Ambulans Selundupkan Pemudik, Polisi: Alasannya Ibu Meninggal

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Yusri Yunus saat konferensi pers di kantornya, Jakarta Selatan, Selasa, 27 April 2021. TEMPO/M Yusuf Manurung

    Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Yusri Yunus saat konferensi pers di kantornya, Jakarta Selatan, Selasa, 27 April 2021. TEMPO/M Yusuf Manurung

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebuah mobil ambulans diduga menyelundupkan pemudik pada Jumat dini hari, 7 Mei 2021. Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Yusri Yunus mengatakan petugas menghentikan ambulans itu di wilayah Cikarang.

    "Tujuannya mau ke Subang," kata Yusri saat dikonfirmasi, Jumat, 7 Mei 2021.

    Yusri berujar ambulans memang kendaraan yang dapat pengecualian melintas di saat larangan mudik. Menurut Yusri, mobil ambulans itu diisi tujuh orang, termasuk sopir. Di dalamnya, ada orang dewasa dan anak-anak.

    Setelah para penumpannya ditanyai petugas, mobil ambulans itu ternyata digunakan sebagai kendaraan mudik. "Alasannya ibunya meninggal, mau dijenguk, tapi tidak ada surat keterangan dari RT/RW," kata Yusri.

    Menurut Yusri, alasan ibu meninggal itu hanya mengada-ada. Para penumpang ambulans itu juga disebut tidak memiliki surat hasil swab antigen. Karena alasan-alasan itu, mereka diminta untuk putar balik.

    M YUSUF MANURUNG


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM, Polda Metro Jaya Tutup 10 Ruas Jalan Akibat Lonjakan Kasus Covid-19

    Polisi menutup 10 ruas jalan di sejumlah kawasan DKI Jakarta. Penutupan dilakukan akibat banyak pelanggaran protokol kesehatan saat PPKM berlangsung.