Polisi Ungkap Geng Motor Enjoy MBR 86 Penyebab Tawuran di Manggarai

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Rendi Asparilia, 22 tahun, anggota geng motor yang melakukan pembacokan terhadap seorang polisi di kawasan Menteng saat dihadirkan di Polres Jakarta Pusat, Kamis, 4 Februari 2021. TEMPO/M Julnis Firmansyah

    Rendi Asparilia, 22 tahun, anggota geng motor yang melakukan pembacokan terhadap seorang polisi di kawasan Menteng saat dihadirkan di Polres Jakarta Pusat, Kamis, 4 Februari 2021. TEMPO/M Julnis Firmansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Kapolsek Menteng Ajun Komisaris Besar Iver Son Manossoh membeberkan geng motor Enjoy MBR 86 merupakan salah satu penyebab tawuran marak di kawasan Manggarai, Jakarta Selatan. Iver mengatakan, geng motor asal Muara Baru, Jakarta Utara itu kerap mencari musuh hingga ke kawasan Manggarai. 

    "Tawuran tanpa alasan yang berulang kali terjadi di Manggarai, itu salah satu penyebabnya karena mereka," ujar Iver di Polres Metro Jakarta Pusat, Kamis, 4 Maret 2021.

    Iver berharap dengan tertangkapnya ketua geng motor tersebut, tawuran yang kerap terjadi di wilayahnya itu bisa berkurang bahkan hilang. Polsek Menteng masih akan mencari anggota geng motor Enjoy MBR 86 yang terbukti melakukan kekerasan. 

    "DPO jumlahnya masih kami identifikasi. Tapi yang kemarin melakukan penyerangan jumlahnya 35 orang," kata Iver. 

    Nama geng motor Enjoy MBR 86 terungkap setelah mereka berbuat onar di Jalan Tambak Raya, Pegangsaan, Menteng, Jakarta Pusat pada Ahad dini hari lalu. Mereka memukuli tiang listrik serta menggeber mesin kendaraan motornya sambil mengacungkan senjata tajam. 

    Warga yang merasa terganggu dengan ulah kelompok pemuda tersebut segera menghubungi kepolisian. Kedatangan polisi membuat geng motor yang dipimpin pemuda bernama Rendi Asparilia segera membubarkan diri. 

    Pada saat itu, Rendi yang dibonceng oleh Laode Yogi, 21 tahun, menyabetkan senjata tajam ke arah polisi Aiptu Dwi Handoko yang menghadang mereka. Senjata tajam itu mengenai jari kelingking Dwi hingga nyaris putus. 

    Baca juga: Polisi Sebut Geng Motor Enjoy MBR 86 Punya Anggota Lebih dari Dua Ribu Orang

    Kedua tersangka geng motor yang terlibat penganiayaan polisi itu ditangkap di rumahnya di kawasan Muara Baru, Jakarta Utara. Dari tangan tersangka, polisi menyita barang bukti berupa sebilah celurit dan kendaraan yang digunakan saat beraksi. Keduanya terancam hukuman penjara hingga 10 tahun.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketentuan THR Ramadan 2021: Tidak Boleh Dicicil

    Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah telah mengeluarkan edaran THR Ramadan 2021 yang mewajibkan perusahaan membayarnya sesuai dengan undang-undang.