Antipasi Banjir Jakarta, Satgas Sudin SDA Jakbar Disiagakan

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengendara melintasi genangan air di kawasan Sudirman, Jakarta, Senin, 12 September 2020. Ketinggian air di sejumlah ruas jalan bervariasi mulai 15 hingga 30 centimeter. Foto: Istimewa

    Pengendara melintasi genangan air di kawasan Sudirman, Jakarta, Senin, 12 September 2020. Ketinggian air di sejumlah ruas jalan bervariasi mulai 15 hingga 30 centimeter. Foto: Istimewa

    TEMPO.CO, Jakarta - Antisipasi banjir JakartaSuku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Barat menyiagakan satgas beranggotakan 800 personel. Satgas untuk mencegah terjadinya genangan tersebut disebar hingga ke tingkat kecamatan, masing-masing 70-90 personel.

    "Setiap kecamatan dibuat lima tim. Empat tim siaga pagi dan satu tim piket hingga pagi hari," kata Kepala Suku Dinas SDA Jakarta Barat Purwanti Suryandari di Jakarta, Rabu 23 September 2020. 

    Satgas Sudin SDA Jakbar melakukan pengurasan sejumlah saluran, kali dan waduk di wilayahnya.

    Satgas tersebut bertugas memastikan saluran air berfungsi baik dan daya tampung air maksimal sehingga aliran air tidak tersendat. "Jika turun hujan, satgas akan berkeliling untuk mengatasi jika terjadi genangan," ujar dia.

    Sebelumnya, sebanyak 14 RT dan 30 ruas jalan di Jakarta Barat sempat tergenang banjir akibat hujan deras yang mengguyur sejak Senin malam.

    Kepala Pusat Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta Mohammad Insaf mengatakan RT yang terdampak banjir Jakarta pada hari Selasa, 22 September lalu, merata tersebar di Kecamatan Cengkareng, Kebon Jeruk, Palmerah, Grogol Petamburan dan Kembangan.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapal Selam 44 Tahun KRI Nanggala 402 Hilang, Negara Tetangga Ikut Mencari

    Kapal selam buatan 1977, KRI Nanggala 402, hilang kontak pada pertengahan April 2021. Tiga jam setelah Nanggala menyelam, ditemukan tumpahan minyak.