Mayat ABK Sudah 2 Minggu di Freezer KM Starindo

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi mayat. guardian.ng

    Ilustrasi mayat. guardian.ng

    TEMPO.CO, JakartaMayat ABK KM Starindo Jaya Maju IV diketahui telah dua minggu disimpan dalam lemari pendingin atau freezer kapal tersebut.

    Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Yusri Yunus mengatakan, keterangan itu diperoleh setelah polisi memeriksa sejumlah anak buah kapal lainnya.

    “Inisiatif dari nahkodanya untuk dititipkan di freezer kapal itu, karena diduga masih ada jarak dua minggu untuk sampai daratan,” kata Yusri di kantornya, Jumat, 18 September 2020.

    Menurut dia, hasil awal pemeriksaan keterangan saksi menyatakan pada dua minggu yang lalu, sekitar 3 September 2020 para awak kapal melakukan pesta minuman keras atau miras oplosan. Hal itu diduga menyebabkan kematian 5 orang tersebut.

    Yusri menambahkan saat ini sudah ada 6 saksi yaitu seorang nahkoda dan beberapa ABK lainnya yang sedang menjalani pemeriksaan.

    Menurutnya jenazah sudah dibawa ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur dan saat ini masih diautopsi. “Belum (tahu ada luka), makanya kami autopsi untuk memastikan,” katanya.

    Penemuan mayat ini berawal dari operasi yustisi protokol kesehatan yang digelar Polres Kepulauan Seribu terhadap kapal-kapal di wilayahnya. Saat membagikan masker di atas kapal yang bersangkutan, polisi curiga karena manifes kapal mendata ada 43 orang, sedangkan hanya ada 38 orang yang sudah menerima masker.

    "Dari sana diketahui, nakhoda dan ABK mengakui bahwa ada lima ABK-nya yang meninggal dan ditaruh dalam freezer," kata Kapolres Kepulauan Seribu AKBP Morry Ermond saat dihubungi Tempo, Jumat, 18 September 2020.

    WINTANG WARASTRI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Badan Sering Lemas, Waspada 7 Penyakit ini

    Jangan anggap sepele badan sering lemas. Kondisi tersebut bisa jadi salah satu indikasi dari adanya gangguan atau penyakit tertentu dari yang rin