Versi Polisi Soal Pengedar Narkoba Tewas Saat Ditangkap di Bogor

Ilustrasi mayat. guardian.ng

TEMPO.CO, Bogor - Polisi membantah telah menganiaya seorang tersangka pengedar narkoba hingga tewas di Bogor. Kepala Satuan Narkoba Polres Bogor, Ajun Komisaris Eka Candra, mengatakan tersangka berinisial AM itu mencoba melarikan diri dari kejaran polisi di wilayah Yasmin, Kota Bogor.

Saat itu, Candra mengklaim, tersangka itu terjatuh dan menyebabkan luka di wajahnya. Hal itu menyebabkan AM sempat pingsan dua kali sebelum dilarikan ke rumah sakit dan akhirnya meninggal.

Adapun alasan polisi mengeluarkan tembakan ke udara saat membawa tersangka ke rumahnya di kawasan Kampung Paku, Desa Sadeng, Kecamatan Leuwisadeng, Kabupaten Bogor, Jawa Barat menurut Candra, karena banyak warga berkumpul.

"Karena kami antisipasi chaos, bisa saja kan mereka teriak maling. Maka kami lepaskan tembakan, kemudian kami bilang dari polisi," kata Candra. 

Baca juga: Pengedar Narkoba di Bogor Tewas Setelah Ditangkap Polisi

Sebelumnya dikabarkan, AM seorang yang diduga tersangka kasus narkoba tewas setelah ditangkap polisi. 

Tetangga melihat AM digelandang tim Satuan Reserse Narkoba Polres Bogor ke rumahnya pada Senin 15 Maret, pukul 19.30.

Saat dibawa, tangan AM diborgol. Polisi kembali membawa AM, hingga keesokan harinya AM dikembalikan lagi ke rumahnya dalam kondisi sudah meninggal. Jasadnya diantar oleh petugas salah satu rumah sakit dari Jakarta, pada Selasa dini hari. “Jenazah langsung dikebumikan tanpa otopsi," kata saksi itu, Kamis 18 Maret 2021.

Karena pengedar narkoba itu meninggal, polisi belum sempat melakukan penyelidikan dan pemeriksaan. Candra mengatakan, timnya belum bisa mengungkap soal jaringan narkobanya.

Ia menduga jaringan AM cukup besar yang beroperasi di wilayah Bogor. Sebab, saat ditangkap pelaku mengaku masih memiliki narkoba jenis sabu seberat 100 gram yang disimpan AM.

"Jaringannya kami masih duga di Bogor, dia ngaku masih punya satu ons sabu. (Bandar) cukup besar," kata Candra kepada Tempo di kantornya, Kamis 18 Maret 2021.






Hotman Paris tidak Tahu Keberadaan 5 Kg Sabu di Kasus Teddy Minahasa

7 jam lalu

Hotman Paris tidak Tahu Keberadaan 5 Kg Sabu di Kasus Teddy Minahasa

Hotman Paris sempat mengatakan sabu 5 kg yang disebut ditukar tawas oleh Teddy Minahasa masih ada dan disimpan kejaksaan


Kota Bogor Ingin Punya Angkot Listrik, Minta Bantuan ke Pemerintah Pusat

10 jam lalu

Kota Bogor Ingin Punya Angkot Listrik, Minta Bantuan ke Pemerintah Pusat

Pemerintah Kota Bogor, Jawa Barat ingin mengganti angkot berbahan bakar minyak (BBM) dengan angkot berdaya listrik.


Dikira Sampah, Petugas Rutan Depok Temukan Ganja dan Sabu

1 hari lalu

Dikira Sampah, Petugas Rutan Depok Temukan Ganja dan Sabu

Petugas Rutan Kelas I Depok menggagalkan upaya penyelundupan narkoba golongan I jenis sabu dan ganja yang disamarkan menjadi sampah


Imam Masjid di Bekasi Mendadak Diserang saat Pimpin Salat, Pelaku Diduga Depresi

1 hari lalu

Imam Masjid di Bekasi Mendadak Diserang saat Pimpin Salat, Pelaku Diduga Depresi

Seorang imam masjid di Pondok Gede, Bekasi, didorong dan nyaris dipukul oleh seorang pria yang menjadi makmumnya


Wali Kota Bogor Bima Arya Minta PUPR Analisa Lubang di Jalan Sholeh Iskandar

1 hari lalu

Wali Kota Bogor Bima Arya Minta PUPR Analisa Lubang di Jalan Sholeh Iskandar

Sebuah lubang besar muncul tepat di tengah badan jalan Sholeh Iskandar, Kota Bogor.


Berselang 10 Hari, Polisi Kembali Gerebek Kampung Bahari, Tangkap 6 Pengguna Narkoba

1 hari lalu

Berselang 10 Hari, Polisi Kembali Gerebek Kampung Bahari, Tangkap 6 Pengguna Narkoba

Polda Metro Jaya kembali menggerebek dan menyisir Kampung Bahari di Tanjung Priok. Tangkap enam pengguna narkoba. Mendapat perlawanan.


Kuil di Thailand Kosong, Seluruh Biksu Dipecat karena Pakai Narkoba

3 hari lalu

Kuil di Thailand Kosong, Seluruh Biksu Dipecat karena Pakai Narkoba

Seluruh biksu, termasuk ketuanya dipecat setelah terbukti menggunakan narkoba di sebuah kuil Buddha di Thailand.


Korban Gempa Cianjur Meninggal Setelah 5 Hari Ngungsi ke Bogor

5 hari lalu

Korban Gempa Cianjur Meninggal Setelah 5 Hari Ngungsi ke Bogor

Jenazah korban gempa Cianjur yang meninggal di Bogor itu telah dibawa ke daerah asalnya di Cugenang dengan mobil siaga Desa Tugu Selatan, Puncak.


Survei: Publik Percaya Kasus Teddy Minahasa Bukti Ada Persaingan Tidak Sehat di Polri

5 hari lalu

Survei: Publik Percaya Kasus Teddy Minahasa Bukti Ada Persaingan Tidak Sehat di Polri

Survei menunjukkan 58,8 persen publik percaya adanya persaingan tidak sehat di tubuh Polri dalam kasus Teddy Minahasa.


Harga Mobil Listrik Wali Kota Bogor Bima Arya

6 hari lalu

Harga Mobil Listrik Wali Kota Bogor Bima Arya

Wali Kota Bogor Bima Arya menegaskan pengadaan dilakukan bertahap yang diawali dua mobil listrik dan lima motor listrik pelat merah itu.