Banjir 1,5 Meter, Anak Kos di Pondok Jaya X Dievakuasi Petugas Damkar

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga melintasi banjir dengan perahu di Cipinang Melayu, Jakarta Timur, Jumat, 19 Februari 2021. Banjir di kawasan tersebut akibat curah hujan yang tinggi dan meluapnya air dari Kali Sunter. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

    Warga melintasi banjir dengan perahu di Cipinang Melayu, Jakarta Timur, Jumat, 19 Februari 2021. Banjir di kawasan tersebut akibat curah hujan yang tinggi dan meluapnya air dari Kali Sunter. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Banjir setinggi 1,5 meter membuat sejumlah anak kos di Indekos Albarokah, Jalan Pondok Jaya X Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, harus dievakuasi. Genangan air makin lama makin tinggi hingga saat ini sudah hampir setinggi dua meter. 

    Petugas Damkar DKI Jakarta mengerahkan dua unit perahu karet dilengkapi alat untuk membantu evakuasi warga dan anak-anak di indekos itu.

    Menurut Bima (27), banjir sudah terjadi pukul 02.00 dengan ketinggian sekitar 30 sentimeter (cm). Air terus naik karena luapan Kali Mampang di pinggiran Jalan Pondok Jaya X.

    "Jam dua itu air sudah naik baru 30 cm lah, lama-lama terus naik, jam 5 pagi sudah semeteran, sekarang jam 12 siang sudah hampir dua meter ini," kata Bima.

    Bima dan beberapa teman anak kos lain menyewa kamar di lantai dua. Mereka terpaksa mengungsi setelah diimbau oleh pihak RT untuk meninggalkan tempat indekos itu. Beberapa anak kos memilih kembali ke rumah orang tuanya sampai banjir surut.

    Budi Wibowo, petugas Damkar DKI Jakarta menyebutkan evakuasi warga korban banjir Jakarta ini telah dimulai sejak pukul 08.00. Total ada 50 jiwa yang sudah dievakuasi termasuk anak indekos.

    Khusus evakuasi anak-anak indekos Albarokah dilakukan tiga kali. Satu perahu membawa 5 anak kos.

    Genangan tinggi ditambah arus dari luapan Kali Mampang membuat petugas harus menggunakan mesin untuk mengoperasikan perahu karet. "Kita kerahkan 2 perahu karet dengan mesin," kata Budi.

    Banjir di Pondok Jaya terbilang parah. Luapan Kali Mampang menyebabkan banjir berarus deras, sehingga perlu kehati-hatian saat melintasi banjir. 

    Baca juga: Viral Banjir Setinggi 1,6 Meter di Jatipadang Jakarta Selatan, Ini Kata Polisi

    Selain merendam pemukiman warga termasuk rumah pedangdut Rhoma Irama, banjir juga membuat akses jalan dari Jalan Mampang Prapatan IV menuju Pondok Jaya dan Kemang terputus tidak bisa dilalui kendaraan jenis apapun.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    7 Tips Agar Lebih Mudah Bangun Sahur Selama Ramadan

    Salah satu tantangan selama puasa Ramadan adalah bangun dini hari untuk makan sahur.