Viral Ratusan Pemudik Motor Ramai-ramai Terobos Penyekatan di Karawang

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas kesehatan memeriksa pengendara sepeda motor di check point Cicaheum, Bandung, Jawa Barat, sehari jelang berakhirnya PSBB Jawa Barat, Kamis 28 Mei 2020. Dalam sepekan terakhir, pemeriksaan di check point PSBB semakin diperketat dan penutupan akses sejumlah jalan arteri diperluas untuk lebih mendisplinkan masyarakat dalam menjalankan protokol kesehatan. TEMPO/Prima Mulia

    Petugas kesehatan memeriksa pengendara sepeda motor di check point Cicaheum, Bandung, Jawa Barat, sehari jelang berakhirnya PSBB Jawa Barat, Kamis 28 Mei 2020. Dalam sepekan terakhir, pemeriksaan di check point PSBB semakin diperketat dan penutupan akses sejumlah jalan arteri diperluas untuk lebih mendisplinkan masyarakat dalam menjalankan protokol kesehatan. TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO.CO, Jakarta - Ratusan pemudik sepeda motor yang dihadang polisi nekat menerobos penyekatan yang dilakukan petugas di Pos Bundaran Kepuh, Karawang, Jawa Barat. Peristiwa ini pun viral di media sosial.

    Kepala Polres Karawang Ajun Komisaris Besar Rama Samtama Putra mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Sabtu, 8 Mei 2021.

    "Dini hari tadi sekitar pukul 00.05, puncak arus mudik kendaraan dari arah Jakarta yang melintas di Jalur Arteri Pantura, dengan didominasi oleh kendaraan roda dua," ujar Rama saat dikonfirmasi, Sabtu, 8 Mei 2021. 

    Saat jumlah pemudik meningkat, Rama mengatakan personel yang berjumlah sedikit kewalahan mengaturnya. Hingga ada beberapa pemudik yang nekat melawan arus dan menerobos sekat, lalu diikuti pengendara lainnya. 

    "Diperkirakan terdapat 500 pemudik menerobos secara paksa barikade rekayasa dengan cara melawan arus saat diperintahkan oleh petugas untuk putar balik," ujar Rama. 

    Dalam video yang viral di media sosial, ratusan pengendara motor dengan leluasa melewati petugas pos jaga. Beberapa di antara mereka bahkan hirau saat petugas menghadangnya.

    Rama mengatakan kondisi tersebut tak berlangsung lama. Sebab personel bantuan dari Satuan Brimob dan Dalmas Direktorat Sabhara datang membantu. 

    Hingga pada pukul 00.15, ratusan pemudik yang nekat menerobos itu dapat ditahan dan dikendalikan. Rama mengatakan ratusan motor yang tak sempat menerobos segera dipaksa memutar balik ke Jakarta oleh polisi. 

    Baca juga: Larangan Mudik, 11 Calon Penumpang Ditolak Berangkat dari Terminal Pulogebang

    M JULNIS FIRMANSYAH 


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Komitmen Pengelolaan Gambut Lestari di Lahan Konsesi

    Komitmen Pengelolaan Gambut Lestari di Lahan Konsesi