamanan unjuk rasa yang dilakukan warga Pabuaran Setu dan Muncul yah. Mereka menuntut untuk tidak dilakukannya pengalihan akses jalan," kata dia di lokasi, Selasa 23 April 2024. 

Masyarakat menuntut rencana penutupan akses jalan Serpong-Parung itu dibatalkan. "Karena menurut mereka akses jalan itu merupakan jalan provinsi yang sudah ada sejak lama," ujarnya. 

Dhady mengatakan, setidaknya ratusan petugas gabungan dikerahkan untuk melakukan pengamanan. "Kurang lebih kota ada 399 personel. Semoga masyarakat pada saat menyampaikan pendapat tidak anarkis. Kita akan bantu nanti memediasi apa yang menjadi tuntutannya," kata Kapolsek Cisauk itu. 

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Perwakilan warga yang menolak penutupan jalan BRIN, Rojit mengatakan unjuk rasa ketiga kalinya ini akan digelar di depan kantor BRIN. "Tuntutan kami masih sama dan hanya itu kemauan kami," ujarnya. 

Rojit mengklaim, sebanyak seribu orang warga masyarakat terdampak rencana penutupan jalan BRIN itu akan turun ke jalan dalam unjuk rasa ini. "Estimasi seribu orang. Kami mau mendengar apa hasil dari mediasi kita sebelumnya," ucapnya. 

Pantauan di depan kantor BRIN di Serpong terlihat unjuk rasa itu tak hanya dihadiri warga Kota Tangsel melainkan juga warga Kabupaten Bogor yang bakal terdampak penutupan jalan Serpong-Parung. 

MUHAMMAD IQBAL

Pilihan Editor: Top 3 Hukum: Lebih dari Setahun Pilot Susi Air Disandera TPNPB-OPM, Kesaksian Pejabat Kementan di Sidang Korupsi Syahrul Yasin Limpo

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Pakar BMKG Beberkan Penyebab Hujan di Musim Kemarau, Sebut Masih Ada Risiko Cuaca Ekstrem

3 jam lalu

Siklon Tropis Megan (BMKG)
Pakar BMKG Beberkan Penyebab Hujan di Musim Kemarau, Sebut Masih Ada Risiko Cuaca Ekstrem

Sedikitnya ada delapan faktor penggerak cuaca, di antaranya Monsun Asia, Cold Surge, Siklon Tropis, IOD dan MJO, La Nina dan El Nino, serta Local Convective.


BRIN-Telkom University Riset Asset Visual Game Tema Kebudayaan Nusantara

9 jam lalu

Ilustrasi Gundala dalam game PUBG Mobile (ANTARA/HO)
BRIN-Telkom University Riset Asset Visual Game Tema Kebudayaan Nusantara

Laju pertumbuhan subsektor aplikasi dan game mencapai 9,17 persen pada 2021/2022, hanya kalah dari pertumbuhan televisi dan radio sebesar 9,48 persen.


Dinas PU Bakal Tutup Sementara Jalan Nasional Majalengka-Kuningan Mulai Besok, Ini Alasannya

13 jam lalu

Ilustrasi penutupan jalan. ANTARA/Septianda Perdana
Dinas PU Bakal Tutup Sementara Jalan Nasional Majalengka-Kuningan Mulai Besok, Ini Alasannya

Ruas jalan nasional Majalengka - Kuningan di Kecamatan Cikijing, Kabupaten Majalengka akan ditutup sementara mulai besok Selasa 23 Juli 2024.


Unjuk Rasa di Bangladesh, Kementerian Luar Negeri Pastikan WNI Aman

1 hari lalu

Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Kementerian Luar Negeri Judha Nugraha. ANTARA/Yashinta Difa/aa.
Unjuk Rasa di Bangladesh, Kementerian Luar Negeri Pastikan WNI Aman

Kementerian Luar Negeri RI dan KBRI Dhaka terus memonitor situasi dan menjalin komunikasi dengan para WNI di Bangladesh.


BRIN Olah Kelapa Tak Layak Jual Jadi Bioavtur, Pabriknya Dibangun di Banyuasin

2 hari lalu

Ilustrasi minyak kelapa untuk  Bioavtur. antaranews.com
BRIN Olah Kelapa Tak Layak Jual Jadi Bioavtur, Pabriknya Dibangun di Banyuasin

BRIN menggandeng perusahaan asal Jepang untuk pemanfaatan minyak kelapa menjadi bahan bakar pesawat ramah lingkungan atau bioavtur.


Kementerian Luar Negeri Pantau Situasi Keamanan di Bangladesh

3 hari lalu

Kantor Kementerian Luar Negeri RI di Jln. Pejambon, Jakarta. Sumber: Suci Sekar/Tempo
Kementerian Luar Negeri Pantau Situasi Keamanan di Bangladesh

Kementerian Luar Negeri RI memastikan memantau situasi keamanan di Bangladesh selama berlangsungnya demonstrasi


Korban Tewas dalam Unjuk Rasa Mahasiswa di Bangladesh Bertambah

4 hari lalu

Pengunjuk rasa anti-kuota berbaris saat  terlibat dalam bentrokan dengan Liga Chhatra Bangladesh, sayap mahasiswa dari partai berkuasa Liga Awami Bangladesh, di Universitas Dhaka, di Dhaka, Bangladesh, 16 Juli 2024. REUTERS/ Mohammad Ponir Hossain
Korban Tewas dalam Unjuk Rasa Mahasiswa di Bangladesh Bertambah

Setidaknya sudah 10 orang tewas dalam unjuk rasa mahasiswa yang berujung bentrok dengan aparat kepolisian pada pekan ini.


Unjuk Rasa Mahasiswa, Perdana Menteri Bangladesh Janji Bentuk Komisi Yudisial

4 hari lalu

Pengunjuk rasa anti-kuota berbaris saat  terlibat dalam bentrokan dengan Liga Chhatra Bangladesh, sayap mahasiswa dari partai berkuasa Liga Awami Bangladesh, di Universitas Dhaka, di Dhaka, Bangladesh, 16 Juli 2024. REUTERS/ Mohammad Ponir Hossain
Unjuk Rasa Mahasiswa, Perdana Menteri Bangladesh Janji Bentuk Komisi Yudisial

Perdana Menteri Bangladesh meyakinkan akan membentuk komisi yudisial untuk menegakkan keadilan pada korban tewas unjuk rasa menentang sistem kuota


Pasutri Lansia Ditemukan Meninggal di Rumahnya di Jonggol, Ini Kata Polisi

5 hari lalu

Anggota Polsek Jonggol mengevakuasi mayat pasutri lansia di sebuah perumahan di kawasan Jonggol, Kabupaten Bogor. Selasa, 16 Juli 2024. Dok. Polsek Jonggol.
Pasutri Lansia Ditemukan Meninggal di Rumahnya di Jonggol, Ini Kata Polisi

Sebelum ditemukan meninggal di rumahnya, korban tidak terlihat sejak Sabtu, 12 Juli lalu.


Unjuk Rasa mahasiswa, Seluruh Universitas di Bangladesh Tutup Sementara

5 hari lalu

Gelombang unjuk rasa mahasiswa menolak sistem quota memakan korban jiwa, seluruh universitas diminta tutup sementara demi keamanan pada 16 Juli 2024. Sumber: Reuters
Unjuk Rasa mahasiswa, Seluruh Universitas di Bangladesh Tutup Sementara

Gelombang unjuk rasa mahasiswa menolak sistem quota memakan korban jiwa, seluruh universitas diminta tutup sementara demi keamanan