Soal Mal Buka 5 Juni, Anies Baswedan: Itu Imajinasi, Fiksi

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tangkapan layar Siaran Langsung Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat menjelaskan grafik kasus COVID-19 di Jakarta, Selasa (19/5/2020). (ANTARA/Livia Kristianti)

    Tangkapan layar Siaran Langsung Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat menjelaskan grafik kasus COVID-19 di Jakarta, Selasa (19/5/2020). (ANTARA/Livia Kristianti)

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menegaskan belum ada keputusan untuk mengizinkan pusat perbelanjaan kembali buka pada 5 Juni setelah Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB tahap tiga selesai.

    "Jadi kalau saat ini ada yang mengatakan mal akan dibuka tanggal 5 itu imajinasi itu fiksi karena belum ada aturan yang mengatakan PSBB diakhiri," ujar Anies dalam keterangan resmi Pemprov DKI, Selasa 25 Mei 2020.

    Anies mengatakan Pemerintah DKI saat ini masih menyusun kajian untuk memutuskan PSBB tahap tiga yang sedang diterapkan sekarang hingga 4 Juni 2020, apakah akan diakhiri atau diperpanjang. Sebelum ada keputusan PSBB diakhiri kata dia, mal belum dibolehkan untuk kembali dibuka.

    Anies menyatakan bahwa PSBB sekarang merupakan fase yang menentukan dalam menerapkan PSBB selanjutnya atau tidak. Dia meminta warga untuk tetap mematuhi PSBB agar kebijakan pembatasan tersebut bisa diakhiri.

    "PSBB masih berlaku artinya, tempat yang tidak masuk dalam sektor yang diizinkan jangan memulai beroperasi, ini pekan yang menentukan apakah ini PSBB penghabisan atau diakhiri," ujarnya.

    Saat ini berdasarkan data Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia atau APPBI DKI sebanyak 64 mal di Jakarta sudah bersiap untuk buka kembali usai penerapan PSBB tahap tiga pada 5 Juni.

    "Data mal anggota APPBI DPD DKI Jakarta yang akan buka kembali (new normal). Berdasarkan PERGUB No. 489 Tahun 2020," kata Ketua APPBI Ellen Hidayat kemarin.

    Sebelumnya Ellen menyatakan siap membuka kembali mal diiringi dengan berbagai ketentuan penerapan protokol kesehatan. Seperti mewajibkan menggunakan masker, melakukan pemeriksaan suhu, menerapkan physical distancing hingga menyedikan tempat cuci tangan.

    "Kami akan menerapkan berbagai prosedur standar yang berpijak pada kesehatan, kenyamanan, dan kepercayaan kepada para pengunjung," katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan RUU Perlindungan Data Pribadi

    Pembahasan RUU Perlindugan Data Pribadi sedianya sudah berjalan sejak tahun 2019. Namun sampai awal Juli 2020, pembahasan belum kunjung berakhir.