Anies Baswedan Khawatir Tingkat Kematian Corona di Jakarta Tinggi

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama tokoh dan pemuka agama serta budayawan saat konfrensi pers di Balai Kota, Kamis 19 Maret 2020. Tempo/Taufiq Siddiq

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama tokoh dan pemuka agama serta budayawan saat konfrensi pers di Balai Kota, Kamis 19 Maret 2020. Tempo/Taufiq Siddiq

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebutkan tingkat kematian atau case fatality rate (CFR) akibat virus Corona di Jakarta mencapai 10 persen. Angka itu disebut dua kali lebih besar dari angka kasus Corona secara global.

    "Case fatality rate-nya 10 persen. Angka itu dua kali lipat dibandingkan angka rata rata global, jadi angka global 4,4 persen. Ini sangat mengkhawatirkan," ujar Anies saat rapat daring bersama Wakil Presiden RI, Kamis, 2 April 2020.

    Gubernur Anies menyatakan data terbaru di Jakarta jumlah korban meningal akibat Covid-19 sudah mencapai 90 orang. Lalu pasien yang sembuh ada 53 orang. Sedangkan 885 pasien positif Corona dengan rincian 561 pasien dirawat di rumah sakit dan 181 menjalani isolasi mandiri.

    Selain itu, kata Anies, berdasarkan data pemakaman sejak 6 Maret hingga Kamis, 2 April 2020 tercatat ada 401 jenazah dimakamkan dengan standar prosedur penanganan Covid-19. "Sebagian dari yang terkena Covid-19 ini belum tuntas proses pengetesannya. Karena belum tuntas, lalu meninggal maka tidak bisa secara resmi disebut sebagai pasien Covid-19 karena hasil tes sebelum keluar," ujarnya.

    Anies menyebutkan untuk Kamis ini saja ada 38 jenazah dikuburkan dengan protap Covid-19. Hal ini, tuturnya, menggambarkan kondisi Jakarta sangat mengkhawatirkan.

    TAUFIQ SIDDIQ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.