Arab Saudi Hentikan Umrah, Biro Travel Jadwalkan Ulang Perjalanan

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi haji atau umrah. REUTERS

    Ilustrasi haji atau umrah. REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Kebijakan pemerintah Arab Saudi yang resmi stop sementara ibadah umrah warga negara asing mengakibatkan agen travel harus menjadwal ulang rencana perjalanan para jemaah.

    Salah satunya dilakukan oleh biro travel perjalanan umrah Arminareka, di Jakarta Pusat, harus mengatur ulang jadwal keberangkatan jamaah mereka.

    "Dengan adanya hal ini, memang kami dari perusahaan akhirnya me-reschedule keberangkatan para jamaah," ujar Humas PT Arminareka Perdana Widhiastuti di kantornya pada Jumat, 28 Februari 2020.

    Widhiastuti mengatakan keberangkatan yang dijadwalkan ulang oleh Arminareka Perdana adalah jadwal keberangkatan dari esok hari sampai tanggal 10 Maret 2020. Dia mengatakan kira-kira ada 2000 jamaah yang harus dijadwalkan ulang keberangkatannya. "Sekitar 2000-an jamaah," ujarnya.

    Widhiastuti menyebut jamaah yang keberangkatannya dijadwalkan ulang oleh biro travelnya berasal dari beberapa daerah di Indonesia. Di antaranya Jakarta, Medan, Surabaya, Solo, Ujung Pandang, Pekan Baru, dan Palembang.

    Hingga saat ini, Widhiastuti mengatakan belum ada komplain mengenai penjadwalan ulang tersebut. Jamaah, kata dia, hanya sekedar bertanya mengenai kepastian keberangkatan melalui panggilan telepon dan pesan WhatsApp. "Kan ini semua sudah disiarkan di TV. Semua informasi sudah (tersebar) menyeluruh ya, di sosial media juga. Semua (jamaah) udah paham sih," ujarnya.

    Lebih jauh, Widhiastuti mengatakan pihaknya berharap kebijakan stop perjalanan umrah tersebut akan segera berakhir. Jika pemerintah sudah memberi izin, tuturnya, jamaah akan langsung diatur lagi keberangkatannya. "Kami maunya ya mudah-mudahan tanggal 2 April sudah bisa lagi," ujarnya.

    KIKI ASTARI | DA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ODP dan Isolasi Mandiri untuk Pemudik saat Wabah Virus Corona

    Tak ada larangan resmi untuk mudik saat wabah virus corona, namun pemudik akan berstatus Orang Dalam Pemantauan dan wajib melakukan isolasi mandiri.