Menjelang Aksi Antikorupsi, Rumah Ketua PA 212 Dilempari Batu

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum Persaudaraan Alumni 212 Slamet Maarif usai acara Dzikir dan Munajat Akbar Mujahid 212 di Masjid Agung Sunda Kelapa pada Ahad, 13 Oktober 2019. Tempo/Adam Prireza

    Ketua Umum Persaudaraan Alumni 212 Slamet Maarif usai acara Dzikir dan Munajat Akbar Mujahid 212 di Masjid Agung Sunda Kelapa pada Ahad, 13 Oktober 2019. Tempo/Adam Prireza

    TEMPO.CO, Jakarta - Menjelang Aksi 212 pada 21 Februari 2020, rumah Ketua Umum PA 212 Slamet Maarif yang berada di kawasan Cimanggis, Depok, dilempari batu oleh orang tak dikenal. Aksi pelemparan itu terjadi pada Selasa dini hari, 18 Februari 2020, pukul 03.00.

    "Dari kesaksian tetangga, pelaku 2 orang mengendarai motor berwarna putih," ujar Maarif saat dihubungi Tempo, Selasa, 18 Februari 2020.

    Akibat pelemparan itu, kaca jendela rumah Maarif pecah. Beruntung tidak ada yang terluka dalam aksi teror tersebut.

    Setelah melempar kaca rumahnya, Maarif mengatakan para pelaku tak puas dan kembali melemparinya dengan batu bata cukup besar dan terjadi dua kali.

    "Ketika saya sedang jamaah subuh di masjid, pelaku teror kembali lagi dan melempar 2 batu bata ke arah pintu," ujar dia.

    Slamet Maarif menduga teror ini terkait dengan rencana PA 212 dan FPI yang akan menggelar aksi Berantas Korupsi pada 21 Februari 2020. Ia menduga ada pihak yang panik dengan aksi tersebut.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wabah Virus Corona Datang, 13.430 Narapidana Melenggang

    Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly memutuskan pembebasan sejumlah narapidana dan anak demi mengurangi penyebaran virus corona di penjara