Ratusan Pengungsi Pencari Suaka Kalideres Berdemo Lagi Minta Keadilan ke UNHCR

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Perwakilan UNHCR saat mengunjungi pencari suaka dan pengungsi di gedung eks Kodim, Kalideres, Jakarta Barat, Selasa, 27 Agustus 2019. Tempo/Adam Prireza

    Perwakilan UNHCR saat mengunjungi pencari suaka dan pengungsi di gedung eks Kodim, Kalideres, Jakarta Barat, Selasa, 27 Agustus 2019. Tempo/Adam Prireza

    TEMPO.CO, Jakarta -Ratusan pengungsi asing dan pencari suaka Kalideres berunjuk rasa meminta keadilan kepada Komisi Tinggi PBB untuk Pengungsi (UNHCR) di tengah situasi pandemi Covid-19 di Indonesia.

    "We want justice (kami inginkan keadilan)!" seru para pengungsi asing Kalideres di Jalan Bedugul Kalideres, Jakarta Barat, Selasa.

    Para pengungsi asing Kalideres menuntut UNHCR memberikan perhatian yang layak selama terkatung-katung di lokasi penampungan dan segera dikirim ke negara ketiga.

    Salah seorang orator dengan pengeras suara membakar semangat rekan-rekannya untuk meneriakkan tuntutan keadilan kepada UNHCR.

    Seluruh pengungsi pencari suaka Kalideres mulai dari anak-anak dan dewasa mengosongkan gedung eks Kodim 0503 Jakarta Barat dan membawa keperluan mereka untuk berdemo.

    Pada awalnya, mereka berencana nekat berjalan kaki sejauh kurang lebih 20 kilometer hingga ke kantor UNHCR di Kebon Sirih, Jakarta Pusat.

    Selain itu, mereka sudah mempersiapkan bekal untuk menginap.

    Sejumlah anggota Satuan Polisi Pamong Praja, TNI dan Polri berjaga untuk mengantisipasi gangguan keamanan.

    Kapolsek Kalideres Kompol Slamet Riyadi mengatakan pihaknya telah menyampaikan dua opsi pertemuan pengungsi asing Kalideres dengan pihak UNHCR untuk menyampaikan aspirasi.

    Salah satunya adalah pertemuan langsung perwakilan pengungsi asing dengan pihak UNHCR baik secara langsung maupun daring. Namun rencana itu ditolak, karena seluruh pengungsi asing ingin menyampaikan aspirasinya.

    "Kalau semuanya, sekarang situasi lagi pandemi covid, sesuai anjuran pemerintah harus melaksanakan protokol kesehatan," kata Slamet.

    Slamet memastikan bahwa sekitar 200 pencari suaka itu akhirnya diangkut menggunakan empat unit bus yang disediakan untuk meminimalisir hal yang tak diinginkan.

    ANTARA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dari Alpha sampai Lambda, Sebaran Varian Delta dan Berbagai Varian Covid-19

    WHO bersama CDC telah menetapkan label baru untuk berbagai varian Covid-19 yang tersebar di dunia. Tentu saja, Varian Delta ada dalam pelabelan itu.