Gubernur Banten Umumkan Sayembara Desain Tugu Pamulang

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kendaraan melintas di bunderan Tugu Pamulang di Jalan Siliwangi, Pamulang, Tangerang Selatan, Banten, Kamis, 15 April 2021. Pemprov Banten menjelaskan bentuk tugu yang sederhana ini dikarenakan biaya pembangunan yang terbatas, yaitu hanya Rp 300 juta untuk tugu dan tamannya. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Kendaraan melintas di bunderan Tugu Pamulang di Jalan Siliwangi, Pamulang, Tangerang Selatan, Banten, Kamis, 15 April 2021. Pemprov Banten menjelaskan bentuk tugu yang sederhana ini dikarenakan biaya pembangunan yang terbatas, yaitu hanya Rp 300 juta untuk tugu dan tamannya. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Serang - Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) menggelar sayembara desain Tugu Pamulang yang terletak di Jl. Siliwangi, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan. Menurut Wahidin, hal tersebut dilakukan untuk memenuhi keinginan publik, perubahan pada bentuk tugu tersebut, gambar dan desainnya akan disayembarakan secara terbuka.

    “Hari ini saya umumkan sayembara, siapa punya gambar dan desain yang bagus berdasarkan pertimbangan estetika arsitektur, kami tunggu,” kata Wahidin Halim Kamis, 15 April 2021.

    Mantan Wali Kota Tangerang dua periode tersebut menegaskan, kalau pun nanti Pemprov Banten melakukan revitalisasi Tugu Pamulang, konsepnya bukan berdasarkan dari Pemerintah Kota Tangsel atau siapapun, melainkan dari publik.

    “Setelah saya menggali persoalan, mempelajari tentang latar belakang dan lain sebagainya, perlu saya tegaskan bahwa pembangunan tugu atau menara itu dibangun tahun 2018 dan sudah dinyatakan selesai final," ujar dia.

    Menurut Wahidin, Tugu Pamulang dibangun dengan latar belakang bahwa sebelumnya lokasi tersebut kumuh. "Ada baliho yang rusak, miring, dan di bawahnya juga banyak sampah," kata dia.

    Wahidin pun menjelaskan mengenai konsep yang melatarbelakangi desain Tugu Pamulang. Ia menyebut salah satunya adalah simbol di wilayah tersebut terdapat Pusat Penelitian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi atau Puspiptek.  Sedangkan tiangnya menggambarkan enam kecamatan yang ada di Tangsel. "Tentu ada pertimbangan filosofis," kata dia.

    Wahidin menegaskan bahwa pembangunan tugu di depan kampus Universitas Pamulang itu sudah selesai. Kalau itu menimbulkan ketidakpuasan masyarakat, ia menilai itu hak mereka.

    "Kalaulah itu memang diperlukan ada perubahan tentunya itu butuh pertimbangan dengan kondisi anggaran yang ada di Pemerintah Provinsi Banten,” ujar Wahidin.

    Sebelumnya Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy memerintahkan agar Tugu Pamulang dibongkar. Nantinya akan dibangun lagi sesuai dengan desain yang ada. Ia pun mempersilakan jika Pemerintah Kota Tangerang Selatan mengambil alih pembangunan tugu tersebut.

    Baca juga: Wakil Gubernur Banten Perintahkan Tugu Pamulang Dibongkar

     WASIUL ULUM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.