Polisi Selidiki Pornoaksi di Bawah JPO Kota Bekasi

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pornoaksi. Shutterstock

    Ilustrasi pornoaksi. Shutterstock

    TEMPO.CO, Bekasi - Kepolisian Sektor Bekasi Selatan bakal menyelidiki kasus pornoaksi seorang pengendara motor di bawah jembatan penyeberangan orang (JPO), Jalan Ahmad Yani. Pelaku kerap memamerkan alat kelamin kepada sejumlah perempuan pengguna jembatan tersebut.

    "Kami akan tindak lanjuti, besok anggota akan memantau ke lokasi," kata Kanit Binmas Polsek Bekasi Selatan Inspektur Satu Puji Astuti ketika dikonfirmasi pada Kamis, 23 Januari 2020.

    Seorang korban pamer alat kelamin yang meminta identitasnya dirahasiakan menyebut, pelaku memamerkan alat kelaminnya dan melakukan masturbasi. Hal ini membuat pengguna JPO terutama perempuan ketakutan karena merasa diteror.

    Kepada wartawan, perempuan berhijab yang sempat memotret aksi pelaku mengatakan, kalau aksi ini bukan yang pertama. Pengguna JPO maupun pejalan kaki kerap melihat aksi serupa. Setiap beraksi, pelaku menutup wajahnya dengan helm, serta pelat nomor sepeda motornya ditutup.

    Berdasarkan foto, ciri-ciri pelaku menggunakan sepeda motor Honda Beat berwarna putih kombinasi biru, pelat nomor bagian depan ditutup. Pelaku memakai helm semi fullface, pakai jaket hitam, dan celana kargo berwarna biru, dan menggunakan sepatu safety. Pada foto itu terlihat pelaku sedang mengeluarkan alat kelaminnya.

    Kanit Binmas Polsek Bekasi Selatan mengimbau jika ada yang memergoki pelaku pornoaksi secepatnya mengadu ke polisi, baik yang ada di jalanan itu maupun ke pos polisi terdekat. "Jangan hanya diomongin sesama, supaya kami bisa segera mengambil tindakan," kata Puji.

    ADI WARSONO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona Wuhan Menjangkiti Kapal Pesiar Diamond Princess

    Jumlah orang yang terinfeksi virus korona Wuhan sampai Minggu, 16 Februari 2020 mencapai 71.226 orang. Termasuk di kapal pesiar Diamond Princess.