Saat GOR Jakarta Jadi Penampungan PMKS di Masa Corona

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Salah satu PMKS dari kawasan Tanah Abang yang ditampung di GOR Karet Tengsin, Senin, 27 April 2020. ANTARA/HO/Sudin Sosial Jakarta Pusat)

    Salah satu PMKS dari kawasan Tanah Abang yang ditampung di GOR Karet Tengsin, Senin, 27 April 2020. ANTARA/HO/Sudin Sosial Jakarta Pusat)

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah provinsi atau Pemprov DKI Jakarta menyiapkan gelanggang olahraga (GOR) untuk menampung penyandang masalah kesejahteraan sosial selama Ramadan dan masa wabah Corona.

    Gubernur DKI Anies Baswedan mengatakan berjanji akan menjamin kebutuhan pokok para tunawisma. "Kalau ada warga Jakarta yang kesulitan tempat tinggal, misalnya kontrakannya tidak bisa bayar lalu mereka harus ada tempat sementara, kami akan menyiapkan tempat sementara seperti ini," kata Anies di GOR Karet Tengsin Jakarta Pusat seperti dilihat di kanal Youtube Pemprov DKI Jakarta, Senin, 27 April 2020.

    Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Pusat Ngapuli Parangin Angin mengatakan selama bulan puasa Gelanggang Olahraga (GOR) Karet Tengsin, Tanah Abang, Jakarta Pusat akan menjadi tempat penampungan sementara bagi para penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS).

    "Sesuai arahan Pak Gubernur, Pak Walkot dan Kepala Dinas Sosial DKI, untuk Jakarta Pusat, penampungan dari kegiatan penjangkauan (PMKS) oleh teman-teman Satpol PP dan kepolisian ditampung di GOR Kecamatan Tanah Abang," kata Ngapuli seperti dikutip Antara, di Jakarta, Senin, 27 April 2020.

    Masa penjangkauan PMKS di Jakarta Pusat akan diintensifkan selama bulan suci Ramadhan 1441 H karena maraknya PMKS yang mengharapkan bantuan dari masyarakat.

    Untuk di kawasan Tanah Abang selama dua kali penjaringan, hampir sebanyak 80 orang PMKS telah terjaring dalam razia yang dilakukan oleh Satpol PP dan pihak Kepolisian Jakarta Pusat.

    Selama GOR Karet Tengsin digunakan sebagai penampungan sementara, Sudin Sosial Jakarta Pusat menyiapkan makanan serta fasilitas kesehatan bagi para PMKS yang terjaring.

    "Besok begitu masuk kita thermal gun. Cek suhu lalu kami hadirkan tim medis dari Puskesmas setempat, mereka periksa kesehatan masing-masing individu di GOR. Itu layanan yang kita berikan lalu kebutuhan makan, kebutuhan mandi kami siapkan lah," kata Ngapuli.

    Lebih lanjut, Ngapuli mengatakan saat ini ada sembilan orang yang masih bertahan di GOR Karet Tengsin dan difasilitasi oleh Suku Dinas Sosial Jakarta Pusat.

    Salah satu di antaranya dirujuk ke Panti Sosial Perempuan dan Anak karena tidak memiliki keluarga di Jakarta.

    "Ini kami rujuk langsung biar lebih baik di sana karena ibu-ibu dan di sana lebih nyaman lebih baik pelayanannya," kata Ngapuli.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman Ibadah Sholat Ramadan Saat Covid-19

    Pemerintah DKI Jakarta telah mengizinkan masjid ataupun mushola menggelar ibadah sholat dalam pandemi.