Mudik Lebaran 2021 Dilarang, Organda DKI Yakin Angkutan Ilegal Bakal Marak

Petugas kepolisian mengarahkan calon pemudik yang terjaring razia penyekatan di Pintu Tol Cikarang Barat, Bekasi, Kamis, 21 Mei 2020. Larangan mudik bagi warga Jakarta dimulai sejak 24 April 2020 lalu. ANTARA/Nova Wahyudi

TEMPO.CO, Jakarta - Larangan mudik pada musim Lebaran 2021 ini diperkirakan akan menyuburkan angkutan ilegal pelat hitam. Ketua Organda DKI Shafruhan Sinungan mengatakan, peristiwa yang sama terjadi pada tahun lalu.

"Tahun lalu yang terjadi adalah kucing-kucingan. Jadi justru yang banyak beroperasi adalah angkutan-angkutan ilegal," kata dia saat dihubungi, Sabtu, 10 April 2021.

Pemerintah telah memutuskan melarang mudik Lebaran 2021. Kebijakan ini berlaku pada 6-17 Mei 2021.

Namun, Organda mempertanyakan kesanggupan petugas mencegah angkutan ilegal lolos masuk atau keluar daerah. Selain itu, dia juga sangsi jumlah petugas mencukupi untuk memantau pergerakan angkutan ilegal ini.

"Jadi tidak segampang apa yang diputuskan. Perlu dipikirkan," ujar dia.

Shafruhan meminta pemerintah mengkaji ulang larangan mudik Lebaran 2021. Menurut dia, masih ada waktu untuk merevisi kebijakan tersebut. "Tapi kalau memang pemerintah tetep ngotot, ya sudah Organda akan mengikuti aturan tersebut," ucap dia.






Pengunjung Mal di Solo Naik Signifikan, Okupansi Tenant 100 Persen

8 hari lalu

Pengunjung Mal di Solo Naik Signifikan, Okupansi Tenant 100 Persen

Jumlah pengunjung di beberapa mal di Kota Solo meningkat signifikan seiring melandainya kasus Covid-19. Okupansi tenant turut naik.


Organda Minta Kemenhub Restui Tarif Bus AKAP Kelas Ekonomi Naik 40 Persen

26 hari lalu

Organda Minta Kemenhub Restui Tarif Bus AKAP Kelas Ekonomi Naik 40 Persen

Organda menyatakan tarif batas bus AKAP tidak pernah direvisi sejak 2016.


Tarif Angkot di Jakarta Segera Naik, Organda DKI: Tak Berlaku Bagi yang Gabung Jaklingko

27 hari lalu

Tarif Angkot di Jakarta Segera Naik, Organda DKI: Tak Berlaku Bagi yang Gabung Jaklingko

Organda DKI tengah mengkaji kenaikan tarif angkot menyusul kenaikan harga BBM. Tak berlaku bagi angkot yang bergabung dengan Jaklingko.


Jokowi Naikkan Harga BBM, Organda DKI Naikkan Tarif Angkot

27 hari lalu

Jokowi Naikkan Harga BBM, Organda DKI Naikkan Tarif Angkot

Organda DKI telah menyiapkan kisaran kenaikan tarif angkot setelah Presiden Jokowi menaikkan harga BBM.


Harga BBM Naik, Pengusaha Bus Ungkap Dampaknya ke Okupansi

29 hari lalu

Harga BBM Naik, Pengusaha Bus Ungkap Dampaknya ke Okupansi

Kenaikan harga BBM akan berdampak meningkatkan harga-harga barang dan membuat okupansi bus merosot.


Pengusaha Bus Cerita Efek Pukulan Ganda Pasca-kenaikan Harga BBM

29 hari lalu

Pengusaha Bus Cerita Efek Pukulan Ganda Pasca-kenaikan Harga BBM

Kenaikan harga BBM akan membuat tarif angkutan darat antar-kota antar-provinsi (AKAP) ikut terkerek naik 10-25 persen


Pertamina Sediakan Mekanisme Pendaftaran MyPertamina Khusus Kendaraan Dinas dan Transportasi Umum

28 Juli 2022

Pertamina Sediakan Mekanisme Pendaftaran MyPertamina Khusus Kendaraan Dinas dan Transportasi Umum

Pertamina juga akan membantu proses pendaftaran MyPertamina bagi operator angkutan umum yang tergabung dalam Organda.


Pergi ke Bekasi, Jangan Lupa Makan Gabus Pucung dkk

26 Juli 2022

Pergi ke Bekasi, Jangan Lupa Makan Gabus Pucung dkk

Bila berkunjung ke Bekasi lidahmu perlu merasakan setidaknya 3 kuliner khas berikut ini.


Kata Gaikindo Soal Anjloknya Penjualan Mobil Mei 2022

15 Juni 2022

Kata Gaikindo Soal Anjloknya Penjualan Mobil Mei 2022

Turunnya penjualan mobil pada Mei lalu disebabkan hari kerja yang pendek dan krisis chip semikonduktor global.


Libur Lebaran, Penjualan Mobil Mei 2022 Turun 30,2 Persen

15 Juni 2022

Libur Lebaran, Penjualan Mobil Mei 2022 Turun 30,2 Persen

Penjualan mobil secara ritel pada Mei 2022 tercatat sebanyak 61.558 unit, turun 23,6 persen dibanding April 2022 sebesar 81.615 unit.