Dua Pengungsi Pencari Suaka Kalideres Ternyata Positif Covid-19

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi swab test atau tes usap Covid-19. REUTERS

    Ilustrasi swab test atau tes usap Covid-19. REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Dua pengungsi asing pencari suaka di gedung eks Kodim Kalideres, Jakarta Barat terdeteksi positif Covid-19 dari hasil tes usap yang diselenggarakan Puskesmas Kalideres beberapa waktu lalu.

    "Iya, dua orang," ujar Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat Kristy Wathini, saat dihubungi di Jakarta, Selasa.

    Dua orang pencari suaka yang positif Covid-19 adalah seorang ibu dan anak berusia enam tahun, dari keluarga yang berbeda.

    Kristy mengatakan hasil tersebut didapatkan dari 196 orang pengungsi asing dalam empat sesi tes swab. Tes usap pertama dilaksanakan pada Rabu lalu 22 Juli 2020.

    "196 orang, pemeriksaan 50 orang per hari selama empat hari. Hasil tes usap pertama sudah keluar, dua orang positif. Hasil tes usap lainnya, belum keluar," kata Kristi.

    Untuk saat ini, pihak Kesbangpol Jakarta Barat tengah berkoordinasi dengan Komisi Tinggi PBB untuk Pengungsi (UNHCR) selaku otoritas yang bertanggungjawab menangani pengungsi.

    "Dua pengungsi itu isolasi mandiri di tempat pengungsian. Kesbangpol koordinasi dengan UNHCR," kata Kristy.

    Sementara itu, salah seorang pengungsi asing, Wahid Ali mengaku khawatir jika dua pengungsi asing positif Covid-19 menularkan virus pada seluruh pengungsi di gedung eks Kodim.

    Terlebih, lokasi tersebut belum dilakukan disinfeksi. "Kami takutnya kalau isolasi di sini justru jadi menularkan ke yang lain," ucap pengungsi asal Afghanistan ini.

    ANTARA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dari Alpha sampai Lambda, Sebaran Varian Delta dan Berbagai Varian Covid-19

    WHO bersama CDC telah menetapkan label baru untuk berbagai varian Covid-19 yang tersebar di dunia. Tentu saja, Varian Delta ada dalam pelabelan itu.