Polisi Temukan Senjata Lain Eks CEO Restock.id Si Koboi Duren Sawit

Muhammad Farid Andika, pengendara mobil Fortuner yang acungkan pistol ke warga. Foto/Potongan Video Istimewa

TEMPO.CO, Jakarta - Penyidik Polda Metro Jaya kembali menemukan satu senjata lagi milik mantan Chief Executive Officer (CEO) Restock.id, Muhammad Farid Andika alias MFA. Aksi koboi Farid menodongkan airsoft gun di Duren Sawit, Jakarta Timur membuatnya ditetapkan sebagai tersangka. 

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Yusri Yunus mengatakan penyidik senjata baru berjenis air gun. Senjata yang diacungkan oleh pengemudi Fortuner itu ketika menabrak pengendara motor di Duren Sawit beberapa hari lalu adalah airsoft gun.

"Jadi total dua pucuk senjata," kata Yusri di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin, 5 April 2021.

Yusri mengatakan fokus penyidik saat ini adalah mencari dari mana airsoft gun itu didapatkan pengemudi Fortuner itu. Dari tangan Farid, polisi menemukan selembar kartu tanda anggota klub menembak Basis.  

Dari hasil pemeriksaan terhadap Persatuan Menembak dan Berburu Indonesia atau Perbakin DKI Jakarta, kata dia, organiasasi tersebut menyatakan tak pernah mengeluarkan kartu tanda anggota (KTA) atas nama Farid Andika.

"Basis Shooting Club itu juga sudah tutup," kata Yusri.

Baca juga: Pengemudi Fortuner Pakai Airsoft Gun, Polisi: Tak Ada Kartu Anggota untuk MFA

Pada Jumat dini hari lalu, Farid Andika berlagak koboi di Duren Sawit dengan mengacungkan airsoft gun dari mobilnya. Eks CEO Restock.id itu mengeluarkan senjata setelah menabrak pengemudi sepeda motor dan menerabas lampu lalu lintas. 






Taiwan Tak Mau Gantungkan Pertahanan ke Pihak Lain

1 hari lalu

Taiwan Tak Mau Gantungkan Pertahanan ke Pihak Lain

Presiden Taiwan Tsai Ing-wen menyatakan tidak akan menggantungkan nasib pertahanan wilayahnya kepada pihak lain.


Ukraina Klaim Merebut Kembali Kota Lyman

4 hari lalu

Ukraina Klaim Merebut Kembali Kota Lyman

Ukraina pada Minggu, 2 Oktober 2022, mengklaim sudah merebut kembali Kota Lyman dari tentara Rusia, yakni sebuah kota strategis untuk pengiriman.


Dmitry Medvedev Ingatkan Serangan Senjata Nuklir ke Ukraina Bukan Mustahil

10 hari lalu

Dmitry Medvedev Ingatkan Serangan Senjata Nuklir ke Ukraina Bukan Mustahil

Dmitry Medvedev secara eksplisit meningkatkan ancaman potensi penggunaan serangan nuklir ke Ukraina.


Zelensky Kesal Israel Enggan Berikan Senjata untuk Lawan Rusia

12 hari lalu

Zelensky Kesal Israel Enggan Berikan Senjata untuk Lawan Rusia

Presiden Volodymyr Zelensky kesal karena Israel enggan memberikan sistem anti-rudal untuk membantu Ukraina melawan serangan Rusia


Polisi Tangkap Tersangka Pemasok Senjata dan Amunisi KKB di Timika

13 hari lalu

Polisi Tangkap Tersangka Pemasok Senjata dan Amunisi KKB di Timika

Satgas Gakkum Ops Damai Cartenz 2022 kembali mengungkap jaringan pemasok senjata dan amunisi KKB Intan Jaya di Mimika.


Ragam Bentuk dalam Keris, Tak Sekadar Senjata Orang Jawa

20 hari lalu

Ragam Bentuk dalam Keris, Tak Sekadar Senjata Orang Jawa

Keris sangat terkenal sebagai senjata tradisional masyarakat Jawa. Keris ternyata memiliki bentuk dengan fungsinya masing-masing.


Anggota Polda Gorontalo Tertembak Senjata Pelontar Gas Air Mata oleh Rekannya

20 hari lalu

Anggota Polda Gorontalo Tertembak Senjata Pelontar Gas Air Mata oleh Rekannya

Seorang polisi tertembak senjata pelontar gas air mata oleh temannya sendiri di SPN Polda Gorontalo. Polda sebut kasus ini telah diproses.


Menghadapi Piala Dunia Menembak 2023, Perbakin Bakal Lakukan Seleksi Ketat Atlet

21 hari lalu

Menghadapi Piala Dunia Menembak 2023, Perbakin Bakal Lakukan Seleksi Ketat Atlet

Piala Dunia Menembak 2023 akan berlangsung di Indonesia pada 27 Januari-7 Februari tahun depan.


Vokalis Pink Floyd Minta Ukraina Berhenti Melawan Rusia

30 hari lalu

Vokalis Pink Floyd Minta Ukraina Berhenti Melawan Rusia

Salah satu pendiri grup band legendaris Inggris Pink Floyd, Roger Waters, menulis surat terbuka kepada ibu negara Ukraina, Olena Zelenska, memintanya membujuk Zelensky menghentikan perang dengan Rusia.


Perdagangan Senjata di Papua, Amnesty: Itu Harus Ditindak

34 hari lalu

Perdagangan Senjata di Papua, Amnesty: Itu Harus Ditindak

Usman Hamid mengungkapkan kasus mutilasi yang diawali dengan perdagangan senjata mestinya menjadi perhatian serius.