Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Polisi Pesta Narkoba di Depok, Polda Metro Jaya Minta Waktu Dalami Kasusnya

image-gnews
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi pada saat Konferensi Pers di Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, Senin, 25 Maret 2024. Ditresnarkoba Polda Metro Jaya bekerjasama dengan Bea dan Cukai telah berhasil melakukan pengungkapan dan penangkapan terhadap pelaku kasus peredaran gelap narkotika jenis kokain cair, serbuk MDMA dan narkotika jenis sabu jaringan internasional. TEMPO/Martin Yogi Pardamean
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi pada saat Konferensi Pers di Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, Senin, 25 Maret 2024. Ditresnarkoba Polda Metro Jaya bekerjasama dengan Bea dan Cukai telah berhasil melakukan pengungkapan dan penangkapan terhadap pelaku kasus peredaran gelap narkotika jenis kokain cair, serbuk MDMA dan narkotika jenis sabu jaringan internasional. TEMPO/Martin Yogi Pardamean
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Polda Metro Jaya menyatakan butuh waktu untuk memeriksa lima polisi yang ditangkap saat pesta narkoba di Depok 19 April kemarin. Kelimanya tengah diperiksa oleh Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) dan Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya.

Pemeriksaan oleh Bidang Propam dan Ditresnarkoba bertujuan mencari tahu dugaan pelanggaran kode etik, disiplin, dan penyalahgunaan narkoba. "Mohon tunggu, sementara baru itu bisa kami sampaikan," tutur Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Ade Ary Syam Indradi di kantornya, Jakarta, Kamis, 25 April 2024.

Ade menjelaskan pemeriksaan ini juga untuk mengetahui dari mana asal sabu yang dipakai para anggota Polda Metro Jaya itu. Termasuk kemungkinan narkoba itu berasal dari barang bukti yang disita atau tidak. "Itu kami dalami semua," katanya.

Berdasarkan hasil tes urine, empat polisi dinyatakan positif mengonsumsi narkoba. Satu anggota lain, yang berasal dari Polres Jakarta Timur, dinyatakan negatif. Namun, semuanya tetap diperiksa oleh Bidpropam Polda Metro Jaya.

"Keberadaan yang bersangkutan (anggota Polres Jaktim) ada di situ. Mengetahui atau tidak (penyalahgunaan narkoba), ini didalami, ini butuh waktu, butuh proses," kata Ade

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Kepala Kepolisian Resor Jakarta Timur Komisaris Besar Nicolas Ary Lilipaly mengatakan anggotanya yang ikut ditangkap kini telah kembali bertugas. "Sekarang sudah berdinas kembali di Polres Metro Jakarta Timur," ujar Nicolas melalui sambungan telepon pada Senin, 22 April lalu.

Lima anggota polisi yang ditangkap saat pesta narkoba ini, yakni Brigadir Satu FAR, Briptu FAG, Briptu IR, Brigadir DN, dan Brigadir DP. FAG, 30 tahun, dan FAR (26) adalah saudara kandung. Kelima ini digrebek tim Unit Reserse Kriminal Polsek Sukmajaya Depok. Adapun kasus penangkapan itu berlangsung di rumah orang tua FAG dan FAR di Kampung Palsigunung, RT 007 RW 01, Kelurahan Tugu, Cimanggis, Depok, Jawa Barat.

Saat digeledah polisi menemukan barang bukti 4 paket sabu di badan FAR. Polisi menemukan empat orang lainnya di dalam kamar, yang diduga sedang memakai sabu. Dugaan itu tambah kuat saat polisi menemukan alat hisap (Bong) di rumah itu.

Pilihan Editor: Kejagung Kembali Sita Mobil Mewah Harvey Moeis, Kali Ini Ferrari

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Polisi Gerebek Kampung Boncos, 42 Orang Positif Gunakan Narkoba

1 menit lalu

Sejumlah tersangka dan barang bukti ditampilkan saat konferensi pers terkait pengungkapan peredaran narkotika jenis sabu dan ekstasi di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin, 15 Juli 2024. Akibat perbuatannya, tersangka dikenakan Pasal 114 Ayat 2 subsider Pasal 112 Ayat 2 juncto Pasal 132 Ayat 1 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dan diancam dengan pidana kurungan maksimal 20 tahun penjara. TEMPO/Martin Yogi Pardamean
Polisi Gerebek Kampung Boncos, 42 Orang Positif Gunakan Narkoba

Sebanyak 42 orang dinyatakan positif mengonsumsi narkoba dalam penggerebekan Kampung Boncos, Kota Bambu Selatan, Palmerah, Jakarta Barat.


Penggerebekan Kampung Boncos Berawal dari Informasi Suplai 2 Kg Sabu

1 jam lalu

Polres Metro Jakarta Barat menggerebek Kampung Boncos dan menangkap 42 orang yang positif mengonsumsi sabu, Rabu, 17 Juli 2024. Sumber: Polres Metro Jakarta Barat
Penggerebekan Kampung Boncos Berawal dari Informasi Suplai 2 Kg Sabu

Dalam penggerebekan narkoba di Kampung Boncos, sebanyak 42 orang positif mengonsumsi sabu.


Kronologi Skandal Manipulasi Nilai Rapor di Depok Terungkap

3 jam lalu

Suasana di SMPN 19 Depok, Jalan Leli, Kelurahan Depok Jaya, Kecamatan Pancoran Mas, Selasa, 16 Juli 2024. TEMPO/Ricky Juliansyah
Kronologi Skandal Manipulasi Nilai Rapor di Depok Terungkap

Kepala SMP Negeri 19 Depok Nenden Eveline Agustina menyatakan sekolah siap menerima konsekuensi atas skandal manipulasi nilai rapor siswa di PPDB.


Soal Skandal Cuci Nilai Rapor, Dinas Pendidikan Depok: Siapa Tahu di SD Juga

4 jam lalu

Sekdis Pendidikan Kota Depok Sutarno dikonfirmasi terkait cuci nilai rapor hingga 51 CPD dianulir usai monitoring MPLS di SMPN 22 Depok, Jalan Bima, Kelurahan Mekarjaya, Kecamatan Sukmajaya, Rabu, 17 Juli 2024. TEMPO/Ricky Juliansyah
Soal Skandal Cuci Nilai Rapor, Dinas Pendidikan Depok: Siapa Tahu di SD Juga

Dinas Pendidikan menyesalkan kasus cuci nilai rapor dalam PPDB 2024 yang mengakibatkan 51 calon siswa asal SMPN 19 Depok dianulir masuk SMA Negeri.


Penyeludupan 106 Kilogram Sabu Digagalkan di Kepri, 3 WNA India Jadi Tersangka

5 jam lalu

Konferensi pers pengungkapan kasus penyeludupan 106 kilogram sabu jaringan narkotika internasional di Batam, Rabu, 17 Juli 2024. TEMPO/Yogi Eka Sahputra
Penyeludupan 106 Kilogram Sabu Digagalkan di Kepri, 3 WNA India Jadi Tersangka

Badan Narkotika Nasional Republik mengagalkan penyeludupan 106 kilogram narkotika jenis sabu dari Malaysia.


Skandal Katrol Nilai Rapor di Depok, Dinas Pendidikan: Kami Akan Beri Sanksi ke Guru yang Lakukan Itu

7 jam lalu

Sekdis Pendidikan Kota Depok Sutarno dikonfirmasi terkait cuci nilai rapor hingga 51 CPD dianulir usai monitoring MPLS di SMPN 22 Depok, Jalan Bima, Kelurahan Mekarjaya, Kecamatan Sukmajaya, Rabu, 17 Juli 2024. TEMPO/Ricky Juliansyah
Skandal Katrol Nilai Rapor di Depok, Dinas Pendidikan: Kami Akan Beri Sanksi ke Guru yang Lakukan Itu

Dinas Pendidikan tak tinggal diam atas skandal katrol nilai rapor yang ditemukan di SMPN 19 Depok. Siswa yang dianulir tetap bisa ke sekolah swasta.


5 Personel Polda Jawa Tengah Diduga Tilap Barang Bukti Sabu, IPW: Kasus yang Berulang

10 jam lalu

Sugeng Teguh Santoso. antaranews.com
5 Personel Polda Jawa Tengah Diduga Tilap Barang Bukti Sabu, IPW: Kasus yang Berulang

IPW menyarankan polisi penilap barang bukti narkoba agar ditindak tegas supaya tidak berulang.


Deretan Modus Penyelundupan Narkoba dalam Kandang Ayam, Kaleng Rokok, hingga di Kemaluan

11 jam lalu

Ilustrasi penjahat narkoba. TEMPO/Iqbal Lubis
Deretan Modus Penyelundupan Narkoba dalam Kandang Ayam, Kaleng Rokok, hingga di Kemaluan

Berbagai modus penyelundupan narkoba, ada yang dalam kandang ayam, kaleng rokok, hingga kemaluan.


Skandal Cuci Nilai Rapor di SMPN Depok: Kronologi hingga 51 Calon Peserta Didik Dianulir

12 jam lalu

Plh Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat Mochamad Ade Afriandi bicara terkait cuci rapor di Depok, Selasa, 16 Juli 2024. Foto : Dokumentasi Pribadi
Skandal Cuci Nilai Rapor di SMPN Depok: Kronologi hingga 51 Calon Peserta Didik Dianulir

Disdik mengatakan tidak bisa melanjutkan 51 calon peserta didik yang dianulir lantaran cuci nilai rapor ke SMA Negeri Depok.


Profil Jerry Ng Bankir Veteran Pemilik Bank Jago

12 jam lalu

Jerry Ng. Istimewa
Profil Jerry Ng Bankir Veteran Pemilik Bank Jago

Bank Jago milik Jerry Ng beberapa hari terakhir mendapat perhatian setelah kasus pembobolan oleh eks karyawannya terungkap. Ini profilnya