Kawal Covid-19 Soroti Kenaikan Angka Kematian Pasien di Jakarta

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pekerja memakamkan jenazah pasien virus Corona di TPU Pondok Ranggon, Jakarta, 21 September 2020. Jumlah kumulatif kasus positif virus corona (Covid-19) di Indonesia mencapai 262.022 orang per Kamis (24/9). Angka tersebut bertambah 4.634 orang dari hari sebelumnya. REUTERS/Ajeng Dinar Ulfiana

    Pekerja memakamkan jenazah pasien virus Corona di TPU Pondok Ranggon, Jakarta, 21 September 2020. Jumlah kumulatif kasus positif virus corona (Covid-19) di Indonesia mencapai 262.022 orang per Kamis (24/9). Angka tersebut bertambah 4.634 orang dari hari sebelumnya. REUTERS/Ajeng Dinar Ulfiana

    TEMPO.CO, Jakarta - Co-Founder Kawal Covid-19 Elina Ciptadi menyoroti persentase tingkat kematian atau case fatality rate di DKI Jakarta yang naik belakangan ini. Elina berujar, tingkat kematian pasien Covid-19 Ibu Kota meningkat dari 1,6 persen menjadi 2,75 hingga 2,8 persen.

    Angka 1,6 persen merupakan kumulatif data kematian sejak Maret 2020 hingga kini.

    "Ini perlu menjadi catatan kenapa case fatality rate baru-baru ini naik," kata dia dalam diskusi virtual yang digelar Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Jakarta, Jumat, 5 Maret 2021.

    Dia kemudian membandingkan data kasus Covid-19 Jakarta dengan Surabaya. Di Surabaya, menurut dia, penurunan persentase pasien positif atau positivity rate berbanding lurus dengan menurunnya angka kematian. Sementara di DKI, positivity rate turun, tapi kasus kematiannya naik.

    Elina menganggap perlunya penelusuran lebih lanjut ihwal penyebab meningkatnya persentase kematian pasien Covid-19 Jakarta. Misalnya dengan menganalisis hubungan libur panjang akhir tahun dan Imlek terhadap tingkat kematian.

    "Jadi kita bisa mengantisipasi untuk di bulan berikutnya kebijakan apa yang harus kita lakukan supaya kerumunan, kegiatan wisata, bisa dilakukan dengan cara-cara yang tidak akan menimbulkan insiden seperti ini lagi," kata Elina.

    Baca juga: Pasien Covid-19 di Wisma Atlet Kemayoran Berkurang 157 Orang Hari Ini

    Kasus Covid-19 Jakarta secara total mencapai 345.816 berdasarkan data per 4 Maret 2021. Sebanyak 7.401 orang masih dirawat atau menjalani isolasi, 5.657 meninggal, dan 332.758 sembuh. Pemerintah DKI Jakarta mencatat persentase kematian 1,6 persen dan kesembuhan 96,2 persen.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman Ibadah Sholat Ramadan Saat Covid-19

    Pemerintah DKI Jakarta telah mengizinkan masjid ataupun mushola menggelar ibadah sholat dalam pandemi.