Selama PSBB Jakarta Seorang Pemotor Boleh Berboncengan Asalkan...

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi naik sepeda motor berboncengan. shutterstock.com

    Ilustrasi naik sepeda motor berboncengan. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta -Pengguna sepeda motor pribadi atau bukan driver ojek online masih dibolehkan berboncengan dalam Pembatasan Sosial Berskala Besar alias PSBB Jakarta. Namun, terdapat syarat yang harus dipenuhi.

    "Dengan catatan bahwa penumpang tersebut satu alamat dengan pemilik kendaraan," ujar Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo saat konferensi pers virtual, Jumat, 10 April 2020 terkait penerapan PSBB Jakarta.

    Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Sambodo Purnomo Yogo menambahkan syarat lain yang harus dipenuhi pemotor yang ingin berboncengan.

    "Pengguna maupun yang dibonceng semuanya wajib menggunakan masker dan sarung tangan," kata dia.

    Sementara untuk pengguna kendaraan roda empat pribadi, Sambodo mengatakan kapasitas angkutannya dikurangi 50 persen.

    Untuk mobil dengan kapasitas 7 orang, dalam PSBB Jakarta hanya dibatasi 4 penumpang saja. "Kemudian untuk mobil yang lima kursi seperti sedan diperbolehkan mengankut tiga orang," kata dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTUN: Blokir Internet di Papua dan Papua Barat Melanggar Hukum

    PTUN umumkan hasil sidang perihal blokir internet di Papua dan Papua Barat pada akhir 2019. Menteri Kominfo dan Presiden dinyatakan melanggar hukum.